9 Film Lama Marvel yang Sama Bagusnya dengan Franchise MCU

9 Film Lama Marvel yang Sama Bagusnya dengan Franchise MCU
Sebelum Marvel Cinematic Universe diluncurkan, Marvel telah merilis sejumlah film superhero yang beberapa di antaranya bisa disejajarkan dengan film modern. (Foto: Fandom)
Marvel punya sejarah panjang di dunia layar lebar. Jauh sebelum Marvel Cinematic Universe (MCU) lahir, mereka telah menelurkan sejumlah film layar lebar yang beberapa di antaranya telah masuk kategori klasik. Memang, MCU telah menyempurnakan formula film superhero, tapi film sebelum MCU tidak bisa disepelekan begitu saja.

Tanpa kehadiran film-film tersebut, MCU tidak akan bisa seperti sekarang. Bahkan, sejumlah film lawas itu malah menjadi tonggak bagi film superhero modern. Mereka menjadi pemandu film-film tersebut hingga menjadi modern seperti sekarang ini.

Sementara tidak semua film itu menua dengan sempurna, film-film ini masih sejajar—bahkan lebih bagus—dengan film MCU sekarang. Apa saja film-film tersebut? Mengutip CBR, berikut 9 film lawas Marvel yang sebagus MCU.

Baca Juga: 10 Penjahat Paling Lemah yang Tampil di Film Marvel

9. Punisher: War Zone
9 Film Lama Marvel yang Sama Bagusnya dengan Franchise MCU

The Punisher jelas merupakan karakter komik Marvel yang paling gampang diadaptasi. Kalau bukan karena label Marvel, film Frank Castle bakal tidak berbeda dari vigilante urban yang mendominasi genre action sejak 70-an. Alih-alih menyangkal paralel ini dan berusaha menjadi lebih dari sekadar pembantain vigilante, Punisher: War Zone merangkulnya.

War Zone adalah film paling keras di antara 3 film Punisher. Tak seperti pendahulunya, War Zone tidak menahan darah dan kebrutalan. Meski tidak secerdas serial di Netflix, War Zone adalah film yang paling menyenangkan dan menghibur dari mereka semua.

8. Howard the Duck
9 Film Lama Marvel yang Sama Bagusnya dengan Franchise MCU

Sejak 1986, Howard the Duck selalu masuk daftar film komik terburuk versi apa pun. Alasannya karena komedinya yang aneh, efek yang jelek dan tone yang berlebihan. Ini membuat Howard the Duck terdengar tidak bisa ditonton. Terlebih, Howard the Duck adalah rasa yang dipaksakan.

Tapi, perlahan, Howard mendapatkan audiens-nya. Baik ironi dan benar-benar baik, karakter ini telah diterima dalam puluhan tahun setelah film gagal itu. Meski tidak sesopan komiknya, Howard the Duck adalah komedi aneh tapi nikmat yang tidak ingin dibuat MCU sekarang.

7. Daredevil
9 Film Lama Marvel yang Sama Bagusnya dengan Franchise MCU

Ketika dirilis pada 2003, Daredevil dicaci maki kritikus dan penggemar karena lajunya yang terburu-buru, plot yang tidak selesai dan gertakan ompongnya. Ini kemudian dijawab di director’s cut di DVD. Versi ini dianggap lebih baik. Versi ini bahkan dianggap sebagai salah satu film supehero terbaik di masanya.

Selain director’s cut, Daredevil diangkat oleh cast kuatnya, visual uniknya, aksinya dan bagaimana mereka sepenuhnya mengadaptasi komik. Meskipun dibuat sebaik serial Daredevil di Netflix, film ini masih menjual kreativitas dan imajinasi realism kelam komiknya. Untungnya, versi director’s cut Daredevil itu punya semuanya.

6. X-Men
9 Film Lama Marvel yang Sama Bagusnya dengan Franchise MCU

Diluncurkan dua tahun sebelum Spider-Man, X-Men membantu memandu hype superhero Milenium Baru. Spider-Man (2202) dengan bangga merangkul keanehan materi sumbernya, tapi X-Men pergi ke arah sebaliknya. Alih-alih menjadi petualangan fantastis, para mutan diam-diam memperjuangkan masa depan mereka dalam setting kontemporer.

Sementara tren gelap dan kelam melampaui sambutannya, X-Men adalah salah satu film superhero pertama yang melegitimasi estetika. Meskipun ada skandal di luar yang mengaitkan sutradara kontroversialnya, X-Men tetap bertahan. Ini semua berkat cast ansambel yang mengagumkan, aksinya dan komentarnya atas beragam isu seperti identitas dan ras.

5. X2: X-Men United
9 Film Lama Marvel yang Sama Bagusnya dengan Franchise MCU

Hanya sedikit film superhero yang memperlihatkan pahlawan dan musuhnya bertarung bersama untuk menghadapi ancaman yang lebih kuat. Ini adalah plot yang jarang dipakai. X2: X-Men United adalah satu dari sedikit cerita tersebut. X2 melakukan pekerjaannya sebagai sekuel dan film keroyokan yang degnan baik sampai kedatangan Captain America: Civil War.

Diangkat dari peristiwa God Loves, Man Kills, X2 membawa kembali bintang asli dan menambahkan banyak lagi. Meski cast-nya bertambah besar, X2 menyeimbangkan masa layar semuanya dengan memaparkan karakter yang sudah mapan dan memperkenalkan karakter baru. X2 lebih padat aksi dan menarik ketimbang pendahulunya.

4. The Wolverine
9 Film Lama Marvel yang Sama Bagusnya dengan Franchise MCU

Menyusul kesuksesan X-Men, masuk akal bagi studio untuk memperluas franchise dan bintang karakter terpopulernya, Wolverine. Sementara Logan dianggap sebagai masa terbaik Hugh Jackman sebagai Wolverine, The Wolverine cenderung diabaikan. Ini memalukan karena The Wolverine membuat banyak hal benar.

Dengan banyak cara, The Wolverine adalah perantara sempurna antara X-Men Origins: Wolverine yang so-bad-it’s-good dan Logan yang tragis. The Wolverine tidak takut menggunakan keanehan komik seperti mutan dan ninja demi mempelajari pria yang tidak bisa mati.

3. Spider-Man 2
9 Film Lama Marvel yang Sama Bagusnya dengan Franchise MCU

Pada awal 2000-an, satu-satunya yang lebih langka ketimbang sekuel film superhero adalah yang bagus. Spider-Man 2 menentang ekspektasi dengan melampaui Spider-Man dan menjadi salah satu film superhero terbaik yang pernah dibuat. Terlebih, Spider-Man 2 memperlihatkan bagaimana titik terendah superhero bisa membuat cerita yang bagus.

Spider-Man 2 mengikuti kejatuhan Spider-Man dan Peter Parker. Pertaruhan tinggi yang dituntut gaya hidup superhero memperburuk kehidupan pribadi Peter yang mulai rubuh. Menyaksikan Peter menyelesaikan masalahnya sebagai dirinya sendiri dan Spider-Man tetap menjadi salah satu comeback terbaik genre superhero. Spider-Man 2 masih mengagumkan dan menginspirasi audiens sampai sekarang.

2. Spider-Man
9 Film Lama Marvel yang Sama Bagusnya dengan Franchise MCU

Spider-Man menyolidkan tempat film superhero di hiburan mainstream. Pengaruh Spider-Man masihi bisa dilihat dan dirasakan di MCU modern. Spider-Man menceritakan ulang kisah asal usul klask Peter Parker dengan begitu sempurna dan kemudian ditiru film superhero yang lebih baru.

Spider-Man setia dengan tema yang sudah akrab. Seperti bentrokan antara yang baik dan jahat serta tanggung jawab atas kekuatan, tapi menceritakan ulang dengan cantik. Pembuatan film dan gaya visual unik Sam Raimi melengkapi bagian pertama trilogi ikoniknya dengan segala cara.

Baca Juga: Teori: Blade akan Gantikan Peran Nick Fury di Film Marvel

1. Blade
9 Film Lama Marvel yang Sama Bagusnya dengan Franchise MCU

Blade adalah tonggak film superhero modern. Tanpa kesuksesan Blade, film superhero masa kini mungkin tidak ada. Blade lebih dari sekadar artefak genre dan relik era 90-an. Blade padat aksi, pembasmi iblis yang dibintangi Wesley Snipes di puncaknya. Blade adalah campuran aksi dan horor yang tidak lekang waktu.

Sebagai film superhero, Blade adalah salah satu film yang unik secara visual di genre ini. Blade dengan sempurna mewujudkan campuran sci-fi dan supranatural komik sementara memodernisasi elemen yang lebih tua. Keren dan keras, Blade adalah film action/horor rating dewasa dan adaptasi komik. Marvel akan me-reboot Blade dengan dibintangi Mahershala Ali.


(alv)
Share: