5 Kontroversi ISAC Sepanjang Masa Penyelenggaraannya, Cedera Parah Paling Gawat

5 Kontroversi ISAC Sepanjang Masa Penyelenggaraannya, Cedera Parah Paling Gawat
ISAC alias Idol Star Athletics Championship hampir selalu mengundang kontroversi dalam penyelenggaraannya. Foto/MBC
JAKARTA - ISAC atau Idol Star Athletics Championships adalah kejuaraan bagi para idol K-pop yang diselenggarakan sejak 2010 oleh stasiun televisi MBC.

Dalam kompetisi ini, para idol melakukan lomba, baik secara individu maupun bersama grup mereka. Beberapa cabang olahraga yang dilombakan antara lain atletik, panahan, futsal, tenis meja, e-sport, sampai yang terbaru adalah dance.

Ajang ini biasanya disiarkan untuk menyambut hari libur Chuseok atau hari panen yang jatuh pada musim gugur (September-Oktober). Pada masa itu, warga Korea Selatan memperoleh libur selama tiga hari.

Karena ditayangkan pada masa liburan, tak heran rating acara ini juga tinggi. Pada 2015, ratingnya bisa mencapai 9,9%. Sedangkan pada 2019 rating tertingginya mencapai 9,4%. Setelah itu, ISAC dihentikan sementara selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.

Karena rating yang tinggi itu, banyak agensi yang menyertakan grup-grupnya untuk ikut serta dalam acara ini. Apalagi bagi grup rookie, ISAC menjadi ajang promosi yang efektif untuk mengenalkannya kepada para pencinta musik K-pop.

Tahun ini, ISAC 2022 akan ditayangkan pada September mendatang. Ada 53 grup K-pop serta solois yang ikut dalam acara ini, menandakan masifnya kompetisi tersebut.

Sayangnya, acara yang populer ini juga kerap dihajar kontroversi sejak awal penyelenggaraannya. Bahkan, sebagian penggemar tak suka jika idol-nya mengikuti kompetisi ini. Nah, berikut ini beberapa kontroversi ISAC yang pernah terekam sepanjang penyelenggaraannya.

1. Cedera Parah hingga Dirawat 6 Minggu di Rumah Sakit

5 Kontroversi ISAC Sepanjang Masa Penyelenggaraannya, Cedera Parah Paling Gawat

Foto: Koreaboo

ISAC kerap kali dikritik oleh para penggemar K-pop karena dianggap membahayakan para idol mereka. Sudah tak terhitung idol yang mengalami cedera ringan hingga parah saat melakukan pertandingan di lapangan.
halaman ke-1
Share: