6 Drama Korea dengan Ending Paling Sedih dan Menyebalkan

6 Drama Korea dengan Ending Paling Sedih dan Menyebalkan

Foto: tvN

Drama Korea yang satu ini selalu menimbulkan emosi yang beragam bagi penggemarnya. Dipuji sebagai salah satu serial Korea terbaik tahun ini, Twenty-Five Twenty-One tetap meninggalkan perasaan hampa bagi penontonnya karena memilih membuat dua karakter utamanya memutuskan hubungan cinta mereka.

Sejak awal, dua karakter utamanya digambarkan punya chemistry yang kuat sejak usia mereka masih sangat muda. Mereka juga mampu melewati begitu banyak ujian cinta karena punya ikatan emosional yang kuat satu sama lain.

Namun saat keduanya harus menjalani LDR antara Korea Selatan-Amerika Serikat, keduanya tak mampu mengatasi masalah tersebut, meski mereka masih saling cinta.

Sebenarnya, perubahan seseorang seiring usia yang makin dewasa adalah hal lumrah, yang pada akhirnya juga mempengaruhi cara mereka berpikir, menentukan prioritas, dan mengambil keputusan. Namun tetap saja, gambaran realistis ini membuat penontonnya kecewa.

5. Lovers in Paris (2004)

6 Drama Korea dengan Ending Paling Sedih dan Menyebalkan

Foto: SBS

Ini adalah drama lawas dengan kisah yang awal bak cerita Cinderella. Ceritanya tentang seorang pengusaha bernama Han Ki-joo (Park Shin-yang) dan asisten rumah tangganya yang juga seorang mahasiswa studi film Tae-young (Kim Jung-eun).

Keduanya digambarkan saling jatuh cinta, tapi akhir ceritanya mengungkap bahwa kisah cinta mereka hanyalah imajinasi Tae-young saja. Mereka memang pernah berpacaran, tapi pada akhirnya merasa tidak saling mengenal lagi layaknya orang asing.

Baca Juga: 4 Artis Korea yang Kena Masalah karena Ulah Orang Tuanya

6. High Kick! 2 (2009)

6 Drama Korea dengan Ending Paling Sedih dan Menyebalkan

Foto: MBC

Drama Korea ini mendapat predikat sebagai drama Korea dengan ending terburuk sepanjang sejarah. Bukan tanpa alasan, karena ini adalah sebuah drama komedi yang bercerita tentang kehidupan sehari-hari para karakternya.

Namun pada akhir cerita, salah satu karakter utamanya, yaitu Ji-hoon (Choi Daniel) digambarkan mengantarkan keluarga Se-kyung (Shin Se-kyung), perempuan yang bekerja di rumahnya. Se-kyung yang sudah menyukai Ji-hoon sejak lama lalu berkata kepada pria itu bahwa ia "berharap seandainya waktu bisa berhenti sekarang juga".

Tak disangka, setelah pernyataan itu, layar berubah menjadi hitam dan tanpa suara, seolah waktu sungguh berhenti sesuai harapan Se-kyung. Namun setelahnya, penonton diberitahu bahwa keduanya tewas.

Akhir cerita ini dianggap sangat keterlaluan oleh penontonnya, dan karena itulah menjadi serial yang dianggap punya ending terburuk dan sangat menyebalkan.


(ita)
halaman ke-2
Share: