Sering Kesal saat Mendengar Suara Tertentu? Mungkin Itu Misophonia

Sering Kesal saat Mendengar Suara Tertentu? Mungkin Itu Misophonia
Penderita misophonia punya ketidaknyamanan yang amat sangat pada jenis suara tertentu. Foto/Usmanyousaf, Unsplash
JAKARTA - Kamu mendengar temanmu bernapas di dekatmu dan kamu langsung marah. Kamu mendengar anak kecil menguap dan itu memicu reaksi tidak suka dalam diri kamu. Kamu menghindari restoran karena kamu tidak tahan dengan suara mengunyah.

Suara yang tampaknya tidak diperhatikan orang lain, tapi itu justru membuatmu marah. Nah, kalau kamu pernah mengalami hal-hal ini sebelumnya, mungkin kamu adalah salah satu penderita misophonia.

Misophonia atau yang juga dikenal sebagai “sindrom sensitivitas suara selektif” adalah kondisi psikologis yang menyebabkan seseorang memiliki perasaan marah, benci, takut, dan tertekan yang kuat ketika mendengar suara “pemicu” tertentu seperti mengunyah, menguap, bernapas atau mengklik pena tanpa henti.

Gangguan ini relatif dan merupakan kelainan yang bersifat seumur hidup, tidak bisa disembuhkan, tapi bisa ditangani lewat beberapa jenis terapi yang masih dalam tahap pengembangan.



Dikutip dari DailyNews , berikut enam hal yang harus kamu ketahui tentang misophonia.

1. TIDAK ADA YANG TAHU MENGAPA MISOPHONIA TERJADI

Sering Kesal saat Mendengar Suara Tertentu? Mungkin Itu Misophonia

Foto: Chairulfajar_ /Unsplash



"Sulit bagi kami untuk mengatakan atau memahami yang sebenarnya terjadi di otak yang menyebabkan reaksi ini," kata Dr. Bruce Hubbard, Direktur Kelompok Kesehatan Kognitif dan Presiden Asosiasi Terapi Perilaku Kognitif Kota New York. "Untuk alasan apa pun, efek paku-di-papan kapur itulah yang mengirimkan getaran emosional pada orang-orang (penderita misophonia)," katanya.

2. TERDAPAT LIMA KATEGORI SUARA PEMICU

Sering Kesal saat Mendengar Suara Tertentu? Mungkin Itu Misophonia

Foto: Sanderdalhuisen/Unsplash

Dr. Dean McKay, President Society for a Science of Clinical Psychology dan mantan President of the Association for Behavioral Cognitive Therapies mengelompokkan suara berdasarkan asal mereka demi keperluan survei dalam uji coba pengobatan untuk pasien misophonia.

Suara-suara tersebut, yaitu suara mulut seperti mengunyah dan menghirup, suara napas seperti hidung bersiul, suara vokal seperti bersenandung, gerakan tubuh seperti buku jari retak, dan bungkus makanan ringan yang kusut. Suara-suara punya pengaruh yang berbeda untuk setiap orang. Beberapa ada yang berpengaruh lebih buruk dari yang lain sehingga bisa menyebabkan keinginan mengisolasi karena penderita misophonia biasanya mencoba menghindari suara pemicu ini.

Baca Juga: Bukan Introvert, Inilah Tanda-Tanda Gangguan Kepribadian Skizoid

3. TERLIHAT MULAI DARI MASA KANAK- KANAK

Sering Kesal saat Mendengar Suara Tertentu? Mungkin Itu Misophonia

Foto: Itfeelslikefilm/Unsplash

"Misophonia dimulai pada masa kanak-kanak, suara pemicunya mengganggu sejak usia muda dan memburuk selama bertahun-tahun hingga dewasa," kata Dr. Hubbard. Karena dimulai sangat dini, misophonia menciptakan masalah emosional yang ekstrem dan pemikiran negatif seputar suara yang makin sulit ditangani seiring waktu. Misophonia biasanya muncul seitar usia 12 tahun dan kemungkinan banyak mempengaruhi penderitanya dibanding yang kita sadari.

4. DAPAT MUNCUL KARENA KECEMASAN

Sering Kesal saat Mendengar Suara Tertentu? Mungkin Itu Misophonia

Foto: Mehrpouya/Unsplash

"Penelitian awal menunjukkan bahwa, secara umum, orang dengan misophonia juga berjuang melawan stres dan kecemasan," kata Dr. McKay. Jika gangguan tersebut terkait dengan kecemasan, maka ada banyak pilihan pengobatan yang bisa dilakukan.

5. MENGUBAH HIDUP PENDERITANYA

Sering Kesal saat Mendengar Suara Tertentu? Mungkin Itu Misophonia

Foto: Sharonmccutcheon/Unsplash

"Beberapa orang menghindari aktivitas atau pergi ke tempat-tempat yang akan bisa memicu mereka," kata Dr. McKay. Gejala misophonia, seperti membenci suara orang lain sedang makan, bisa sangat melumpuhkan sehingga orang tidak mau makan di restoran atau bahkan dengan orang lain sama sekali.

“Ingatlah bahwa ini adalah kesengsaraan yang sebenarnya dan penderita misophonia sebenarnya dapat merasakan sakit fisik. Jadi ini dilakukan bukan karena ingin mengganggu atau merepotkan orang lain,” katanya.

Baca Juga: 8 Jenis Cinta Menurut Psikolog, dari Cinta Kosong hingga Cinta Bodoh

6. SEDANG DIBUAT PERAWATAN KHUSUS UNTUK PENDERITA MISOPHONIA

Sering Kesal saat Mendengar Suara Tertentu? Mungkin Itu Misophonia

Foto: Markiesparkie/Unsplash

"Kami hampir selesai mengumpulkan data dari uji coba," kata Dr. McKay. "Ada dua intervensi, yaitu terapi manajemen stres dan paparan suara dan kami mengembangkan urutan suara dengan cara yang terkontrol, membantu orang untuk menolerirnya," katanya.

Kabar terbarunya, telah tersedia perawatan terapi gangguan pendengaran (dengan white noise atau headphone) dan terapi perilaku kognitif yang menunjukkan beberapa keberhasilan dalam menangani misophonia.

Agnesia Upany Nadenggan Siregar
Kontributor GenSINDO
Politeknik Negeri Jakarta
Instagram: @aaupany


(ita)
Share: