Rencana SM Entertainment untuk Irene dan Red Velvet Selepas Kasus Perisakan

Rencana SM Entertainment untuk Irene dan Red Velvet Selepas Kasus Perisakan
Kasus tuduhan perisakan yang dilakukan Irene membuat Red Velvet rehat sejenak dan fokus pada rencana masa depan. Foto/SM Entertainment
SEOUL - CEO SM Entertaimen t Lee Sung-soo belum lama ini menggelar konferensi pers COMEUP 2020 untuk menjelaskan rencana masa depan grup-grup mereka.

Salah satu yang disebut adalah rencana comeback Red Velvet, selepas kasus tuduhan perisakan yang dilakukan salah satu personelnya, Irene, pada salah satu stafnya. (Baca Juga: Kasus Irene Red Velvet Ungkap Perisakan dan Standar Ganda Perempuan dalam K-Pop )

Sebelum mengungkap rencana tersebut, Sung-soo, mengutip dari Koreaboo, sebelumnya meminta maaf kepada staf yang dimaksud dan permintaan maaf sudah disampaikan secara langsung.

Rencana SM Entertainment untuk Irene dan Red Velvet Selepas Kasus Perisakan

Foto: SM Entertainment



Selanjutnya, Sung-soo pun menyebut bahwa Red Velvet akan comeback dengan citra yang berbeda.

"Mereka (Red Velvet) akan kembali dengan citra yang lebih dewasa (bijak). Saya harap masyarakat bisa mendukung, menunggu, dan menunjukkan antuasiasme pada grup ini," ungkap Lee Sung-soo.

Album terakhir Red Velvet sebagai grup adalah "Psycho" yang dirilis pada 2019. Meski begitu, tahun ini Irene dan Seulgi muncul sebagai unit I&S dan menyanyikan single "Monster".



Rencana SM Entertainment untuk Irene dan Red Velvet Selepas Kasus Perisakan

Foto: SM Entertainment

Sebelumnya, Wendy juga sempat hiatus karena cedera yang dialaminya pada akhir tahun 2019. (Baca Juga: 7 Fakta Wendy, Dewi Vokal Red Velvet yang Harus kamu Tahu )

Kita tunggu saja, seperti apa citra baru yang akan ditampilkan Red Velvet, terutama Irene.

(it)
Share: