5 Karakter yang Ciptakan Gaya Pernapasan Sendiri di Kimetsu no Yaiba

Minggu, 03 April 2022 - 00:00 WIB
Ada sejumlah karakter di Kimetsu no Yaiba, baik Pembasmi Iblis level rendah dan Hashira yang mengembangkan teknik pernapasan mereka sendiri untuk melawan iblis. (Foto: Pinterest)
Teknik pernapasan adalah sistem kekuatan utama Pembasmi Iblis di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba . Teknik ini sudah dilakoni selama ratusan tahun. Pencetus teknik ini adalah Yoriichi Tsugikani. Dia menciptakan teknik pernapasan matahari yang mampu mengimbangi kekuatan para iblis.

Selama ratusan tahun, teknik ini terus berkembang. Para Pembasmi Iblis mulai mengembangkan teknik mereka sendiri dan menurunkannya kepada murid-muridnya, sementara teknik asalnya malah tidak dipakai lagi. Teknik pernapasan umum yang dipakai di Pembasmi Iblis adalah teknik pernapasan air, angin, api, petir, dan batu. Sementara, ada sejumlah karakter yang menciptakan sendiri teknik pernapasan mereka karena teknik yang ada tidak pas untuk karakteristrik kepribadian mereka.

Teknik pernapasan ini berguna bagi Pembasmi Iblis untuk mengimbangi kekuatan iblis. Dengan mengendalikan pernapasan dan gerakan mereka secara tepat, para Pembasmi Iblis mampu meningkatkan kemahiran berpedang mereka. Mereka juga bisa mencapai level kekuatan yang bisa mengimbangi kekuatan para iblis. Mengutip Game Rant, berikut karakter yang menciptakan teknik pernasapan sendiri.



1. Inosuke Hashibira





Dibesarkan di hutan oleh celeng atau babi hutan liar, Inosuke tidak pernah belajar membaca, apalagi menghunus sebilah pedang. Yang dia pelajari adalah bertarung seperti hewan liar. Jadi, ketika dia mengalahkan seorang Pembasmi Iblis yang kebetulan lewat, Inosuke jadi tertarik pada keterampilan berpedang. Tapi, dia melakukannya dengan preferensi kebinatangannya.

Demikianlah akhirnya teknik pernapasan hewan lahir. Inosuke tidak hanya menyesuaikan pedang Nichirin-nya dengan membuatnya jadi lebih seperti gergaji. Dia juga menghunus 2 pedang sekaligus. Modifikasi ini dimaksudkan untuk meniru taring hewan liar, menyobek dan mencabik dengan sembrono. Gaya ini juga pas dengan kegesitan dan indera kuat Inosuke, dengan sejumlah bentuknya melibatkan jurus udara dan satu didedikasikan untuk menemukan musuh.

2. Shinobu Kocho



Sementara aslinya dilatih dengan teknik pernapasan bunga, Shinobu akhirnya menemukan kalau dia tidak bisa memenggal kepala iblis karena perawakannya yang kecil. Kelemahan ini biasanya menjadi akhir karier pembasmian iblis. Tapi, Shinobu punya kesempatan lain karena keahliannya membuat racun. Jadi, melalui keterampilan kimia dan tekadnya, dia menemukan gaya pernapasan serangga. Dia juga berhasil menjadi seorang Hashira.

Pusat pernapasan serangga adalah racun. Ini membuatnya menjadi gaya intensif yang paling dipersiapkan. Shinobu menyimpan campuran racun di sarung pedangnya. Dia menyesuaikan ramuannya tergantung pada iblis yang dia hadapi. Shinobu mengadaptasi pedang Nichirin-nya agar lebih runcing dan tipis untuk menyesuaikan racunnya itu. Ini untuk membantu fokus pernapasan serangga untuk menikam musuhnya untuk memasukkan racun ke tubuh mereka. Dengan kecepatan alami Shinobu, gaya ini juga bisa dipakai untuk melayang seperti kupu-kupu dan menyengat seperti lebah.

3. Tengen Uzui



Tengen punya pelatih perang lebih banyak dari Pembasmi Iblis lain. Tapi, pelatihannya itu sebenarnya adalah pelatihan mata-mata, bukan tarung langsung. Sebagai anggota keluarga ninja, dia telah menjalani pelatihan keras selama bertahun-tahun. Belum jelas apakah yang dilakukan Tengen setelah meninggalkan kehidupan ninjanya bersama ketiga istrinya. Namun, dia segera direkrut Kagaya Ubuyashiki, pemimpin Korps Pembasmi Iblis. Dengan perubahan karier seperti itu, Tengen harus mengadaptasi pelatihannya sebelumnya dan kepribadiannya ke teknik pernapasannya sendiri.

Sebagai seorang ninja, Tengen jelas punya ketertarikan pada suara. Yang tidak diduga, dia memilih jadi mencolok ketimbang licik. Pernapasan suaranya pas dengan pedang raksasa milik golok yang dihubungkan dengan rantai. Selain itu, bentknya juga pas dengan penggunaan bom kecil yang hanya bisa dilemparkan di tengah pertarungan dengan cepat oleh ninja seperti Tengen. Dengan mengombinasikan ledakan kecil dan pedang besar, pernapasan suara tidak hanya gaya yang berfokus pada serangan jarak jauh, tapi juga menjadi semencolok mungkin.

4. Mitsuri Kanroji



Latar belakang Mitsuri adalah salah satu yang tidak terlalu traumatis. Tapi, itu masih punya efek besar pada kepercayaan dirinya. Terutama, komposisi otot uniknya yang berarti dia dilihat terlalu kuat secara fisik untuk wanita. Dia pun dikucilkan cowok. Akhirnya, dia bergabung dengan Korps Pembasmi Iblis. Dia kemudian menemukan lingkungan yang menerima kekuatannya. Dia awalnya belajar pernapasan api di bawah arahan Kyojuro Rengoku. Tapi, kekuatan mentahnya tidak sesuai dengan gaya itu. Dia pun akhirnya mengembangkan gayanya sendiri.
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. SINDOnews.com tidak terlibat dalam materi konten ini.
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More