Ada Simbol Swastika, Merchandise Tokyo Revengers Jadi Kontroversi

Ada Simbol Swastika, Merchandise Tokyo Revengers Jadi Kontroversi
Sejumlah foto merchandise Tokyo Revengers menjadi perdebatan sengit karena seluruh item merchandise itu mengandung lambang swastika yang biasa dikaitkan Nazi. (Foto: OmniGeekEmpire)
Tokyo Revengers adalah salah satu anime terpopuler saat ini. Anime ini mengangkat semua dari romansa, kemarahan, drama hingga dongeng hidup atau mati. Namun, serial ini bukannya berjalan tanpa kontroversi.

Sejak awal, kontroversi meletus setelah kostum salah satu geng di serial itu, Tokyo Manji, memuat simbol swastika. Simbol ini dikenal sebagai simbol yang dipakai Nazi. Di versi Tokyo Revengers, simbol itu melambangkan ajaran agama Budha.

Beberapa waktu lalu, simbol itu akhirnya dihapus dari kostum Tokyo Manji. Tapi, simbol ini sekarang muncul lagi di merchandise Tokyo Revengers yang dijual secara online. Kontroversi pun kembali mencuat.

Baca Juga: 7 Karakter Cowok Paling Ganteng di Anime Tokyo Revengers



Dalam sebuah cuitan, seorang pengguna Twitter mengunggah foto 4 item merchandise Tokyo Revengers. Item itu termasuk sebuah jumper bertudung, jaket panjang bertudung, kaus oblong dan sepasang sepatu. Di setiap item ini, ada simbol swastika-nya. Bahkan kaus oblong yang ditawarkan bergambar swastika yang lumayan besar.



Menurut ComicBook, sampai saat ini, validitas desain ini masih bisa diperdebatkan. Di masa lalu, Tokyo Revengers sudah menjadi bulan-bulanan kritik karena menggunakan simbol tersebut. Shonen Jump akhirnya memutuskan untuk menghapus swastika itu dari manga Tokyo Revengers.

Tentu saja, tidak sulit melihat mengapa debat ini pecah. Tokyo Revengers dicaci maki karena menggunakan swastika, tapi simbol itu bukanlah apa yang diketahui orang Barat saat ini. Geng Tokyo Manji menggunakan simbol Manji yang terkait Budhisme. Seperti yang diperlihatkan sejarah, simbol agama itu sudah ada sebelum ikon itu dipakai Partai Nazi.

Baca Juga: Asal Usul dan Kekuatan Code, Musuh Baru Naruto di Boruto
halaman ke-1
Share: