10 Penjahat Anime yang Tobat Ini seharusnya Tetap Jahat

10 Penjahat Anime yang Tobat Ini seharusnya Tetap Jahat
Anime suka membuat penjahatnya bertobat. Meskipun pertobatan itu terasa dipaksakan dan mengorbankan karakterisasinya atau plot serial itu secara keseluruhan. Seperti pertobatan Jenderal Theo Magath ini. (Foto: YouTube)
Banyak penjahat anime yang langsung disukai penggemar karena kekuatan, karisma, dan desain karakternya. Bahkan, para penggemar ini tidak rela melihat mereka kalah atau menghilang. Makanya, penulis sering meng-casting ulang mereka sebagai pahlawan.

Para penjahat ini banyak yang kemudian bertobat dan menjadi karakter yang baik. Tapi, tidak semua penebusan itu terasa masuk akal. Ada sejumlah karakter pennjahat yang bertobat dirasa lebih baik tetap menjadi penjahat ketimbang menjadi sekutu jagoan di serial itu.

Karakter penjahat tobat itu lebih baik tetap jahat demi plot atau konsistensi cerita itu. Terlebih, tidak semua penebusan atau pertobatan itu dilakukan dengan baik di serialnya. Siapa saja karakter penjahat anime yang tobat tapi seharusnya tetap jahat? Mengutip CBR, berikut ulasannya!

Baca Juga: 7 Karakter Cowok Anime Ini Sangat Suka Bersih-bersih

10. Satsuki Kiryuin — Kill la Kill
10 Penjahat Anime yang Tobat Ini seharusnya Tetap Jahat

Foto: CBR

Satsuki adalah antagonis di awal serial ini. Meski mengklaim bertanggung jawab atas kematian ayah Ryuko, dia kemudian mengakui sebaliknya. Sementara Satsuki adalah sekutu hebat dalam melawan Ragyo, banyak kejahatannya yang tidak bisa diabaikan.

Misalnya, dia memerintah Akademi Honnoji dengan tangan besi. Dia menghukum keluarga yang anak-anaknya tidak tampil baik di sekolah dan menyanjung-nyanjung yang berprestasi. Hierarki ini sama sekali tidak adil dan menyebabkan kemiskinan.

9. Mayuri Kurotsuchi — Bleach
10 Penjahat Anime yang Tobat Ini seharusnya Tetap Jahat

Foto: Bleach Wiki – Fandom

Mayuri adalah kapten Gotei 13. Dia merupakan orang yang paling bejat di Dunia Roh. Dia bereksperimen terhadpa Quincy demi risetnya sendiri. Dia menikmati penderitaan yang terlibat di dalamnya.

Meski kejam, Mayuri tidak pernah dimintai pertanggungjawaban, bertobat, atau bahkan meminta maaf atas tindakannya. Sebaliknya, dia lebih puas menggunakan Zankupato-nya untuk menetralkan musuh dan sekutu. Sebagai pemimpin riset dan pengembangan, kejahatannya sering diremehkan demi kontribusinya.
halaman ke-1
Share: