4 Kritikan untuk Reborn Rich, Drakor Rating Tinggi dari Song Joong-Ki

Tak cuma itu, dalam adegan lainnya, ada pula anak-anak yang menertawakan Do-jun yang jatuh. Ini menggambarkan bahwa bukan cuma orang dewasa yang mengerikan, tapi anak-anak di Turki juga sama tidak hormatnya.

Puncaknya adalah penggambaran pakaian orang Turki yang mirip orang Arab, berbeda dengan pakaian tradisional negara tersebut. Bahasa Arab yang digunakan dalam adegan juga salah. Ini menunjukkan betapa minimnya riset yang dilakukan tim Reborn Rich karena menganggap Turki adalah negara Arab, padahal negara tersebut masuk dalam kawasan Eurasia (gabungan Eropa dan Asia).

Perlu dicatat bahwa ini bukan pertama kalinya drama Korea memberikan penggambaran yang tidak sensitif terhadap negara lain. Indonesia, India, Thailand, Filipina, dan Vietnam juga pernah digambarkan dengan stereotipe buruk dalam drama Korea populer, antara lain Racket Boys, Big Mouth, dan Little Women.

3. Editing yang Berlebihan untuk Membuat Song Joong-Ki Terlihat Muda

4 Kritikan untuk Reborn Rich, Drakor Rating Tinggi dari Song Joong-Ki

Foto: JTBC

Dalam scene Do-jun yang masih mahasiswa, penonton merasa tim Reborn Rich terlalu berlebihan dalam mengoreksi kulit Song Joong-ki agar ia terlihat jauh lebih muda. Apalagi jika ia berhadapan dengan pemain lainnya yang lebih tua.

Ini sebenarnya bisa dipahami karena Joong-ki yang kini berusia 37 tahun harus memerankan lelaki berusia 20 tahun. Namun penonton menilai bahwa alih-alih memberikan filter berlebihan pada wajah Joong-ki, akan lebih baik jika sang aktor yang menggunakan kemampuan aktingnya untuk berperilaku layaknya anak muda usia 20-an tahun, untuk membedakan dengan Do-jun yang berusia 30-an tahun.

4. Catatan Buruk Pemain Pendukung, Sampai Dipenjara

4 Kritikan untuk Reborn Rich, Drakor Rating Tinggi dari Song Joong-Ki

Foto: JTBC

Yang satu ini tidak terkait dengan jalan cerita, melainkan catatan buruk dari salah satu pemeran pendukung Reborn Rich. Dia adalah aktor Yoon Je-moon yang berperan sebagai Jin Jeong-gi, anak tertua keluarga Sunyang.

Mengutip Kdramastars, Je-moon sudah tiga kali tercatat terkena kasus mengemudi dalam keadaan mabuk. Yang pertama adalah pada 2010, membuatnya didenda hingga 1,5 juta won (Rp17,6 juta).

Baca Juga: 16 Drama Korea yang Dianggap Terburuk pada 2022, Big Mouth Termasuk!

Lalu pada 2013, aktor yang kini berusia 52 tahun itu kembali melakukan hal yang sama, dan didenda lebih besar lagi, yaitu sampai 2,5 juta won (Rp29,3 juta). Seolah masih belum cukup, tiga tahun kemudian ia kedapatan tertidur saat berkendara sepanjang 2,4 km di Sinchon-dong, Seoul.

Akibatnya, SIM-nya ditarik, dan Je-moon bahkan dipenjara sampai delapan bulan. Ia juga mendapat hukuman percobaan sampai dua tahun.

Tak sampai di sini, setahun kemudian atau pada 2017, ia muncul dalam film Daddy You, Daughter Me. Lagi-lagi, ia kedapatan sedang dalam kondisi mabuk saat melakukan wawancara. Media bahkan mengatakan bahwa ia berteriak dan meminta agar semua wawancara dibatalkan.



(ita)
halaman ke-2
Share: