10 Penjahat Film Marvel yang Lebih Populer Ketimbang Jagoannya

3. Agatha Harkness
10 Penjahat Film Marvel yang Lebih Populer Ketimbang Jagoannya

Penjahat utama di serial WandaVision di Disney+ ini adalah orang yang menyebabkan semua kekacauan di Westview. Agatha Harkness memanipulasi jalannya ke rumah tangga Vision, berusah mempelajari rahasia sihir kekacauan Wanda. Tapi, sementara dia mungkin haus kuasa dan penyihir yang licik, anehya, dia tetap menyenangkan.

Sebagian, ini karena alter-egonya, Agnes. Dia memaksa Wanda menghadapi sejumlah kebenaran yang sulit dan mengajarinya pelajaran yang sulit. Dia adalah penjahat yang menarik. Dengan mempertimbangkan nasibnya di akhir WandaVision, dia bisa tampil lagi.

2. Xu Wenwu
10 Penjahat Film Marvel yang Lebih Populer Ketimbang Jagoannya

Penggemar penjahat klasik Iron Man, Mandarin, marah atas intepretasi karakter itu di MCU lewat film Iron Man 3. Namun, akhirnya, Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings akhirnya menyelesaikan masalah ini. Film ini membawa kembali Mandarin dengan cara yang lebih baik.

Xu Wenwu bukan hanya panglima perang kuno kuat yang memakai Ten Ring sebagai senjata yang nyaris tidak bisa dihentikan. Dia juga seorang pria berduka yang membuat pilihan yang salah setelah kematian istri yang sangat dicintainya. Antagonis yang kompleks dan karakter yang tragis, Wenwu telah mendapatkan tempatnya di jajaran penjahat terbaik MCU.

Baca Juga: Kekuatan dan Peran Masing-Masing Anggota Eternals Menurut Produsernya

1. Thanos
10 Penjahat Film Marvel yang Lebih Populer Ketimbang Jagoannya

Tiga fase pertama MCU membawa ke satu konfrontasi—pertempuran Avengers melawan musuh terburuk mereka, Thanos. Yang menarik, Thanos versi MCU ini berbeda dengan Thanos versi komik. Di komik, Thanos yang jatuh cinta dengan Death berharap mendapatkan balasan atas cintanya dengan memberikannya lebih dari yang pernah diberikan makhluk lain. Tujuannya adalah memusnahkan setiap makhluk hidup.

Sementara, Thanos versi MCU berharap bisa memusnahkan separuh populasi semesta karena nasib dunianya sendiri, Titan. Argumentasinya ini berakar pada fakta banyak negara yang berjuang dengan overpoulasi dan kurangnya sumber daya. Sementara genosida bukanlah jawbaannya, ini membuat Thanos jadi relatable. Dia benar-benar peduli dengan putri angkatnya, Gamora. Antara ini dan kekuatan besarnya, Thanos mendapatkan apresiasi dari banyak penggemar.


(alv)
halaman ke-3
Share: