Ini Kata Mereka yang sudah Nonton Jurassic World: Dominion

Ini Kata Mereka yang sudah Nonton Jurassic World: Dominion
Orang-orang yang sudah nonton Jurassic World: Dominion tidak bisa menemukan kata sepakat untuk film itu. Ada yang bilang bagus, tapi ada juga yang bilang jelek. (Foto: Universal Pictures)
Hari ini, Rabu (8/6), film Jurassic World: Dominion akan mulai tayang di seluruh bioskop di Indonesia. Film ini adalah salah satu yang paling diantisipasi tahun ini. Gambaran tentang serunya petualangan bersama makhluk purba sudah menggelayut di benak banyak orang. Seseru apakah film ini?

Reaksi awal yang sudah keluar dari orang-orang yang sudah nonton film ini mengindikasikan reaksi yang bercampuran. Ada yang menyebutnya bagus, ada yang menyebutnya jelek. Tapi, tentu saja, film adalah soal selera. Bagi yang suka, mereka akan bilang bagus, yang tidak akan bilang jelek dan lain sebagainya.

Jurassic World: Dominion membawa unsur nostalgia dengan penampilan tiga aktor asli dari trilogi awal Jurassic Park, yaitu Laura Dern, Sam Neill, and Jeff Goldblum. Film ini menampilkan kembali bintang Jurassic World, seperti Chris Pratt dan Bryce Dallas Howard. Colin Trevorrow kembali ke kursi sutradara.

Baca Juga: Jurassic World: Dominion Gebrak Box Office Global dengan Raup Keuntungan Rp799 Miliar

Jurassic World: Dominion berkisah tentang empat tahun setelah hancurnya Isla Nublar. Para dinosaurus hidup—dan berburu—di tengah manusia di seluruh dunia. Sedikit nostalgia, Owen Grady dan Claire Dearing bertim bersama Dr. Ellie Sattler, Dr. Alan Grant, dan Dr. Ian Malcolm di saat keseimbangan rampuh antara manusia dan dinosaurus dipertanyakan.
Ini Kata Mereka yang sudah Nonton Jurassic World: Dominion

Pendiri Hollywood Critics Association Scott Menzel memuji film itu atas adegan dinosaurusnya yang luar biasa. Tapi, dia menyebut film itu sebagai kekecewaan besar. “Saya tidak suka melaporkan kalau #JurassicWorldDominion adalah kekecewaan BESAR. Sementara film ini memang menampilkan adegan dinosaurus yang hebat dan senang meliht para cast aslinya kembali ke layar lebar. Film ini gagal menyampaikan apa yang dijanjikan film sebelumnya,” kata dia.

Sentimen yang mirip juga disampaikan Courtney Howard. Dia mengkritik kalau film itu mengabaikan premisnya sendiri. Dia bahkan menyebut Jurassic World: Dominion itu jelek.

“#JurassicWorldDominion = JELEK. Film itu mengabaikan premis yang seharusnya ada dari awal, alih-alih membuat dua cerita yang sangat berbeda, tidak menarik dn berongga sampai film ini berjuang untuk saling terkait. Beberapa efek terlihat halus, ada yang kasar. Yang terjelek dari franchise ini,” tulis dia.

Sementara, Scott Mantz menyebut dirinya tidak suka film ini. Dia mengatakan, ceritanya berbelit-bellit dan tidak terasa istimewa. Dia merasa film ini tidak ada jiwanya.
Ini Kata Mereka yang sudah Nonton Jurassic World: Dominion

“Menyakitkan bagi saya untuk mengatakan ini, saya TIDAK suka #JurassicWorldDominion — ceritanya berbelit-belit dan ke mana-mana dan tidak terasa istimewa. Tidak ada keajaiban atau jiwa di dalamnya, dan tidak menangkap perasaan mengagumkan dari film aslinya sama sekali. Tidak yakin film ini buat siapa,” ujar dia.

Meski begitu, ada juga yang memuji film ini. Erik Davis, misalnya. Dia menyebut kalau film ini adalah favoritnya dari trilogi Jurassic World.

“BERITA BAGUS: #JurassicWorldDominion adalah film fabvorit saya dari trilogi baru Jurassic. Film ini dipenuhi pertemuan dinosaurus yang menegangkan dan banyak Jeff Goldblum, tapi juga sebuah keseimbangan bagus antara skenario yang mengagumkan dan inventif dengan sejumlah anggukan pilihan terhadap sebelumnya. Sebuah finale solid,” katanya.

Griffin Schiller juga mengaku suka film ini. “Begini, #JurassicWorldDominion memang agak kuno, tapi itu juga cerita yang bagus yang menentang ekosistem yang dikendalikan perusahaan demi kolaborasi lintas generasi untuk alam. Oh, dan ini adalah ledakan dengan sejumlah penghormatan BESAR terhadap Temple of Doom,” tulis dia.

Germain Lussier dari Gizmodo menyebut film ini terlalu memanjakan dan tidak ada gunanya. Menurut dia, dinosaurus di film ini bertindak tidak lebih dari sekadar pajangan jendela untuk lini plot yang membosankan. Dia mengatakan, film ini terlalu panjang.

“Jujur, Jurassic World Dominion itu jelek. Jelek banget. Terlalu panjang, berulang dan dinosaurusnya hanya pajangan buat sejumlah cerita yang tidak menarik dan tidak berhubungan. Aktornya melakukan yang terbaik, tapi itu semuanya terlalu memanjakan dan tidak ada gunanya. Salah satu yang, kalau tidak yang paling, jelek di franchise ini,” kata dia.
Ini Kata Mereka yang sudah Nonton Jurassic World: Dominion

Jurassic World Dominion menampilkan sejumlah karakter dari trilogi asli Jurassic Park. Sehingga, Kristen Acuna dari Insider merekomendasikan nonton lagi trilogi asli itu sebelum nonton film ini. Setidaknya, ini akan membantu penonton untuk mengingat atau mengenal nostalgia itu.

“#JurassicWorldDominion ada di kondisi terbaiknya ketika cast lama dan baru bersatu. Penggemar franchise ini seharusnya menikmatinya. Banyak penghormatan terhadap seri aslinya. Saya merekomendasikan untuk nonton lagi,” katanya.

Baca Juga: Aktor Sam Neill Ungkap Perbedaan Film Jurassic Park dan Jurassic World

Apa pun pendapat orang terhadap film ini, sepertinya tidak terlalu berpengaruh terhadap penggemar dan studio itu. Editor senior Variety, Clayton Davis, menyebut film ini nostalgia berlebihan. Tapi, dia juga mengatakan, film itu akan meraup uang banyak.

“Ayo diperjelas…tidak peduli apa pun yang akan saya katakan tentang #JurassicWorldDominion – film itu akan menghasilkan uang banyak. Itu melawan logika. Itu adalah film di mana semuanya terjadi dan orang tahu hal-hal itu “karena”—merokoklah, mabuklah, dan nikmatilah hidup kalian. Nostalgia berlebihan,” ujar dia.


(alv)
Share: