10 Karakter Anime Ini Jadi Korban Kekejaman Keluarga Sendiri

10 Karakter Anime Ini Jadi Korban Kekejaman Keluarga Sendiri
Sejumlah karakter anime menjadi korban perlakuan sewenang-wenang keluarganya. Mereka dijadikan obyek pelecehan dan penyiksaan yang mempengaruhi perilaku mereka. (Foto: IMDb)
Sejumlah karakter anime populer sering menunjukkan perilaku problematik di sepanjang serial mereka. Namun, tidak banyak diakui kalau perilaku mereka ini adalah hasil dari penelantaran dan/atau penyiksaan yang mereka terima dari keluarga mereka. Abuse atau penyiksaan yang dialami karakter-karakter ini bisa terjadi dalam berbagai bentuk.

Tak jarang karakter-karakter anime ini menerima penyiksaan fisik dan mental. Sementara, ada juga yang diubah menjadi wadah iblis sejak lahir. Tanpa disadari, apa yang terjadi di masa lalu ini sangat berpengaruh pada pertumbuhan karakter-karakter tersebut.

Sementara banyak yang bisa mengatasi trauma yang ditinggalkan keluarga mereka, penting untuk diingat kalau sebagian besar karakter ini berhasil melakukannya berkat bantuan orang lain. Ada teman, anggota keluarga lain, atau bahkan guru yang selalu ada untuk membantu mereka mengatasi rasa sakit dari masa lalu. Tapi, tidak semua seberuntung itu. Mengutip SportsKeeda, berikut karakter anime yang menjadi korban kekejaman keluarga mereka sendiri!

Baca Juga: 8 Karakter Emak-Emak Anime dengan Kekuatan Luar Biasa

10. Seto Kaiba — Yu-Gi-Oh!

10 Karakter Anime Ini Jadi Korban Kekejaman Keluarga Sendiri

Foto: Yu-Gi-Oh! Wiki – Fandom

Seto dikenal sebagai karakter sarkastik dan juga CEO Kaiba Corp., perusahaan paling penting di semestanya. Tapi, saat masih kecil, Seto tidak dianggap seabgai pewaris Kaiba karena dia tinggal di sebuah panti asuhan bersama adiknya, Mokuba. Suatu hari, Gozaburo Kaiba muncul di panti asuhan itu untuk mengangkat seorang pewaris. Seto diadopsi setelah dia mengalahakn Gozaburo dalam sebuah pertandingan catur.

Tapi, hidupnya tidak membaik setelah diadopsi. Ayah angkatnya itu memaksanya menjadi pengusaha kejam, dengan mengambil semua peluang Seto untuk menjalani masa kecil yang normal. Gozaburo bahkan mengancam memisahkan Seto dari Mokuba kalau dia tidak menuruti perintahnya. Padahal dia tahu betapa berartinya bocah itu bagi Seto.

9. Ranma Saotome — Ranma 1/2

10 Karakter Anime Ini Jadi Korban Kekejaman Keluarga Sendiri

Foto: Pinterest

Serial ini sering menggunakan trauma dan pelecehan yang dialami protagonisnya untuk mengungkapkan lelucon. Kalau dilihat lebih dekat lagi, Ranma adalah salah satu karakter anime paling tragis yang pernah ada. Genma Saotome tidak hanya menggunakan anaknya itu sebagai alat tawar menawar setiap kali dia ingin sesuatu. Tapi, dia juga menandatangani kontrak dengan istrinya yang bisa menyebabkan kematian Ranma.

Ketika Ranma masih kecil, Genma menjanjikan kepada istrinya kalau Ranma akan menjadi cowok terjantan di dunia kalau dia mengizinkannya melatih anak mereka itu. Wanita itu menerima usulan itu dengan syarat dia bisa membunuh Ranma dan Genma kalau dia tidak suka hasilnya. Ini menyebabkan Ranma menjadi orang yang sangat toksik, yang sangat takut terlihat lemah atau tidak jantan.

8. Hayato Gokudera — Katekyo Hitman Reborn

10 Karakter Anime Ini Jadi Korban Kekejaman Keluarga Sendiri

Foto: Reborn Wiki – Fandom

Serial ini menampilkan banyak keluarga disfungsi karena sebagian besar dari mereka punya kaitan dengan dunia kriminal. Tapi, di antara semua karakter yang disikasa keluarganya saat masih kecil di serial ini, Hayato adalah yang paling menderita. Hayato adalah anak hasil hubungan gelap salah satu bos mafia paling berpengaruh di Italia.

Untuk mencegah Hayato tahu tentang asal usulnya, bos mafia itu membunuh ibu bocah itu. Dia membuat seolah wanita itu tewas dalam kecelakaan mobil. Tidak puas, ayah Hayato kemudian meracuninya dengan Racun Bianchi-nya. Dia mengklaim melakukannya karena dia memainkan piano dengan lebih baik saat sedang menderita.

7. Broly — Dragon Ball

10 Karakter Anime Ini Jadi Korban Kekejaman Keluarga Sendiri

Foto: Forbes

Ras Saiyan tidak dikenal sebagai karakter yang peduli dan penuh kasih sayang. Sebagian besar Saiyan hanya tertarik pada kekuatan dan prestige, yang sering membuat mereka melihat anak-anak mereka tidak lebih dari sekadar senjata hidup. Ayah Broly, Paragus, membawa penyiksaan ini ke level lain, dengan secara harafiah menggunakan anaknya sebagai senjata dalam rencananya melawan Frieza.

Broly tumbuh dengan tahu kalau ayahnya hanya melihatnya dan kekuatannya sebagai alat untuk mewujudkan balas dendamnya. Broly menghabiskan hidupnya dengan menggunakan kalung pengejut di lehernya. Paragus akan menggunakannya untuk menghukum anaknya itu kalau dia tidak menuruti perintahnya.

6. Lelouch vi Brittania — Code Geass

10 Karakter Anime Ini Jadi Korban Kekejaman Keluarga Sendiri

Foto: HubPages

Lelouch adalah salah satu karakter anime paling manipulatif dan tidak punya hati. Tapi, perilaku kejamnya ini adalah hasil langsung penyiksaan yang dia terima saat masih kecil dari ayahnya, kaisar Britannia. Karena kaisar itu punya puluhan anak, dia memaksa mereka saling membunuh dan mengkhianati satu sama lain untuk mendapatkan kesempatan menjadi penerus takhta.

Ketika mengeluhkan metode ayahnya ini, dia dan adiknya diusir dari istana. Yang lebih buruk, Lelouch juga harus melihat ibunya dibunuh di depan matanya. Adiknya, Nunnally, jadi lumpuh dan buta akibat peristiwa itu. Lelouch kemudian melawan tirani ayahnya dan beberapa kali berhadapan langsung dengannya.

5. Ken Kaneki — Tokyo Ghoul

10 Karakter Anime Ini Jadi Korban Kekejaman Keluarga Sendiri

Foto: Ranker

Ketika kali pertama diperkenalkan Kaneki sepertinya adalah karakter kutu buku dan lemah lembut. Seiring berjalannya cerita serial ini, penggemar pun tahu kalau kepribadiannya yang pemalu dan introvert adalah akibat penyiksaan yang dia alami sepanjang hidupnya. Saat masih kecil, Kaneki dipukuli dan disiksa ibunya ketika wanita itu dibuat marah anaknya itu.

Kaneki berusaha menekan ingatan penyiksaan yang dilakukan ibunya itu. Ini terbukti efektif selama bertahu-tahun. Sayang, penderitaannya tidak berhenti di sini. Setelah ibunya meninggal, dia diadopsi tantennya yang tak kalah abusive-nya. Iri dengan Kaneki yang lebih sukses dari anaknya sendiri, tantenya itu suka memukuli dan membuat Kaneki kelaparan selama tinggal bersamanya.

4. Nina Tucker — Fullmetal Alchemist: Brotherhood

10 Karakter Anime Ini Jadi Korban Kekejaman Keluarga Sendiri

Foto: CBR

Serial ini punya banyak karakter yang memenuhi peran orangtua abai dan abusive. Meski begitu, tidak ada orangtua yang bisa menandingi kekejaman Shou Tucker. Dia pernah dikenal sebagai pakar chimera yang terkenal. Putrinya, Nina, harus tumbuh tanpa seorang ibu karena Shou menggunakan istrinya itu untuk menciptakan chimera yang bisa berbicara ketika Nina masih bayi.

Tidak senang membuat anaknya hidup tanpa seorang ibu, Shou memutuskan menggunakan Nina seperti yang dia lakukan pada ibunya. Shou mengombinasikan Nina dengan anjingnya. Ini menciptakan chimera yang bisa berbicara yang kemudian menderita kematian yang pelan-pelan dan menyakitkan.

3. Shinji Ikari — Neon Genesis Evangelion

10 Karakter Anime Ini Jadi Korban Kekejaman Keluarga Sendiri

Foto: Tripboba

Selain mempertaruhkan semuanya demi sebuah peluang membangkitkan kembali istrinya, Gendo Ikari juga dikenal atas kekejamannya saat membesarkan anaknya, Shinji. Gendo menghabiskan sebagian waktunya mengabaikan Shinji. Dia hanya bicara kepada anaknya itu kalau dia butuh sesuatu.

Meski tahu bahaya memaksa anaknya masuk ke Eva, Gendo juga selalu mencaci maki anaknya itu atas kegagalannya. Penggemar serial ini tahu betul konsekuensi mengerikan keterampilan pola asuh Gendo itu terhadap psikis Shinji. Dia tumbuh menjadi salah satu protagonis terburuk di anime karena didera gangguan mental dan punya masalah perilaku.

2. Shoto Todoroki — My Hero Academia

10 Karakter Anime Ini Jadi Korban Kekejaman Keluarga Sendiri

Foto: Anime-Internet

Menjadi anak pahlawan nomor dua di Jepang seharusnya menjadi alasan bagi Shoto untuk menjadi salah satu karkater paling bahagia di serial ini. Sayang, dengan Endeavor sebagai ayahnya, Shoto hanya menderita rasa sakit, penderitaan, dan trauma berkepanjangan. Enji terobsesi dengan anak-anaknya bisa melampaui All Might dan berhasil di mana dia tidak bisa melakukannya.

Terdorong keinginan ini, Endeavor menikahi Rei hanya karena Quirk berbasis esnya bisa memberikan kekuatan yang dibutuhkan anak-anaknya agar lebih baik darinya. Ketika Shoto lahir dengan kedua Quirk—es dan api, Endeavor segera mulai melatihnya sebagai senjata hidup melawan All Might. Dia melakukannya sementara menyiksa dan memukuli Rei. Ibu Shoto tidak tahan lagi, dia pun mengalami emotional breakdown. Itu melukai Shoto selamanya.

Baca Juga: 10 Pedang Anime Paling Buruk, Gampang Patah dan Biasa Saja

1. Gaara — Naruto

10 Karakter Anime Ini Jadi Korban Kekejaman Keluarga Sendiri

Foto: iitm

Bahkan sebelum Gaara lahir, kampung halamannya, Sunagakure, mengalami salah satu krisis ekonomi terburuk di dunia mereka. Ayah Gaara, Kazakage, merasa satu-satunya cara untuk membuktikan kalau Suna layak diberi misi lagi adalah menjadi yang terkuat. Proses berpikir inilah yang menyebabkannya menyegel Shukaku di tubuh Gaara. Dengan demikian, dia menyegel takdir anak itu.

Selain dibenci warga desanya, Gaara juga harus menghadapi ketakutan dan dendam keluarganya kepadanya. Kazekage sendiri berusaha membunuh anaknya itu dalam berbagai kesempatan. Gaara percaya kalau pamannya adalah satu-satunya orang yang menyayanginya. Tapi, dia kemudian mengkhianati keponakannya itudan berusaha membunuhnya. Ini melengkapi asal usul tragis karakter anime malang ini.


(alv)
Share: