Perbedaan Gaya Bahasa dan Gaya Hidup di Jaksel dan Jaktim

Perbedaan Gaya Bahasa dan Gaya Hidup di Jaksel dan Jaktim
Gaya hidup di Jaktim dan Jaksel berbeda, termasuk lokasi tempat mereka menghabiskan akhir pekan. Foto/Instagram @infobkt.jakarta, iNews
JAKARTA - Gaya hidup anak Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Timur (Jaktim) kerap dibandingkan satu sama lain.

Dari mulai gaya bahasa hingga lokasi tempat nongkrong, ada perbedaan khas antara anak-anak muda yang tinggal di Jaksel dan Jaktim. Berikut ini perbedaan gaya hidup hingga kondisi di Jaksel dan Jaktim.


1. Gaya Bahasa


Perbedaan Gaya Bahasa dan Gaya Hidup di Jaksel dan Jaktim

Foto: Hasil edit Twitter @txtdrjkt

Bahasa Jaksel merupakan gaya bahasa yang mencampurkan antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Sesuai namanya, bahasa ini biasa digunakan oleh anak Jaksel.

Berbeda dengan Jaksel, di Jaktim kita akan mendengar gaya bahasa yang unik. Anak muda di sana suka membalikkan kata bahasa Indonesia, baik dari segi huruf maupun suku kata. Misalnya, kata “enak” disebut menjadi “kane” dan “bisa” menjadi “sabi”.

2. Tata Ruang

Perbedaan Gaya Bahasa dan Gaya Hidup di Jaksel dan Jaktim

Foto: Okezone

Wilayah Jaksel identik dengan keberadaan gedung-gedung pencakar langit. Di Jaksel juga terdapat beberapa tempat yang menjadi pusat hiburan, belanja, dan kuliner terbesar di DKI Jakarta. Bagi kamu yang ingin merasakan vibes tinggal di kota besar dengan citra megah, maka Jaksel adalah tempat yang pas.

Bukannya gedung tinggi, di Jaktim kamu akan lebih banyak menemukan pepohonan rindang. Kota dengan wilayah terluas di Provinsi DKI Jakarta ini kadang dianggap lebih sejuk daripada Jaksel.

Baca Juga: 6 Tempat Nongkrong Hit di Jakarta Selatan dari Masa ke Masa

3. Akses Alat Transportasi

Perbedaan Gaya Bahasa dan Gaya Hidup di Jaksel dan Jaktim

Foto: SINDOnews

Untuk urusan akses transportasi umum, sebenarnya Jaktim lebih unggul sedikit dibanding wilayah Jaksel yang sangat berorientasi pada kendaraan pribadi, terutama mobil. Meski begitu, kedua wilayah tetap dilewati oleh TransJakarta, Mikrotrans, dan KRL. Hanya saja, MRT belum ada di wilayah Jaktim.

4. Tempat Nongkrong Favorit

Perbedaan Gaya Bahasa dan Gaya Hidup di Jaksel dan Jaktim

Foto: Okto Rizki Alpino/SINDOnews

Wilayah Jaksel dikenal lebih punya tempat nongkrong favorit anak muda Jakarta dibanding Jaktim, seperti Kemang, Senopati, dan daerah Kebayoran Baru seperti Blok M dan Blok A.

Bagi anak Jaktim, kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) merupakan salah satu pilihan favorit untuk menghabiskan waktu bersama teman. Selain tempatnya gratis, jajanan yang ada di sini harganya masih terbilang murah.

Baca Juga: 10 Drama Korea Horor Rating Tertinggi di MyDramalist Sepanjang 2020-2022

5. Gaya Hidup
halaman ke-1
Share: