4 Artis Drama Korea yang Diperlakukan Buruk saat Syuting

4 Artis Drama Korea yang Diperlakukan Buruk saat Syuting
Park Hae-jin termasuk artis drama Korea yang mendapat perlakuan buruk saat syuting. Foto/tvN
JAKARTA - Sebagai penggerak cerita dalam drama Korea, para pemain biasanya diperlakukan dengan baik saat proses syuting. Namun tidak selamanya hal tersebut terjadi.

Segelintir pemain, dari karakter pendukung sampai karakter utama, pernah mengalami perlakuan buruk dari kru film sampai agensi yang menaunginya. Perlakuan tidak pantas tersebut bahkan sampai menjadi berita di media massa.

Berikut ini aktor dan aktris drama Korea yang mendapat perlakuan buruk semasa syuting.

1. Park Hae-Jin

4 Artis Drama Korea yang Diperlakukan Buruk saat Syuting

Foto: tvN

Park Hae-jin berulang kali diperlakukan buruk oleh para kru Cheese in the Trap. Pertama, pada paruh pertama drama Korea ini, perannya sebagai karakter utama tiba-tiba banyak dihilangkan, padahal ia sudah melakukan syuting untuk beberapa adegan.

Dibanding menampilkannya, sutradara dan penulis skenario malah menonjolkan sosok second lead male Baek In-ho sebagai pendamping karakter utama perempuan. In-ho pada akhirnya juga menjadi pasangan karakter yang diperankan Kim Go-eun tersebut, berbeda dengan versi webtoon-nya.

Tak cuma Park Hae-jin yang kecewa dengan perkembangan cerita dramanya, sang penulis webtoon-nya pun menyampaikan hal yang sama. Ia bahkan mengatakan sudah tidak lagi diajak berdiskusi untuk membahas cerita jelang paruh kedua drama tersebut.

Tak cuma dihilangkan dari cerita serialnya, sosok Park Hae-jin juga dihilangkan dari photobook Cheese in the Trap. Padahal, ia juga sudah berfoto untuk konten itu. Ia juga tidak diajak dalam liburan para kru dan artis drama tersebut ke Bangkok. Menurut Hae-jin, ia tidak pernah dihubungi oleh siapa pun dari tim drama itu untuk acara liburan tersebut.

Saat Cheese in the Trap masih berjalan, Park Hae-jin secara blak-blakan menyebutkan bahwa ia kecewa dengan drama tersebut. Karakter Yoo-jung yang diperankannya disebutnya tidak digambarkan dengan baik dalam naskah hingga penonton sulit memahami latar kepribadian dan tindakan-tindakannya yang tidak menyenangkan dalam drama tersebut.
halaman ke-1
Share: