10 Serial Anime Populer Tanpa Fanservice yang Tetap Asyik

10 Serial Anime Populer Tanpa Fanservice yang Tetap Asyik
Menemukan anime tanpa fanservice adalah sesuatu yang menantang. Namun, itu bukannya mustahil. Di luar sana, banyak anime tanpa fanservice yang tetap asyik. (Foto: Pinterest)
Fanservice adalah salah satu nilai jual anime . Biasanya, fanservice dimaksudkan untuk membuat senang audiens dengan menampilkan adegan bersifat seksual, seperti ketelanjangan. Hampir semua genre punya fanservice ini dari level normal sampai berlebihan.

Namun, tidak semua orang suka dengan fanservice ini. Selain terkadang dirasa terlalu seksis, fanservice sering mengganggu jalannya cerita dan terasa tidak perlu ada. Selain itu, fanservice bisa membuat penggemar anime tidak bisa menonton serial kesayangan mereka di tempat publik karena itu akan menjadi canggung ketika ketahuan.

Menemukan anime tanpa fanservice adalah sesuatu yang menantang. Tapi, itu bukanlah sesuatu yang mustahil. Sejumlah anime populer, sebagian besar shounen dan seinen, tidak punya fanservice meski banyak adegan kekerasan di dalamnya. Anime tanpa fanservice ini tetap menyajikan tontonan yang menarik, asyik dan seru. Apa saja? Simak rekomendasinya berikut ini!

Baca Juga: 8 Karakter Introvert Anime yang Ternyata Kocak Banget

10. Tokyo Revengers

10 Serial Anime Populer Tanpa Fanservice yang Tetap Asyik

Foto: Devdiscourse

Serial ini didominasi karakter cowok. Bisa dibilang, 99% karakternya adalah cowok dalam hubungan yang sangat toksik karena berada di geng motor. Makanya, hampir tidak ada ruang bagi serial ini untuk memberikan fanservice.

Tokyo Revengers berkisah tentang Takemichi Hanagaki, yang kembali ke masa 12 tahun sebelumnya demi menyelamatkan pacarnya saat SMP dari pembunuhan. Demi misi tersebut, dia harus masuk geng motor Tokyo Manji. Di geng inilah, Takemichi bertemu banyak karakter menarik dan terlibat berbagai tawuran.

9. Mushishi

10 Serial Anime Populer Tanpa Fanservice yang Tetap Asyik

Foto: Mushishi Wiki – Fandom

Mushi adalah bentuk hidup pertama atau bentuk hidup paling dasar di sebuah dunia. Mereka eksis tanpa tujuan selain hanya menjadi “makhluk”. Mushi eksis di luar konsep kebaikan dan kejahatan. Mereka lebih komplek dari itu dan begitu juga esensi mereka.

Ginko adalah seorang mushishi. Dia adalah orang yang bekerja untuk mengatasi masalah yang disebabkan mushi yang bisa memberikan kekuatan cenayang, menjebak orang di hutan tak bertepi, dan lain-lain. Fanservice sepertinya akan mengalihkan perhatian dari atmosfir dan tone tenang serial ini.

8. Fate/Zero

10 Serial Anime Populer Tanpa Fanservice yang Tetap Asyik

Foto: ReelRunDown

Fate/Zero tidak butuh fanservice untuk membuat orang mau menontonnya. Serial ini punya cerita yang mengagumkan dengan karakter yang menarik dan banyak adegan aksi epik. Dengan karakter dan cerita seperti itu sudah cukup serius untuk tidak mengalihkan semuanya dengan fanservice.

Serial ini mengikuti Perang Dunia Cawan Suci Keempat. Di sana, ada Kiritsugu, seorang pembunuh terampil yang metodenya tidak selalu diterima dengan baik. Dulu, dia ingin mejadi pahlawan, tapi dia meninggalkan impiannya itu setelah sadar kalau menyelamatkan satu orang akan mengorbankan nyawa orang lain. Dia akan menghancurkan apa pun dan siapa pun yang mengancam kedamaian orang lain.

7. Trigun

10 Serial Anime Populer Tanpa Fanservice yang Tetap Asyik

Foto: Cinelinx

Trigun adalah salah satu serial anime terbaik yang terjadi di masa depan jauh di sebuah planet tandus. Anime ini tidak punya adegan fanservice sama sekali. Memang, ada karakter cewek di sini. Tapi, mereka ada untuk bekerja, bukan dilirik.

Serial ini berfokus pada Vash the Stampede. Begitu rumor menyebar, bounty untuknya pun diumumkan. Tapi, Vash sebenarnya adalah orang yang baik hati yang tidak menyakiti orang lain. Vash itu heroik dan bodoh. Dia punya masa lalu yang misterius. Konflik yang dia hadapi bersifat pribadi dan moral.

6. Vinland Saga

10 Serial Anime Populer Tanpa Fanservice yang Tetap Asyik

Foto: Polygon

Mirip seperti Tokyo Revengers, serial ini juga tidak punya banyak karakter cewek. Makanya, tidak punya banyak ruang untuk fanservice. Serial ini didominasi pertarungan Viking.

Vinland Saga berkisah tentang Thorfinn kecil yang sangat ingin bepergian mengarungi laut demi mencapai tanah Vinland yang damai. Namun, di tengah perjalanan, dia menyaksikan ayahnya dibunuh. Dipenuhi amarah dan dendam, Thorfinn berlatih mati-matian demi membalas dendam atas kematian ayahnya.

5. Erased

10 Serial Anime Populer Tanpa Fanservice yang Tetap Asyik

Foto: Nerdgenic

Erased adalah serial tentang pembunuhan, penyiksaan terhadap anak, dan perjalanan menembus waktu. Karakter utama serial ini berusaha mengubah serangkaian peristiwa yang terjadi ketika dia masih kecil. Karena padat dan terlalu banyak intrik, serial ini tidak punya banyak ruang untuk fanservice.

Erased berpusat pada Satoru Fujinuma. Ketika dituduh membunuh ibunya, Satoru tiba-tiba kembali ke masa ketika dia masih SD. Saat itu, terjadi penculikan dan pembunuhan terhadap teman sekelasnya. Dia pun berusaha mengubah kondisi itu sekaligus mencegah dan mencari tahu pembunuh ibunya.

4. Steins;Gate

10 Serial Anime Populer Tanpa Fanservice yang Tetap Asyik

Foto: IMDb

Seperti dengan sains dan plot perjalanan menjelajah waktunya, Steins;Gate cerdas dengan fanservice-nya. Tidak satu pun fanservice di serial ini adalah fanservice betulan. Bahkan, terkadang, karakter paling kecenya pun adalah jebakan. Apa pun, plotnya bergerak cepat. Ada banyak dialog dan tidak ada waktu bagi orang untuk melepas pakaian mereka.

Steins;Gate berpusat pada Rintarou Okabe, seorang ilmuwan yang mendeklarasikan dirinya sebagai mad scientist. Suatu hari, tanpa sengaja dia menciptakan gawai yang bisa mengirim pesan ke masa lalu yang diberi nama telepon microwave. Tanpa dia tahu, apa yang dia ciptakan itu mempengaruhi sejarah dunia.

3. Hunter x Hunter

10 Serial Anime Populer Tanpa Fanservice yang Tetap Asyik

Foto: Twinfinite

Meskipun dipasarkan untuk cowok muda, serial anime shounen sebenarnya cukup buruk dengan fanservice mereka. Banyak serial shounen yang memunculkan fanservice terlalu banyak sehingga agak mengganggu. Tapi, ini tidak terjadi pada Hunter x Hunter.

Grup inti serial ini tidak punya anggota cewek yang benar-benar menarik. Makaya, tidak ada yang bisa mengalihkan perhatian orang dari aksi epik dan busur cerita yang kadang-kadang bikin trauma. Hunter x Hunter berfokus pada Gon Freecss yang ingin menjadi pemburu nomor satu dan menemukan ayahnya.

2. Psycho-Pass

10 Serial Anime Populer Tanpa Fanservice yang Tetap Asyik

Foto: Anime Tide

Psycho-Pass adalah serial dengan cerita yang mendebarkan. Serial ini tidak punya ruang bagi fanservice karena premisnya. Anime ini ber-setting masa depan yang suram karena orang-orang dikendalikan dengan sistem yang mengukur keinginan orang untuk bertindak kriminal.

Psycho-Pass mengisahkan tentang penegak bernama Shinya Kogami. Bersama inspekturnya, Akane Tsunemori, mereka berusaha menegakkan peraturan meski tidak sepakat dengan peraturan itu. Ini adalah cerita epik tentang sekelompok polisi dengan adegan aksi yang menegangkan tanpa harus ada fanservice.

Baca Juga: 10 Karakter Anime Ini Enggak Cocok Ikut Operasi Penyamaran

1. Attack on Titan

10 Serial Anime Populer Tanpa Fanservice yang Tetap Asyik

Foto: Crunchyroll

Attack on Titan bukan hanya anime tanpa fanservice. Tapi, ini juga merupakan salah satu anime terbaik yang pernah ada. Serial ini punya lini cerita mendebarkan dengan aksi nonstop dan karakter yang sangat menarik. Penulisnya, Hajime Isayama, dengan cerdas berhasil menghindari fanservice dalam bentuk apa pun lewat caranya bercerita dan premis serial ini.

Serial ini berkisah tentang manusia yang harus melawan Titan pemakan manusia. Sejumlah orang yang bertahan hidup tinggal di permukiman yang dilindungi tembok raksasa. Serial ini berfokus pada Eren Jaeger bersama Mikasa Ackerman dan Armin Arlert yang berusaha menyelamatkan manusia dari ancaman Titan.

Worth Mentioning:

Jujutsu Kaisen

10 Serial Anime Populer Tanpa Fanservice yang Tetap Asyik

Foto: ComicBook.com


Sebenarnya agak sulit menemukan fanservice di Jujutsu Kaisen. Tapi, penulisnya, Gege Akutami, mengaku pernah sekali membuat fanservice di serialnya ini. Padahal, selama ini, Gege sudah sangat menghindari membuat fanservice. Namun, karena tekanan, dia tidak bisa berbuat apa-apa. Tak heran jika dia akhirnya agak “iri” dengan Hajime Isayama yang bisa membuat Attack on Titan bersih dari fanservice.

Jujutsu Kaisen berkisah tentang dunia penyihir jujutsu yang harus menghadapi ancaman roh terkutuk. Serial ini berpusat pada Yuji Itadori, seorang anak SMA yang akhirnya terlibat dengan penyihir jujutsu setelah memakan jari roh terkutuk. Dia kemudian masuk SMA Jujutsu Tokyo untuk lebih mendalami energi kutukan dan menjadi penyihir jujutsu.


(alv)
Share: