Film

Dian Sastrowardoyo: Skenario Guru-Guru Gokil Hasil Wawancara Guru-guru di Pelosok

Dian Sastrowardoyo: Skenario Guru-Guru Gokil Hasil Wawancara Guru-guru di Pelosok
Gading Marten, Dian Sastrowardoyo, Faradina Mufti, Boris Bokir, dan Kevin Ardilova bermain dalam film Guru-guru Gokil. Foto/Base Entertainment
Jakarta - Banyak film berlatar suasana sekolah, tapi kebanyakan bercerita tentang romansa para muridnya. Film "Guru-guru Gokil" justru berbeda.

Film yang juga jadi karya pertama Dian Sastrowardoyo sebagai produser ini memilih mengangkat kehidupan dan konflik para guru yang mengajar di daerah pelosok, tapi tentunya dengan bumbu komedi.

Dalam film ini, diceritakan kisah para guru di daerah yang gajinya dirampok. Demi mendapatkan haknya, mereka pun berusaha melakukan investigasi ke sarang preman demi mengambil gaji mereka yang dicuri.

Selain gaji yang terhambat, para guru pun mesti kerja sambilan jadi pencuci mobil dan motor serta jualan makanan demi menyambung hidup. (Baca Juga:Dua Tipe Passion: Harmonis dan Obsesif, Kamu yang Mana?)



Dian Sastrowardoyo: Skenario

Foto: Netflix

Menurut Dian, film "Guru-guru Gokil" berusaha merepresentasikan permasalahan sehari-hari para guru di pelosok Indonesia, seperti harus melakukan pekerjaan sampingan, keterbatasan sumber daya manusia, sampai masalah asmara antara dua guru.

“Skrip film ini dibangun berdasarkan wawancara guru-guru di pelosok, seperti apa tantangannya? Apa yang terasa paling berat sebagai guru? Kira-kira apa yang paling bikin ini jadi pekerjaan yang palingrewarding? Apa, sih,happy-nya jadi guru?” ungkap Dian Sastrowardoyo saat acara “Belajar Bareng Guru-Guru Gokil” yang diadakan Netflix via platform YouTube, pada Selasa (11/8) sore.

Lebih lanjut Dian menjelaskan, jawaban yang didapatnya menarik. "Rata-rata semua orang yang bekerja jadi guru gak ada yang mengeruk keuntungan. Rata-rata karena panggilan hati,” tegasnya.



Lewat film ini, Dian dan para pemain lainnya pun berharap agar semua siswa bisa lebih menghargai perjuangan guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.
halaman ke-1 dari 2
Artikel Terkait
TULIS KOMENTAR ANDA!
Artikel Gen SINDO
  • Hai teman teman...

    Kami mengajak untuk mengembangkan bakat kamu menulis dengan mengirimkan artikel dalam bentuk word dengan panjang tulisan minimum 4000 karakter.

    Sertakan juga foto yang mendukung artikel kamu, identitas, serta foto terbaru kamu.

    Tunggu apalagi, segera kirim tulisan kamu ke :

    gensindo[dot]mail[at]gmail[dot]com
Terpopuler
  • Visit Our Page :
  • Facebook
  • Twitter
  • Rss