8 Karakter Introvert Anime yang Ternyata Kocak Banget

8 Karakter Introvert Anime yang Ternyata Kocak Banget
Banyak karakter anime introvert yang ternyata masih punya selera humor. Mereka mampu menghilangkan stigma orang introvert yang sering dianggap tidak asyik. (Foto: Redddit)
Karakter introvert tersebar di mana-mana di anime . Sejumlah nama di antaranya sangat populer di kalangan penggemar dan jadi favorit. Kepribadian karakter introvert di anime yang cenderung dingin dan tak banyak bicara membuat penggemar jatuh cinta pada mereka. Belum lagi, kebanyakan di antara mereka berwajah kece.

Meskipun karakter introvert ini biasanya digambarkan sebagai sosok pendiam, penyendiri, dan serius, tidak semuanya seperti itu. Sejumlah karakter introvert di anime ini ternyata bisa ngebanyol dan kocak. Kekocakan biasanya tercipta ketika mereka harus berhadapan dengan situasi sosial yang membuat mereka harus berkomunikasi.

Karakter introvert dikenal tidak suka basa basi dan berbaur dengan orang dalam waktu lama. Meskipun sudah berusaha keras, kondisi seperti ini terkadang tidak bisa mereka hindari. Kecanggungan sosial inilah yang membuat karakter ini jadi kocak. Jadi, siapa saja karakter introvert anime yang ternyata kocak? Simak ulasannya berikut ini!

Baca Juga: 10 Karakter Anime Ini Enggak Cocok Ikut Operasi Penyamaran

8. Houtarou Oreki — Hyouka

8 Karakter Introvert Anime yang Ternyata Kocak Banget

Foto: ShareItNow

Oreki adalah tipe jenius berambut gelap standar yang suka menatap ke luar jendela dari belakang kelas. Dia punya kepribadian yang sama dengan Shikamaru dari Naruto. Oreki dan Shikamaru sama-sama santai dan menyebut banyak aktivitas itu “merepotkan” atau melelahkan.

Oreki dan Shikamaru menghindari aktivitas seperti partisipasi klub dan bersosialisasi karena itu menguras mereka. Oreki menghabiskan waktu berusaha keluar dari situasi sosial. Tapi, pada akhirnya dia terlibat dalam kegiatan teman-temannya.

7. Ledo — Gargantia

8 Karakter Introvert Anime yang Ternyata Kocak Banget

Foto: Lost in Anime

Ledo punya masa kanak-kanak yang tidak bisa. Ini menyebabkannya sulit bersosialisasi ketika bertemun orang baru. Awalnya, Ledo kesulitan mengubah kebiasaannya ini. Tapi, setelah dia punya banyak teman, dia juga memperbaiki kemampuannya untuk berkomunikasi.

Pemutusan hubungan sosial awal menyebabkan Ledo terlihat dingin dan cuek. Itu juga menyulitkannya untuk dekat dengan orang. Alih-alih tidak merasakan emosi, dia sulit mengungkapkan perasaannya dengan mereka yang dia pedulikan.
halaman ke-1
Share: