10 Film Paling Rugi Besar di Box Office Selama 2022

Minggu, 01 Januari 2023 - 10:10 WIB

6. The Northman — USD69,6 Juta (Rp1 Triliun)



Foto: Daily Trojan

Robert Eggers sudah sukses dengan film-film sebelumnya. Misalnya, The Lighthouse yang dilihat sebagai masterpiece sinematik modern oleh banyak orang. Film teranyarnya, The Northman, menerima ulasan bersinar yang sama. Sayang, film ini jeblok saat dirilis di bioskop.

The Northman dibuat dengan perkiraan dana sebesar USD70—90 juta (Rp1—1,39 triliun), tapi, film ini tidak mencapai batasan itu di box office. Film itu hanya meraup USD69,9 juta, yang berada di bawah breaking even. Tapi, The Northman mendapatkan ulasan bagus dan jadi populer lewat VOD. Film itu kini dianggap menjadi salah satu film terbaik di 2022.

5. She Said — USD11,2 Juta (Rp174 Miliar)



Foto: The New York Times

Ada banyak alasan mengapa sebuah film jeblok di box office dan marketing adalah sebuah alasan besar. Kalau audiens yang disasar tidak mendengar tentang film itu, bagaimana mereka bisa menontonnya? Itu sepertinya adalah kasus dengan She Said, yang mengisahkan tentang dua reporter New York Times yang mengungkap berita yang memulai gerakan #MeToo di Hollywood.

She Said hanya meraup USD11,2 juta di box office yang artinya film itu gagal melampaui dananya yang mencapai USD32 juta (Rp497 miliar). Sayang, film itu dibangun untuk gagal karena kurangnya marketing dan bersaing dengan Black Panther: Wakanda Forever di box office. She Said adalah bukti nyata pentingnya marketing.

4. Amsterdam — USD31,2 Juta (Rp484,8 Miliar)



Foto: The New Yorker

Sejumlah film diharapkan sukses karena punya cast kelas A di dalamnya. Dipimpin Christian Bale, Margot Robbie, dan John David Washington, Amsterdam punya banyak momentum ke perilisannya pada Oktober lalu. Tapi, review jelek dan kompetisi box office membenamkan film itu.

Amsterdam menghabiskan biaya sekitar USD80 juta (Rp1,243 triliun) dan bahkan tidak menghasilkan angka yang dekat dengan dana itu. Thriller komedi itu hanya meraup USD31,2 juta dari penayangannya di bioskop. Film itu menjadi salah satu yang paling jeblok bagi banyak karier bintang tersebut.

3. Strange World — USD62,7 Juta (Rp974,2 Miliar)



Foto: The New York Times

Biasanya, sebuah film Disney yang dirilis di sekitar Thanksgiving adalah tiket menuju kesuksesan. Tapi, ini tidak terjadi pada Strange World yang memang mendapatkan marketing yang sangat kecil untuk menarik keluarga menontonnya. Selain itu, film ini juga tidak populer di pasar internasional karena menampilkan karakter utama dari kalangan LGBTQ+.

Tak heran kalau kemudian Strange World jadi jeblok. Film itu hanya meraup USD62,7 juta dari anggaran sekitar USD135—180 juta (Rp2—2,79 triliun). Strange World sudah ada di Disney+ bahkan tak sampai sebulan sejak film itu dirilis di bioskop. Jebloknya Strange World di box office meneruskan trend animasi Disney yang menurun performanya. Sepanjang 2022, animasi Disney tidak ada yang jadi hit.

2. Bros — USD14,8 Juta (Rp229,96 Miliar)



Foto: The New Yorker

Bros adalah film yang dianggap bersejarah. Ini adalah film komedi romantis mainstream pertama yang menampilkan dua karakter utamanya sebagai gay. Tapi, film itu jeblok di box office. Bros meraup USD14,8 juta dari biaya produksi sebesar USD22 juta (Rp341,8 miliar).

Meski ada banyak alasan mengapa film itu tidak tampil di box office, salah satu pemainnya, Billy Eicher, mengklaim kalau Bros jeblok karena film itu tentang hubungan dua orang pria. Dia menyuarakan opininya atas kurang suksesnya film itu di Twitter. Meski gagal di box office, Bros menerima ulasan positif dari kritikus.
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. SINDOnews.com tidak terlibat dalam materi konten ini.
Terpopuler
Berita Terkini More