4 Artis Drama Korea yang Diperlakukan Buruk saat Syuting

Yi-jae adalah aktris yang pernah dijuluki sebagai Little Kim Tae-hee dan bermain dalam Princess Hours. Namun ia memilih pensiun sebagai aktris pada 2016. Rupanya, hal ini terkait perlakuan buruk, termasuk pelecehan seksual atas dirinya yang dilakukan pasangan mainnya yang seorang aktor.

Saat diwawancarai oleh Way dari Crayon Pop di kanal YouTube-nya, Yi-jae mengatakan bahwa aktor yang tidak disebutkan namanya itu adalah pria yang sudah menikah dan hingga kini punya karier yang baik. Ia bercerita, awalnya aktor tersebut memperlakukannya dengan baik.

Namun aktor itu mulai mengeluh saat Yi-jae tidak menghubunginya saat hari rehat syuting. Tak cuma itu, ia juga mulai berlaku kasar pada Yi-jae di lokasi syuting, termasuk mengeluarkan kata-kata makian.

Menurut sang sutradara, ini karena aktor tersebut sebenarnya menyukai Yi-jae, sementara sang aktris tidak merasakan hal yang sama.

Tak cuma itu, sang aktor belakangan juga secara terang-terangan mengajak Yi-jae berhubungan intim dengan alasan agar chemistry mereka sebagai pasangan dalam drama bisa terlihat di depan layar. Kondisi ini benar-benar membuat Yi-jae syok, hingga akhirnya ia memutuskan pensiun saat kontraknya dengan YG Entertainment berakhir.

Baca Juga: 5 Drama Jepang Rating Tertinggi versi IMDb

4. Jung Da-Hye

4 Artis Drama Korea yang Diperlakukan Buruk saat Syuting

Foto: JTBC

Pada 2017, Jung Da-hye bermain sebagai selingkuhan pria yang sudah menikah dalam Woman of Dignity. Drama ini menghasilkan satu adegan ikonis yang viral, disebut sebagai Pasta Slap.

Namun awalnya tak ada yang tahu bahwa adegan tersebut nyaris membahayakan masa depan Jung Da-hye. Dalam adegan tersebut, digambarkan bahwa ia dilabrak oleh istri sah selingkuhannya, dan wajahnya dilempari pasta yang sangat panas.

Dalam skenario awal, pasta yang dilemparkan ke wajah Da-hye seharusnya pasta yang panas. Untungnya, aktris yang menjadi lawan mainnya, Yoo Se-jin, bernegosiasi dengan sutradara dan meminta agar aktris rookie itu tidak dilempari dengan pasta panas. Alasannya, karena wajahnya bisa rusak dan ini bisa menghancurkan kariernya.

Untungnya, sutradara menerima alasan tersebut, tapi tetap saja Da-hye merasakan sakit yang luar biasa saat wajahnya dilempar pasta dalam jarak dekat. Ia menyebutnya seperti ditampar dengan karet yang keras. Karena itu pula, ia sampai trauma dan sempat tak mau makan pasta.


(ita)
halaman ke-2
Share: