4 Tipe Introvert menurut Psikologi, Kenali Beda dan Plus Minusnya

Beberapa tips yang bisa dilakukan untuk tipe introvert ini, antara lain duduk saat mengobrol agar lebih fokus serta mengurangi tekanan. Beranikan diri untuk pergi lebih awal kalau sudah sangat cemas, dan mencari udara segar buat rileksasi pikiran saat merasa lelah ketika di tengah kerumunan.

2. Introvert Pemikir (Thinking Introvert)

4 Tipe Introvert menurut Psikologi, Kenali Beda dan Plus Minusnya

Foto: Andrea Piacquadio/Pexels

Sering berdiam diri sambil berpikir sangat lama? mungkin kamu termasuk dalam tipe introvert pemikir. Tipe introvert pemikir merupakan seorang pendiam yang genius. Kekuatan tipe ini ialah suka berhipotesis, menciptakan ide, juga bijaksana dalam
menganalisis sebuah situasi, percakapan, hingga ingatan.

Sebagai contoh, ketika tipe introvert pemikir sedang mengobrol dengan orang lain. Saking bijaksananya, tipe introvert ini mampu memengaruhi lawan bicaranya untuk berpegah teguh pada setiap perkataan yang mereka ucapkan.

Meski begitu, mereka butuh waktu cukup lama dalam kesendirian untuk mengolah setiap hal yang terjadi. Proses ini membantu orang dengan tipe introvert pemikir lebih tenang dalam menghadapi sesuatu.

Baca Juga: 7 Hal yang Sebenarnya Kaum Introvert Ingin Orang Lain Tahu

Tiga tips yang bisa kamu terapkan sebagai seorang introvert pemikir ialah pertama menemukan orang-orang yang punya kepribadian serupa. Cara ini, akan membantu dalam mengolah kekuranganmu dan mengenal lebih dalam tentang kepribadian yang kamu miliki. Misalnya kalian bisa saling curhat soal diri masing-masing.

Kedua, pahami bahwa menyendiri bukanlah kekurangan, melainkan sebuah proses untuk membuka kekuatan dalam dirimu. Terakhir, berikanlah tubuhmu waktu jeda atau istirahat, seperti tidur cukup, makan teratur, dan berolahraga.

Hal tersebut bertujuan untuk merileksasi pikiran sehingga mendorong lebih banyak lagi kreativitas baru yang bisa kamu ciptakan.

3. Introvert Pencemas (Anxious Introvert)

4 Tipe Introvert menurut Psikologi, Kenali Beda dan Plus Minusnya

Foto:Andrew Neel/Pexels

Sesuai namanya, tipe introvert ini selalu cemas dalam situasi apa pun, bahkan saat sedang menyendiri. Namun umumnya seseorang dengan tipe kepribadian ini cenderung cemas ketika berada dalam situasi baru. Lain hal ketika bersosialiasi dengan orang-orang yang sudah dikenal baik, keluarga atau teman misalnya.

Tipe ini tidak pandai bersosialiasi, akibat dari rasa kurang percaya diri dan rasa takut melakukan kesalahan yang berlebihan. Meski begitu di balik rasa cemasnya, seseorang dengan tipe introvert satu ini ternyata punya kekuatan.

Seseorang dengan tipe kepribadian ini tidak mudah dikendalikan orang lain, karena cenderung lebih suka mengatur situasi sekitar mereka. Selain itu, rasa cemas yang ada membuat tipe ini lebih menjaga sikap dan berusaha untuk tidak melakukan kesalahan saat berinteraksi dengan orang lain.

Kalau kamu termasuk dalam tipe ini, alangkah baiknya menerapkan tiga tips ini. Pertama menghindari segala jenis situasi yang menurutmu berpotensi mengundang rasa cemas. Kedua, pikirkan hal-hal yang dapat membuatmu lebih tenang saat rasa cemas telanjur muncul.

Ketiga, melakukan gerakan meditasi atau teknik olah napas. Ini akan membantumu mengurangi rasa cemas sekaligus meningkatkan kadar oksigen darah.

4. Introvert Sistematis(Restrained Introvert)

4 Tipe Introvert menurut Psikologi, Kenali Beda dan Plus Minusnya

Foto: Andrea Piacquadio/Pexels

Meski terdengar cukup asing, nyatanya introvert tipe ini memang benar-benar ada. Introvert sistematis adalah tipe orang yang suka merencanakan hal-hal detail sebelum melakukan sesuatu, atau bisa dibilang perfeksionis.
halaman ke-1
Share: