KKN di Desa Penari Jadi Film Indonesia Terlaris, Kini Incar Rekor Avengers

KKN di Desa Penari Jadi Film Indonesia Terlaris, Kini Incar Rekor Avengers
KKN di Desa Penari menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa dan bisa saja melebihi jumlah penonton Avengers: Infinity War. Foto/MD Entertainment
JAKARTA - Film KKN di Desa Penari pada hari ini (19/5) telah mencetak angka tujuh juta penonton, yang artinya resmi menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Pengumuman jumlah penonton terbaru itu diunggah oleh akun Instagram resmi @md_entertainment. "7.000.000 orang telah bertemu Badarawuhi," demikian unggahan di akun tersebut. Badarawuhi adalah makhluk halus penunggu desa yang diceritakan dalam film horor tersebut.

Dengan pencapaian itu, KKN di Desa Penari menyingkirkan Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa. Film komedi yang dirilis pada 2016 itu meraih jumlah penonton 6,85 juta.

Mengingat antusiasme masyarakat yang masih tinggi terhadap KKN di Desa Penari, film ini pun kini siap mengincar posisi film impor terlaris ketiga sepanjang masa di Indonesia. Posisi tersebut kini dipegang oleh Avengers: Infinity War (2018) dengan total 8,1 juta penonton.

KKN di Desa Penari Jadi Film Indonesia Terlaris, Kini Incar Rekor Avengers

Foto: Instagram @md_entertainment

Adapun menurut catatan akun Twitter @bicaraboxoffice, dua film impor terlaris di Indonesia sepanjang masa kini dipegang oleh Avengers: Endgame (2019) sebanyak 11,2 juta dan Spiderman: No Way Home (2021) sebanyak 8,4 juta penonton (sumber lain mencatat angkanya mencapai 8,7 juta penonton).



Kesuksesan KKN di Desa Penari menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa sangat luar biasa mengingat masa pandemi belum berakhir di Tanah Air. Atas fakta ini MD Entertainment pun optimistis film yang mereka produksi tersebut bisa menjadi momen kebangkitan film Indonesia.

Baca Juga: 10 Film Horor Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Nomor 1 KKN di Desa Penari

"7 juta penonton adalah bukti nyata tingginya kesadaran dan semangat masyarakat untuk menghargai karya anak bangsa," tulis rumah produksi asuhan Manoj Punjabi itu dalam akun Instagram-nya.
halaman ke-1
Share: