5 Drama Korea yang Dikira Bakal Flop tapi Malah Sukses Besar

Namun True Beauty sangat populer di pasar internasional, termasuk di Indonesia. Setiap kali episode barunya ditayangkan, selalu jadi pembicaraan di media sosial.

Di Mydramalist, rating True Beauty pun tergolong tinggi, yaitu 8,3/10 dari 50.290 pengguna. Ini adalah jumlah pengguna yang sangat besar untuk sebuah drama Korea. Selain itu, Nama Cha Eun-woo dan Hwang In-youp pun terdongkrak tajam di pasar global.

4. A-Teen (2018)

5 Drama Korea yang Dikira Bakal Flop tapi Malah Sukses Besar

Foto: Naver TV Cast

A-Teen adalah web series remaja yang tayang di Naver TV Cast. Drama ini dibuat dengan bujet yang sangat minim, terlihat dari deretan pemain yang tidak populer, lokasi syuting yang mayoritas di dalam kelas, dan para pemainnya yang hanya memakai seragam sekolah. Durasi totalnya pun tak sampai tiga jam meski berjumlah 24 episode.

Meski begitu, drama tentang kehidupan para siswa SMA yang beranjak ke usia 18 tahun ini sangat populer di Korea Selatan. Drama ini ditonton sampai 6 juta kali dalam waktu 1,5 bulan.

Pembicaraan di forum-forum daring menunjukkan para penonton memuji drama ini, bahkan tertarik membeli produk kosmetik yang ada dalam serial tersebut. Tak cuma itu, soundtrack berjudul A-Teen yang dinyanyikan boy group SEVENTEEN juga sampai memuncaki tangga lagu Melon Chart pada pertengahan Agustus 2018. Tak heran, web series ini pun dibuatkan season keduanya.

Baca Juga: Drama Korea Terbaru dengan Rating Tertinggi September 2022

5. Reply 1997 (2012)

5 Drama Korea yang Dikira Bakal Flop tapi Malah Sukses Besar

Foto: tvN

Reply 1997 adalah seri pertama dari trilogi Reply, sebuah seri legendaris yang masuk dalam rating tertinggi sepanjang masa. Drama tvN ini juga menjadi karya debut bagi sutradara Shin Won-ho yang belakangan menjadi produser Hospital Playlist dan Prison Playbook.

Namun tentu saja, sebagai karya perdana, tak mudah bagi Won-ho mewujudkan Reply 1997. Ia mengaku tadinya sangat sulit mencari pemain yang mau bermain dalam drama ini, juga sulit membuatnya untuk tayang di televisi. Tentu saja, bujet pun sangat minim.

Meski rating drama ini kecil, tapi seri berikutnya, yaitu Reply 1994 dan Reply 1998 langsung melejit ratingnya. Kepopulerannya pun semua orang sudah mengetahuinya. Kini, seri Reply dikenal sebagai salah satu ikon budaya pop hallyu bahkan sampai sekarang.





(ita)
halaman ke-2
Share: