Virtue-Signaling: Cara Canggih Tingkatkan Citra Diri di Media Sosial

Virtue-Signaling: Cara Canggih Tingkatkan Citra Diri di Media Sosial
Cara virtue signaling sering dipakai figur publik atau influencer untuk tetap terlihat di tengah isu yang sedang berkembang. Foto/Getty Images
JAKARTA - Media sosial (medsos) adalah tempat untuk mengekspresikan diri. Selain itu, citra diri seseorang pun juga bisa dibangun di medsos. Oleh karena itu, tak jarang medsos pun dipakai sebagai ajang "menjual" diri.

Semua orang tentu ingin terlihat baik dalam medsos , dan tanpa disadari, terkadang kita menjadi seorang hipokrit karena kebutuhan untuk terus menampilkan citra diri yang baik. Sering kali, yang lebih kita inginkan adalah agar orang lain tahu seberapa baik kita.

Apalagi pada masa pandemi ini, medsos juga digunakan untuk berkomunikasi dengan banyak orang. Untuk menjalin relasi, tentu diperlukan citra diri yang dilihat masyarakat sebagai hal yang "sempurna".

Dalam keriuhan medsos, umumnya isu-isu sensitif ikut juga bermunculan. Medsos pun jadi sarana untuk meningkatkan perhatian atau kepedulian terkait hal tersebut. Namun ternyata ada beberapa orang yang menggunakan kesempatan itu untuk berpura-pura simpati dan hanya ikut-ikutan.



Berkaitan dengan itu, terdapat salah satu teori baru yang membahas masalah ini, yaitu virtue signaling. Istilah ini dipakai untuk menggambarkankeadaan saat seseorang menampilkan citra diri yang baik dengan maksud tertentu. Istilah ini menyiratkan bahwa orang tersebut melakukan itu hanya untuk menarik rasa hormat publik padanya, agar namanya dipandang baik.

BIASA TERJADI PADA ORANG TERKENAL

Virtue-Signaling: Cara Canggih Tingkatkan Citra Diri di Media Sosial

Foto:Akbar Nugroho Gumay/ANTARA



Tuntutan akan citra diri baik pun sangat dirasakan oleh figur publik atau tokoh terkenal, baik itu artis, selebritas (influencer), pemerintah, dan lainnya. Kalau mereka mengutarakan opini yang kontroversial, tentu publik akan langsung bereaksi. Oleh karena itu, mereka sering menjadi orang baik demi mendapatkan simpati dari masyarakat.
halaman ke-1
Share: