KAMPUS

AJI: Pers Mahasiswa Tidak Boleh Dihalangi saat Laksanakan Tugasnya

AJI: Pers Mahasiswa Tidak Boleh Dihalangi saat Laksanakan Tugasnya
Anggota pers kampus atau pers mahasiswa semestinya punya hak yang sama dengan jurnalis media massa. Foto/Mihajlo Maricic, Getty Images
Jakarta - Pada Kamis (10/8) seluruh mahasiswamengadakan aksi turun ke jalan untuk menolak UU Omnimbus LawCipta Kerja (Ciptaker).

Tak hanya mahasiswa aksi ini juga diikuti oleh buruh dan aktivis lingkungan di beberapa daerah. Aksi unjuk rasa ini tidak berjalan mulus karena terjadi kekerasan serta penangkapan terhadap jurnalis dan beberapa anggota pers mahasiswa.

Sasmito dari tim advokasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengungkapkan anggota lembaga pers mahasiswa yang ditahan berdasarkan datayang sudah terverifikasi jumlahnya 6 orang berdasarkan laporan dari AJI kota.

Dari seluruh kasus yang diterima oleh AJI, pelakunya adalah kepolisian. “Polisi menjadi lawan kebebasan pers,” ungkap Sasmito.



AJI: Pers Mahasiswa Tidak Boleh Dihalangi saat Laksanakan Tugasnya

Foto:freedomforuminstitute.org

AJI sangat menyangkan adanya kasus penangkapan dan juga kekerasan kepada jurnalis maupun anggota pers mahasiswa (persma). (Baca Juga:Viral Curhat Mahasiswa dapat Dosen Pembimbing Galak, Ini Tips Lancar Berhadapan dengan Dospem Skripsi)

“Dalam Undang-Undang Pers pasal 1 ayat 4 yaitu wartawan adalah orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik. Teman-teman persma rutin mengikuti kegiatan jurnalistik, itu sudah bisa dikatakan sebagai wartawan," ujarnya.



Selanjutnya, Sasmito juga menyebut pasal 4 ayat 3, yaitu menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi. Juga pasal 8, yaitu dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum.
halaman ke-1 dari 2
Artikel Terkait
TULIS KOMENTAR ANDA!
Artikel Gen SINDO
  • Hai teman teman...

    Kami mengajak untuk mengembangkan bakat kamu menulis dengan mengirimkan artikel dalam bentuk word dengan panjang tulisan minimum 4000 karakter.

    Sertakan juga foto yang mendukung artikel kamu, identitas, serta foto terbaru kamu.

    Tunggu apalagi, segera kirim tulisan kamu ke :

    gensindo[dot]mail[at]gmail[dot]com
Terpopuler
  • Visit Our Page :
  • Facebook
  • Twitter
  • Rss