8 Kematian Karakter yang Tidak Perlu Terjadi di Tokyo Revengers

8 Kematian Karakter yang Tidak Perlu Terjadi di Tokyo Revengers
Tokyo Revengers tidak takut membuat penggemar kecewa dengan kematian karakter favorit. Namun, twist terakhir manga membuat penggemar menanyakan kematian mereka. (Foto: CBR)
Baru-baru ini, Tokyo Revengers memberikan twist menarik dalam plotnya. Serial itu memperkenalkan pelompat waktu kedua, yaitu Shinichiro Mano, kakak Mikey. Di lini masa asli, Mikey mengalami kecelakaan, lalu koma. Ketika sadar, Mikey dalam kondisi lumpuh. Shinichiro pun selalu merawatnya.

Namun, chapter 270 menjadi titik balik bagi Shinichiro. Setelah empat tahun menjalani perawatan, Mikey meninggal dunia. Kematian Mikey membuat Shinichiro putus asa. Dia kemudian bergabung dengan geng Wakasa. Di sebuah bar, Shinichiro mendengar seorang tamu bercerita tentang pelompat waktu dan Shinichiro tertarik.

Meski belum diceritakan lagi bagaimana Shinichiro akhirnya mendapatkan kekuatan kembali ke masa lalu, tapi, kakak Mikey itu bertekad untuk mengubah lini masa. Dia hanya ingin melindungi Mikey. Tapi, karena dia mengubah lini masa, banyak tragedi akhirnya terjadi di Tokyo Revengers.

Takemichi Hanagaki kemudian juga mendapatkan kekuatan untuk kembali ke masa lalu. Hanya, di masa itu, Mikey masih hidup, tapi Shinichiro sudah mati. Lini masa Takemichi inilah yang dikenal sebagai lini masa utama Tokyo Revengers. Di sepanjang lini masa utama ini, banyak karakter yang menemui ajal. Siapa saja mereka? Mengutip SportsKeeda, berikut ulasannya!

Baca Juga: Fakta Pelompat Waktu Kedua yang Terungkap di Tokyo Revengers

1. Shinichiro Sano

8 Kematian Karakter yang Tidak Perlu Terjadi di Tokyo Revengers

Foto: Bilibili

Salah satu hal pertama yang diketahui tentang Mikey di Tokyo Revengers adalah kakaknya, Shinichiro, tewas dalam sebuah insiden tragis. Dia meregang nyawa setelah Baji dan Kazutora memutuskan mencuri sepeda motor untuk hadiah ulang tahun kapten mereka, Mikey. Sayang, mereka tidak tahu kalau dealer sepeda motor yang mereka bobol adalah dealer Shinichiro.

Nyawa Shinichiro melayang setelah Kazutora memukul kepalanya dengan kunci inggris. Insiden tragis ini tidak pernah terjadi di lini masa asli karena Mikey tidak bisa membentuk Tokyo Manji sebelum dia jatuh dari tangga. Ini membuat cowok itu tidak pernah mendapatkan sepeda motor yang dia inginkan.

Tokyo Revengers chapter 270 mengungkapkan kalau Shinichiro selamat di titik di mana dia seharusnya tewas. Tapi, Tokyo Manji juga belum dibentuk karena Mikey sakit. Meski begitu, dia tetap kembali ke masa lalu, menciptakan lini masa alternatif dengan harapan Mikey akan punya peluang menghindari insiden itu.

2. Keisuke Baji

8 Kematian Karakter yang Tidak Perlu Terjadi di Tokyo Revengers

Foto: Anime Portal

Baji adalah kematian permanen pertama yang terjadi di Tokyo Revengers. Di busur cerita Valhalla, Baji terlihat mengkhianati Toman untuk bersekutu dengan Kazutora yang menjadi salah satu petarung top Valhalla. Nyatanya, Baji tidak pernah mengkhianati teman-temannya. Dia bergabung dengan Valhalla untuk menyelidiki Tetta Kisaki, yang dia yakini meracuni pikiran Mikey.

Ketika Kazutora tahu kebenarannya, itu mengecewakannya. Ini memicunya mengambil pisau dan menikam teman lamanya itu di punggung. Demi mencegah Kazutora menjadi pembunuh, Baji mengambil pisau itu dan mengakhiri hidupnya di depan teman-temannya.

Kalau Shinichiro tidak pernah mengubah lini masa asli Tokyo Revengers, Baji tidak akan pernah terpaksa mengkhianati Kazutora. Chapter 270 mengonfirmasi kalau Baji tetap hidup di lini masa asli. Dia terlihat tumbuh dengan warna rambut berbeda dan menemani Haruchiyo mengunjungi Mikey di rumah sakit.

3. Emma Sano

8 Kematian Karakter yang Tidak Perlu Terjadi di Tokyo Revengers

Foto: Otakukart

Adik Mikey ini adalah satu dari banyak nyawa yang tidak bersalah harus melayang akibat sifat haus kuasa Tetta Kisaki. Setelah ditendang dari Toman, Kisaki bersumpah balas dendam terhadap Mikey. Dia berharap bisa menyebabkan kerusakan besar pada cowok itu. Kisaki kemudian bergabung dengan Izana, yang juga memendam kebencian mendalam terhadap pemimpin Toman itu.

Dengan restu Izana, Kisaki dan Hanma mengendarai sepeda motor mereka sampai menemukan Emma, yang saat itu sedang ngobrol dengan Takemichi. Tanpa babibu, preman itu memukul kepala Emma dengan pipa, yang menyebabkan cewek itu terluka parah. Mikey melakukann yang terbaik untuk membawa adiknya ke rumah sakit. Sayang, Emma meninggal dalam perjalanan.

Di lini masa asli, Kisaki dan Izana tidak akan punya alasan untuk membenci Mikey. Ini karena peristiwa di manga Tokyo Revengers tidak akan terjadi. Makanya, Emma tidak akan terjebak di tengah-tengah perseteruan antara Toman dan Tenjiku.

4. Izana Kurokawa

8 Kematian Karakter yang Tidak Perlu Terjadi di Tokyo Revengers

Foto: YouTube

Seperti Mikey, Izana juga memandang Shinichiro sebagai pahlawan. Meski tidak punya kaitan darah kepada Sano bersaudara itu, Izana dianggap sebagai anggota keluarga. Makanya, Shinichiro terbiasa merawatnya, yang hanya meningkatkan obsesi Izana terhadap kakak tirinya itu. Izana selalu merasa cemburu dengan kedekatan Mikey dan Shinichiro.

Kecemburuan itu berubah menjadi kebencian mendalam begitu Shinichiro tewas. Izana menyalahkan Mikey atas kematian kakak mereka itu dan mendedikasikan hidupnya untuk mengakhiri hidup Mikey. Selama pertarungan Tenjiku, Izana bisa berhubungan lagi dengan Mikey. Ini membuat marah Kisaki. Remaja megalomaniak itu lantas menembak Izana yang langsung tewas.

Tanpa intervensi Shinichiro, Izana tidak akan pernah membenci Mikey. Ini akan menghentikan perseteruan di antara kedua bersaudara itu. Izana sepertinya juga tidak akan bertemu Kisaki, yang mencegahnya tewas di tangan cowok jahat itu.

5. Tetta Kisaki

8 Kematian Karakter yang Tidak Perlu Terjadi di Tokyo Revengers

Foto: SportsKeeda

Ketika Tokyo Revengers dimulai, Kisaki terlihat sebagai penjahat akhir franchise itu. Kisaki adalah cowok yang sangat terganggu yang percaya kalau dirinya berada di atas semua orang di sekitarnya. Kepercayaan ini menyebabkannya menjadi orang yang haus kekuasaan. Dia tidak ingin apa-apa kecuali menjadi salah satu orang yang paling berpengaruh di dunia bawah tanah Jepang.

Hambatan terbesar, sekaligus motivasi terbesarnya, adalah Takemichi, yang dia lihat sebagai pahlawan busur penjahatnya. Di Tokyo Revengers chapter 265 terungkap kalau Kisaki memanipulasi Mikey dan Takemichi untuk mewujudkan keinginannya. Ketika Takemichi menggagalkan rencananya, Kisaki jadi panik hingga ke titik di mana dia menghadapi Takemichi sendirian di satu malam.

Kisaki tewas saat konfrontasi itu akibat ditabrak truk. Kematiannya disebabkan oleh pertemuannya dengan Mikey di lini masa alternatif. Di lini masa asli serial itu, Kisaki tidak akan berinteraksi dengan Mikey. Ini akan mencegah kematian dininya.

6. Draken

8 Kematian Karakter yang Tidak Perlu Terjadi di Tokyo Revengers

Foto: SportsKeeda

Meski penampakannya mengerikan, Draken adalah salah satu karakter paling baik hati dan loyal di Tokyo Revengers. Berandalan muda itu adalah salah satu sahabat Mikey. Dia mendampinginya sejak mereka masih anak-anak. Selain menjadi sahabat Mikey, Draken juga merupakan wakil ketua Toman.

Posisi inilah yang membantu Draken dan Takemichi menjadi teman dekat. Mereka menciptakan ikatan yang terus tumbuh bahkan setelah Toman bubar. Karena ikatan mendalam inilah Draken tidak menyesal telah menyerahkan nyawanya untuk menyelamatkan Takemichi yang hendak ditembak mati.

Kematian tragis Draken bisa dicegah kalau Shinichiro tidak pernah mendapatkan kemampuan melompati waktu. Mikey dan Draken tidak akan pernah bertemu. Makanya, Draken tidak akan bergabung dengan Toman dan menjalani umur panjang serta bahagia.

7. South Terano

8 Kematian Karakter yang Tidak Perlu Terjadi di Tokyo Revengers

Foto: Villains Wiki – Fandom

Ada sejumlah karakter di Tokyo Revengers yang sekejam pemimpin Rokuhara Tandai, South Terano. Dia adalah salah satu antagonis utama di busur cerita Tiga Dewa. Selama menjadi penjahat, South membuktikan betapa sinting dan gilanya dia sebenarnya.

Kepribadiannya inilah yang membuat South menghadapi Mikey di klimaks busur itu. Pada saat itu, Mikey sudah menjadi korban impuls gelapnya. Mikey versi gelap inilah yang membunuh South tanpa penyesalan, seberat apa pun usaha Takemichi untuk mencegahnya.

Sepertinya, Mikey dan South tidak akan pernah bertemu di lini masa asli. Ini tidak akan hanya akan menghentikan Mikey membiarkan impuls gelapnya mengambil alih dirinya, tapi juga South tidak akan mati di perang Tiga Dewa. Apalagi, Toman mungkin juga tidak akan pernah ada.

Baca Juga: 7 Fakta Mikey Tokyo Revengers yang Baru saja Ulang Tahun

8. Kakucho

8 Kematian Karakter yang Tidak Perlu Terjadi di Tokyo Revengers

Foto: Twitter

Kakucho adalah salah satu teman masa kecil Takemichi, yang mulai mengidolakan pelompat waktu itu ketika dia menyelamatkannya dari sekelompok perundung. Termotivasi oleh impian temannya itu untuk menjadi berandalan top Jepang, Kakucho bekerja keras sampai dia mewujudkan impiannya itu. Sayang, ini menyebabkannya melawan Takemichi di lebih dari satu kali kesempatan.

Di busur terakhir Tokyo Revengers, kedua cowok itu bisa menyingkirkan perbedaan. Takemichi meminta bantuan Kakucho untuk menghentikan Sanzu membunuh semua orang. Entah sekuat apa pun Kakucho, Sanzu masih bisa membunuhnya dengan sebilah pedang.

Takemichi tidak pernah punya urusan dengan geng Toman di lini masa asli. Ini artinya, kalau Shinichiro tidak mengubah peristiwa di serial ini, Takemichi tidak akan pernah harus melawan Kakucho. Sebaliknya, Kakucho juga tidak akan pernah ditikam Sanzu karena kedua orang ini tidak akan pernah berkelahi.


(alv)
Share: