8 Karakter Guru Anime yang Keras terhadap Muridnya

Chainsaw Man adalah serial shounen baru yang memecah klise genre itu. Serial ini tidak punya busur pelatihan seperti ratusan shounen lain. Tapi, Kishibe masih menjadi sosok guru bagi Denji dan Power.

Kishibe terlihat seperti orang yang berjarak, dingin, dan jarang memperlihatkan emosi. Dia benci iblis dan demit, tapi meminggirkan praduganya itu untuk melatih mereka. Kishibe akhirnya melihat mereka sebagai teman dan mengungkapkan keprihatinan atas keselamatan mereka. Dia bahkan merawat kucing Power.

2. Kento Nanami — Jujutsu Kaisen

8 Karakter Guru Anime yang Keras terhadap Muridnya

Foto: Otakukart

Dibandingkan dengan kepribadian Satoru Gojo yang cuek dan santai, sepertinya Kento sudah menjadi nihilistik di usia tuanya. Tapi, Satoru lebih tua setahun darinya. Kento meninggalkan SMA Jujutsu untuk sementara waktu dan menjadi seorang karyawan. Tapi, pada akhirnya, dia kembali ke dunia sihir setelah menyimpulkan kalau terkungkung di dalam kubikel itu bodoh.

Kento membahas tentang kenyataan keras orang dewasa, menyebutnya sebagai serangkaian ketidaknyamanan tanpa akhir yang merampok jiwa muda orang. Kento peduli dengan kondisi Yuji dan tidak ingin melihatnya menyia-nyiakan masa mudanya demi dunia penyihir jujutsu. Dia mungkin muncul sebagai orang yang cuek dan acuh tak acuh, tapi sebenarnya, dia peduli pada muridnya itu.

Baca Juga: 7 Anime dengan Murid Pindahan yang Ternyata Overpowered

1. Kakashi Hatake — Naruto

8 Karakter Guru Anime yang Keras terhadap Muridnya

Foto: Share It Now

Kakashi adalah cowok keren sesungguhnya. Banyak penggemar yang bakalan suka kalau punya guru seperti dia di kehidupan nyata. Dia muncul seperti orang bosan dan selalu harus ada di tempat lain. Tapi, Kakashi sebenarnya peduli dengan mengajari murid-muridnya dan ingin agar mereka menyadari semua potensinya.

Kakashi tidak pernah memberikan jalan mudah bagi Naruto, Sasuke, dan Sakura. Setiap pelatihan memaksa para muridnya itu untuk mendorong batasan kemampuan mereka. Ini sering menyebabkan mereka menghabiskan seluruh hari mereka berusaha menyelesaikan tugas yang diberikan kepada mereka. Meski kekuatan itu penting, Kakashi ingin agar protégé-nya memahami nilai kerja tim di atas segalanya.


(alv)
halaman ke-2
Share: