4 Musisi yang Meninggal Dunia di saat Tur seperti Taylor Hawkins

4 Musisi yang Meninggal Dunia di saat Tur seperti Taylor Hawkins
Sejumlah musisi dunia meninggal dunia di saat menggelar tur bersama bandnya. Taylor Hawkins dari Foo Fighters adalah musisi terakhir yang meninggal saat tur. (Foto: USA Today)
Kematian Taylor Hawkins, drummer Foo Fighters , mengejutkan banyak orang. Dia ditemukan tidak bernyawa di kamar hotelnya di Bogota, Kolombia, Jumat (25/3) waktu setempat. Hawkins berada di kota itu bersama bandnya yang akan tampil di Festival Estereo Picnic. Belum diketahui penyebab meninggalnya Hawkins.

Saat ini, Foo Fighters sedang menggelar tur di Amerika Selatan. Sebelum tampil di Kolombia, band bentukan Dave Grohl itu telah tampil di Argentina dan Cile. Band itu juga baru saja merilis sebuah film horor berjudul 666. Mereka dijadwalkan tampil di Grammy Awards pada 3 April mendatang.

Dengan padatnya jadwal Foo Fighters, tak pelak kematian Hawkins menjadi tragedi untuk mereka. Namun, Hawkins bukan satu-satunya musisi yang mengembuskan napas terakhirnya ketika sedang tur. Ada sejumlah musisi lainnya yang meninggal dunia saat bandnya sedang menggelar tur. Penyebabnya pun bermacam, dari kecelakaan kendaraan sampai bunuh diri. Siapa saja? Berikut ulasannya!

Baca Juga: Drummer Foo Fighters, Taylor Hawkins, Meninggal Dunia di Kolombia

1. Cliff Burton — Metallica
4 Musisi yang Meninggal Dunia di saat Tur seperti Taylor Hawkins

Cliff Burton akan selalu dikenang sebagai basis Metallica. Dia turut berkontribusi untuk tiga album pertama Metallica sebelum mengembuskan napas terakhir pada 27 September 1986. Meski begitu, namanya masih masuk di album keempat Metallica, …And Justice for All,yang dirilis pada 1988.

Pada hari yang nahas itu, Metallica sedang menggelar tur untuk album Master of Puppets di Swedia. Burton dan rekan-rekan satu bandnya beristirahat di dalam bus tur yang sedang berjalan. Tiba-tiba, bus itu tergelincir akibat es dan kehilangan kendali.

Bus itu terbalik dan basis berusia 24 tahun itu terlempar dari jendela. Tragisnya, bus itu jatuh menimpa Burton dan menyebabkannya tewas di lokasi kejadian. Vokalis Metallica, James Hetfield, yakin kalau supir bus itu sedang dalam kondisi mabuk saat mengendalikan bus tersebut. Tapi, supir itu tidak terkena tuntutan apa-apa dan dibebaskan.

2. Chris Cornell — Soundgarden
4 Musisi yang Meninggal Dunia di saat Tur seperti Taylor Hawkins

Chris Cornell ditemukan tak bernyawa di kamar hotelnya usai tampil di sebuah konser bersama Soundgarden di Detroit, Michigan, pada 18 Mei 2017. Kematiannya membuat kaget dunia musik dunia saat itu. Cornell dinyatakan tewas akibat bunuh diri.

Otopsi menyatakan, tidak ditemukan obat-obatan terlarang di tubuh pria berusia 52 tahun itu. Dia diketahui hanya mengonsumsi obat yang diresepkan dokternya. Selama bertahun-tahun, Cornell secara terbuka mengakui bergelut dengan depresi.

Sebelum ditemukan tak bernyawa, Cornell sempat menelepon istrinya, Vicky. Dalam telepon itu, vokalis Soundgarden itu mengatakan kalau dirinya sudah lelah. Tak lama setelah telepon ditutup, Vicky meminta pengawal Cornell memeriksa kamar suaminya. Pengawal Cornell dan security hotel kemudian menemukannya dalam kondisi tidak bernyawa.

3. Scott Weiland — Stone Temple Pilot/Velvet Revolver
4 Musisi yang Meninggal Dunia di saat Tur seperti Taylor Hawkins

Scott Weiland ditemukan tewas di bus turnya pada 3 Desember 2015 di Bloomington, Minnesota. Saat itu, dia sedang menggelar tur bersama Wildabout dan hendak tampil di Rochester, Minnesota. Polisi menemukan sedikit kokain dan sejumlah obat-obatan di kamar tempat pria berusia 48 tahun itu ditemukan tak bernyawa.

Meski ditemukan narkoba dan obat-obatan, penyebab kematian Weiland tidak langsung diumumkan. Otopsi menyatakan, Weiland tewas akibat overdosis yang tidak disengaja. Dia diketahui mengonsumsi kokain, alkohol dan MDA sebelum mengembuskan napas terakhir.

Baca Juga: Taylor Hawkins Meninggal Dunia, Deretan Musisi Dunia Ini Berduka

4. Randy Rhoads — Quiet Riot/Ozzy Osbourne
4 Musisi yang Meninggal Dunia di saat Tur seperti Taylor Hawkins

Hingga saat ini, kematian Randy Rhoads masih menghantui Ozzy Osbourne. Randy tewas saat sedang band Ozzy Osbourne sedang menggelar tur di Amerika Serikat. Saat kejadian nahas itu, band itu dalam perjalanan menuju sebuah festival bernama Rock Super Bowl XIV di Orlando, Florida, pada 19 Maret 1982.

Kejadian nahas itu terjadi ketika supir bus tur band itu, Andrew Ayrock, naik ke sebuah pesawat kecil bersama Rhoads yang saat itu berusia 25 tahun dan makeup artist Rachel Youngblood. Ozzy dan anggota band lainnya memilih tidur di dalam bus. Ketika pesawat itu terbang selama kurang lebih 5 menit, salah satu sayapnya menyerempet atap bus tur itu. Pesawat itu lantas terbang di luar kendali sebelum menabrak pohon pinus dan jatuh ke sebuah garasi rumah. Ketiga orang itu tewas seketika. Tubuh mereka terbakar dan tidak bisa dikenali.


(alv)
Share: