Ada Masalah, Unek-Unek, atau Pesan Tertentu? Coba ke Menfess!

Ada Masalah, Unek-Unek, atau Pesan Tertentu? Coba ke Menfess!
Akun-akun menfess atau autobase jadi tempat netizen bertanya dan bertukar informasi di media sosial. Foto/Freepik
JAKARTA - Menfess adalah akronim dari mention confess, dan merupakan platform atau akun yang menyediakan layanan pesan untuk seseorang atau lebih dengan identitas anonim.

Biasanya, netizen akan bertanya atau menyampaikan pesan melalui platform yang menyediakan menfess, kemudian netizen lainnya bisa membalas atau menjawab pertanyaan tersebut. Prinsip menfess adalah keterbukaan yang dirahasiakan.

Belakangan, menfess jadi sangat populer digunakan, terutama di media sosial . Banyak akun menfess yang dikelola oleh admin yang juga akan memantau cuitan-cuitan yang masuk. Dalam pengiriman pesannya, terdapat berbagai ketentuan sesuai dengan platform yang dipakai akun menfess.

FENOMENA MENFESS DI TWITTER



Pada menfess di Twitter—yang lebih populer disebut sebagai autobase—terdapat ketentuan sebelum mengirim menfess-nya. Misalnya saja, harus ikut dalam sesi followback terlebih dahulu atau ada beberapa kesempatan akun tersebut membuka direct message-nya. Setelah sudah, menfess dapat dikirim menggunakan kode trigger masing-masing akun.

Baca Juga: BTS 'BANG BANG CON 21': Daftar Lagu dan Momen-Momen Menarik yang Bisa Dilihat

LINE juga merupakan salah satu media sosial yang bisa dipakai untuk membuat akun menfess. Akun-akun tersebut biasanya berbentuk akun resmi (official account) alih-alih akun pribadi. Pada waktu tertentu, akun menfess akan mengadakan open submission melalui fitur obrolan. Beberapa menfess kampus sangat terkenal di media sosial ini.



Ada Masalah, Unek-Unek, atau Pesan Tertentu? Coba ke Menfess!

Foto:@ohmybeautybank

Terdapat bermacam-macam menfess sesuai minat dan kebutuhan. Twitter, yang menjadi sarang menfess, jadi rumah beberapa akun, di antaranya menfess kecantikan (@ohmybeautybank), hewan (@ZOO_FESS), literasi (@literarybase), gosip (@AREAJULID), dan mahasiswa (@collegemenfess),

Pada masa sekarang, menfess tidak cuma dipakai untuk mengirim pesan dengan tujuan satu orang, tapi juga berguna dalam menyampaikan informasi. Misalnya, pada akun @FOODFESS2 yang kerap kali pengirim menfess memberikan resep masakannya.

MENFESS SEBAGAI MEDIA INFORMASI

Pada era digital, informasi banyak ditemukan dan cenderung menyebar dengan cepat, terlebih di media sosial. Kehadiran menfess sebagai media pemberi informasi memang cukup efektif. Saat ingin mengetahui sesuatu, seseorang bisa bertanya melalui menfess, lalu orang-orang akan membalas pertanyaan tersebut. Hal ini menjadikan informasi sangat mudah didapat.

Informasi yang disajikan oleh akun menfess pun bisa dibaca dengan cepat, apalagi Twitter punya batas karakter yang mengharuskan pengirimnya untuk meminimalkan jumlah kata. Bagi orang yang sibuk, ini pastinya membuat waktu yang tersita lebih sedikit saat membaca sebuah informasi. Selain berbentuk tulisan, menfess juga bisa berbentuk gambar.

Ada Masalah, Unek-Unek, atau Pesan Tertentu? Coba ke Menfess!

Foto: Shutterstock

Misalnya saja pada akun menfess soal drama Korea, (@kdrama_menfess), banyak orang yang menanyakan rekomendasi drama Korea dengan genre tertentu. Selang beberapa menit kemudian, cuitan yang berhasil diunggah tersebut punya banyak balasan. Pembalas menfess juga tak jarang memberikan ulasan singkat mengenai drama tersebut. Hal ini tentu membuat pengirim menfess akan lebih mudah mendapatkan jawaban atas pertanyaannya.

Penyebaran menfess pun sangat masif dan cepat. Ketika satu menfess telah terunggah, orang yang melihat juga bisa membagikan dengan fitur likes atau retweet pada akun menfess di Twitter. Bahkan, apabila menfess tersebut punya engagement tinggi, maka potensi untuk muncul di lini masa (timeline) kita akan lebih tinggi. Pada LINE, penyebarannya dapat melalui fitur likes yang kemudian menyebar melalui lini masa.

Baca Juga: Pernah Terlibat Skandal, 5 Seleb Korea ini Berhasil Bertahan dan Karier Tetap Bersinar

Namun, sebagai pengguna media sosial yang cerdas, kita tentu tetap harus waspada. Informasi yang diberikan oleh penjawab menfess banyak yang berupa opini, sehingga kita tidak harus langsung memercayainya. Apalagi banyak bermunculan menfess baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya.

GenSINDO
Alifia Putri Yudianti
Universitas Indonesia


(ita)
Share: