Ini 5 Penyebab Kita Suka Lupa Isi Mimpi Setelah Bangun Tidur

Ini 5 Penyebab Kita Suka Lupa Isi Mimpi Setelah Bangun Tidur
Ada banyak penyebab mengapa kita sering lupa isi mimpi kita setelah bangun tidur. Foto/Freepik
JAKARTA - Apalah arti sebuah mimpi. Kalimat tersebut tak berlaku bagi orang yang percaya bahwa mimpi punya makna mendalam.

Mimpi kerap kali dikaitkan dengan sebuah peruntungan seseorang. Misalnya, mimpi meninggal kerap diartikan bahwa akan memiliki umur panjang.

Berbanding terbalik dengan studi yang dilakukan oleh ahli saraf sekaligus pencipta psikoanalisis Sigmund Freud. Dalam karyanya yang berjudul “The Interpretation of Deams”1990, Freud memaparkan bahwa tak ada hubungan mendasar ilmiah untuk interpretasi mimpi.

Ini 5 Penyebab Kita Suka Lupa Isi Mimpi Setelah Bangun Tidur

Foto: Pexels



Mengenal Rapid Eye Movement (REM)

Mengutip dari verywellmind.com, mimpi bisa terjadi karena wilayah tertentu di otak diaktifkan melalui pola kelistrikan yang berurutan dan adanya aktivitas kimiawi. Mimpi yang dapat dirasakan (vivid dream) terjadi saat orang telah memasuki fase Rapid Eye Movement (REM) dalam tidur .

Kondisi ini pertama kali ditemukan oleh seorang ahli pengobatan tidur bernama William Dement. REM dikaitkan dengan aktivitas otak, saat otak menggunakan energi dan glukosa untuk membuat tubuh tetap terjaga.



Baca Juga: 5 Fakta Menarik Tentang Lucid Dream, Mimpi yang Bisa Dikontrol dan Dilatih

Pada fase ini, seluruh otot tubuh seperti mata dan diagframa tetap bekerja. Kecuali otot utama rangka tubuh yang akan mengalami kelumpuhan selama tidur.

Ini 5 Penyebab Kita Suka Lupa Isi Mimpi Setelah Bangun Tidur

Foto: Freepik

Hal ini bermanfaat mencegah orang agar tidak mengalami gangguan perilaku tidur (Sleep Behavior Disorder).Fase ini dapat terjadi saat orang memasuki 90-120 menit waktu tidurnya.

Alasan di Balik Lupa Mimpi Pascabangun Tidur

Ada kalanya saat bangun tidur, kita lupa dengan mimpi kita. Ini karena frekuensi ingatan mimpi seseorang bervariasi dan bisa memudar karena beberapa faktor. Ada beberapa alasan mimpi sulit diingat setelah bangun tidur.

Pertama, tidak mencapai fase REM. Biasanya orang yang tidur di fase Non-Rapid Eye Movement (tidur ayam) belum sepenuhnya tertidur. Ia masih berada dalam posisi sadar dan setengah sadar. Sehingga mimpi pada alam bawah sadar belum tercipta.

Ini 5 Penyebab Kita Suka Lupa Isi Mimpi Setelah Bangun Tidur

Foto: Freepik

Kedua, sinyal listrik dan tanda kimiawi yang tercipta di otak saat tidur hilang saat terjaga. Wajar jika saat bangun, mungkin mimpi yang dirasakan tak dapat diingat dengan baik. Sebab sinyal listrik dan tanda kimiawi yang mengalir di otak layaknya pesan pada cermin berkabut yang mudah hilang saat menguap.

Ketiga, kesan yang diciptakan oleh mimpi. Mimpi yang sangat indah atau menakutkan akan lebih bertahan lama dalam ingatan. Hal ini disebabkan karena otak punya sebuah area yang disebut dengan amygdala. Amygdala adalah sebuah area di dalam otak yang mampu membangkitkan mimpi yang sarat emosi.

Ini 5 Penyebab Kita Suka Lupa Isi Mimpi Setelah Bangun Tidur

Foto: Pixabay

Keempat, mimpi lebih mudah diingat jika tidur pada fase REM terfragmentasi. Misalnya, saat kita terbangun mematikan alarm kemudian tertidur kembali. Kemungkinan untuk merasakan mimpi yang sama dapat terjadi. Sehingga mimpi tersebut dapat teringat lebih lama.

Baca Juga: Sering Mimpi Buruk? Ini Dua Cara Mengatasinya

Kelima, menurut Michael Scherd dalam jurnalnya yang berjudul “Dreams in Patient and Sleep Disorder” (2009), gangguan tidur juga dapat memengaruhi ingatan mimpi seseorang. Gangguan tidur seperti sesak napas memungkinkan orang akan mengalami fase REM fragmentasi. Bagi beberapa orang hal ini dapat membantu mengingat mimpi.

Eka Sarmila
Kontributor GenSINDO
Universitas Negeri Jakarta
Instagram: @eka_sarmila_


(ita)
Share: