7 Mitos tentang IQ, Kamu Perlu Tahu Biar Tidak Sesat!

7 Mitos tentang IQ, Kamu Perlu Tahu Biar Tidak Sesat!
Banyak mitos beredar seputar IQ dan kecerdasan, dan hal tersebut sudah dibukukan oleh psikolog Russel T. Warne. Foto/Getty Images
JAKARTA - Banyak beredar pendapat sesat atau mitos di tengah masyarakat seputar IQ, yang karena sering dan sudah terlalu lama beredar akhirnya dianggap sebagai sebuah kebenaran.

Berikut ini tujuh mitos atau hal yang tidak benar tentang IQ dan kecerdasan dikutip dari buku In the Know: 35 Myths About Human Intelligence yang ditulis oleh Russell T. Warne.

1. Manusia Punya Banyak Jenis Kecerdasan

7 Mitos tentang IQ, Kamu Perlu Tahu Biar Tidak Sesat!

Foto: Verywell Mind

Masyarakat mengenal delapan jenis kecerdasan yang dipopulerkan oleh Howard Gardner, yaitu kecerdasan linguistik, logika (matematis), intrapersonal, interpersonal, musikal, spasial, kinetik, dan naturalis.

Sayangnya, hal ini tidak didukung bukti yang kuat dari hasil penelitian psikologi terkait kemampuan kognitif. Selain itu, secara fundamental teori ini juga cacat logika sehingga tidak dapat digunakan sebagai teori ilmiah dan tidak bisa dipraktikkan dalam sebuah tes.

2. Laki-Laki Memiliki IQ Lebih Tinggi Dibanding Perempuan

7 Mitos tentang IQ, Kamu Perlu Tahu Biar Tidak Sesat!

Foto: iStockphoto

Jenis kelamin tidak ada kaitannya dengan kemampuan intelektual seseorang. Jadi mitos di atas sama sekali tidak didukung bukti akurat.

3. Intervensi Sosial Bisa Mengubah IQ Secara Drastis

7 Mitos tentang IQ, Kamu Perlu Tahu Biar Tidak Sesat!

Foto:MART production/Pexels

Berbagai saran untuk meningkatkan kecerdasan bisa saja dilakukan, tapi akan sulit membuat IQ naik secara drastis, apalagi menjadi permanen. Kalau kamu berhenti melakukan kegiatan seperti yang disarankan tersebut, maka IQ bisa kembali menurun.

Cara terbaik untuk meningkatkan IQ adalah dengan melakukan peningkatan akademik, sosial, dan kesehatan secara terus-menerus (jangka panjang) selama masa kanak-kanak dan remaja.

4. Lingkungan Tidak Memengaruhi Penurunan IQ

7 Mitos tentang IQ, Kamu Perlu Tahu Biar Tidak Sesat!

Foto: KBS

Faktanya, anak yang tumbuh di lingkungan yang buruk bisa mengalami penurunan IQ dan mendapat efek negatif jangka panjang. Meski begitu, jika ia dipindahkan ke lingkungan yang baik, maka tingkat IQ-nya bisa diperbaiki.

Baca Juga: Ini 4 Perbedaan IQ dan EQ Biar Kamu Tidak Bingung

5. Sekolah yang Berkualitas Bisa Membuat Semua Anak Mahir Secara Akademik

7 Mitos tentang IQ, Kamu Perlu Tahu Biar Tidak Sesat!

Foto: Getty Images

Ini pernyataan yang salah. Tidak semua anak bisa menguasai pelajaran dengan baik alias punya kemampuan akademik yang bagus. Ini karena tingkat IQ yang terkait dengan kemampuan akademik juga dipengaruhi oleh gen atau keturunan.
halaman ke-1
Share: