Film Pendek Semu, Cara Sesat Mencari Bahagia

Film Pendek Semu, Cara Sesat Mencari Bahagia
Film pendek Semu menggambarkan tindakan meraih kesenangan dan kebahagiaan lewat tindakan ilegal. Foto/Genflix
JAKARTA - Setiap orang pasti menginginkan hidup bahagia. Tidak ada orang yang tidak ingin bahagia. Namun persepsi tentang kebahagiaan tentu berbeda bagi setiap orang.

Ada yang bisa memiliki sepeda impian sudah membuatnya bahagia. Ada pula yang sudah memiliki ALL NEW BMW 320i masih belum merasa bahagia. Namun ada yang sudah merasa bahagia dengan memiliki sahabat atau teman dekat. Singkatnya kebahagiaan itu personal. Tidak sama satu dengan lainnya.

Film pendek yang dirilis Genflix berjudul Semu menceritakan tokoh (Dewangga Alamsyah) yang merasakan kesepian dalam hidupnya. Dia tinggal di sebuah kamar yang seadanya dan berantakan, dengan jendela yang ditutupi koran dan lubang kecil untuk sekadar mengintip yang terjadi di luar rumah.

Tokoh merasakan kehampaan dalam hidupnya sehingga pikirannya sering berkelana ke mana-mana. Kerinduan memiliki teman dekat atau sahabat menjadi suara-suara yang kerap menganggu benak dan hatinya. Suara yang seakan selalu memanggilnya untuk datang dan hidup bahagia bersama.



Menilik jalan cerita, tokoh menghilangkan rasa kesepian dan sakit yang dialaminya dengan mengonsumsi narkoba. Narkoba yang dianggap memberi rasa bahagia meski sesaat. Terlihat tokoh menghadapi sakau akibat tidak menemukan serbuk yang dicarinya. Seketika ia merasa bahagia setelah mengonsumsi serbuk jahanam itu.

Film Pendek Semu, Cara Sesat Mencari Bahagia

Foto: Genflix

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mencatat 24.878 orang Indonesia yang terjerat penyalahgunaan narkoba sepanjang semester I tahun 2021. Jumlah ini diprediksikan bertambah terus hingga akhir tahun.

Terlebih terjadi tren yang meningkat pada kasus narkoba setiap jelang akhir tahun. Telah terjadi darurat narkoba karena Indonesia saat ini bukan sekadar menjadi tempat transit, tapi tujuan akhir.

Letak geografis Indonesia telah membuka banyak pintu atau titik entry bagi masuknya peredaran narkoba dari luar negeri. Berbagai modus penyelundupan yang ditemukan baik melalui darat, laut, dan udara. Sebagai contoh di pulau Kalimantan saja terdapat 88 jalur tikus yang biasa digunakan dalam peredaran dan penyelundupan sindikat narkoba internasional. Belum pulau lainnya.
halaman ke-1
Share: