Survei: 9 dari 10 Fans K-Pop Minta Industri Hiburan Ikut Selamatkan Bumi dari Krisis Iklim

Survei: 9 dari 10 Fans K-Pop Minta Industri Hiburan Ikut Selamatkan Bumi dari Krisis Iklim
MAMAMOO membawa isu tentang lingkungan dalam video musik Hip yang dirilis setahun lalu. Foto/YouTube MAMAMOO
JAKARTA - Kpop4planet, sebagai platform aksi iklim yang diinisiasi oleh para penggemar K-pop, meluncurkan kampanye “No K-pop on a Dead Planet” yang menyerukan kepada para praktisi di dalam industri K-pop untuk melakukan aksi nyata terhadap krisis iklim.

Kampanye ini mencoba mendengarkan para penggemar K-pop dan mendorong industri K-pop untuk melakukan perubahan dalam menjalankan bisnis mereka. Kampanye ini menargetkan para raksasa hiburan K-pop seperti HYBE (sebelumnya Big Hit Entertainment), YG Entertainment , SM Entertainment , dan JYP Entertainment agar tidak hanya mengejar kesuksesan musik secara global, tapi juga mau bertindak untuk mengatasi krisis iklim yang mengancam keselamatan manusia, planet bumi, sekaligus industri K-pop dan seluruh penggemar K-pop di seluruh dunia.

Kampanye ini sejalan dengan agenda perundingan perubahan iklim (UNFCCC) COP-26 di Glasgow, Inggris, yang akan akan digelar pada 1 November mendatang. Dalam pertemuan ini akan dibahas komitmen para pemimpin-pemimpin negara untuk menyatakan target penanganan krisis iklim mereka.

Dalam survei yang dilakukan Kpop4planet pada Juni-Juli 2021, sebanyak 367 penggemar K-pop dari berbagai negara memberikan suara mereka untuk masalah krisis iklim dunia. Responden sebanyak 102 orang berasal Korea Selatan, dan sisanya berasal dari berbagai negara, juga fandom. Hasil survei menemukan, sebanyak 9 dari 10 penggemar K-pop setuju perlu adanya budaya yang lebih ramah lingkungan dalam komunitas K-pop.



Survei: 9 dari 10 Fans K-Pop Minta Industri Hiburan Ikut Selamatkan Bumi dari Krisis Iklim

Foto: Chung Sung-Jun/Getty Images

Dalam pertanyaan survei yang diajukan mengenai siapa yang berperan penting dalam membawa industri K-pop menjadi lebih ramah lingkungan, sebanyak 95,6% suara menyebut perusahaan hiburan sebagai pemain utama untuk menunjukkan perubahan positif, kemudian 59,4% oleh para penggemar, dan 39,5% menyatakan harus dilakukan oleh para artis.

“Dulu korban bencana iklim sering berada di negara-negara berkembang saja, tetapi kali ini berbeda. Rangkaian kebakaran hutan dan gelombang panas yang serius di Amerika Utara dan banjir di Eropa Barat, China dan Afrika telah menunjukkan bahwa tidak ada tempat yang aman dari dampak krisis iklim,” ungkap Nurul Sarifah, penyelenggara Kpop4planet, mengutip dari siaran pers.

“Kami fans K-pop tidak ingin menjadi ‘generasi terakhir’ yang bisa menikmati K-pop. Kami ingin bernyanyi dan bertemu idola kami dengan saling menguatkan dan berjuang melawan krisis iklim. Yang seharusnya juga didukung penuh oleh perusahaan tempat para idola kami bernaung,” lanjut Nurul.

BLINK sebutan untuk fandom BLACKPINK , belakangan diketahui semakin banyak terlibat dalam aksi-aksi iklim melalui kegiatan daringmaupun luring. Hal ini dipicu setelah grup ini dipilih sebagai duta resmi COP 26 tahun ini.
halaman ke-1
Share: