'The Queen Gambit' Dituntut Grand Master Perempuan karena Kalimat dalam Miniserinya

The Queen Gambit Dituntut Grand Master Perempuan karena Kalimat dalam Miniserinya
Netflix yang menayangkan The Queen Gambit dituntut karena ketidakakuratan fakta dalam miniseri tersebut. Foto/Netflix
LOS ANGELES - Netflix dituntut Grand Master perempuan pertama di dunia Nona Gaprindashvili karena satu kalimat dalam miniseri "The Queen Gambit".

Kalimat yang dimaksud adalah saat scene kompetisi catur di Moskow, Rusia, Adegan ini menampilkan karakter utama dalam miniseri itu, yaitu Beth Harmon yang diperankan Anya-Taylor Joy.

Dalam scene tersebut, terdengar seorang announcer mengatakan bahwa, "Satu hal yang tidak biasa dari Beth adalah jenis kelaminnya, ... Ada Nona Gaprindashvili, tapi dia perempuan juara dunia yang tidak pernah melawan (pecatur) pria".

Sebagai catatan, Nona Gaprindashvili adalah pecatur asal Georgia (negara pecahan Uni Soviet) yang menjadi perempuan pertama dengan status Grand Master dari International Chess Federation pada 1978.



'The Queen Gambit' Dituntut Grand Master Perempuan karena Kalimat dalam Miniserinya

Foto:livepress.ge

Dia pun pernah melawan beberapa pecatur pria sepanjang kariernya, termasuk memenangkan Hastings International Chess Congress pada 1963-1964.

Baca Juga: 7 Pelajaran Psikologi dari Karakter Beth Harmon dalam 'The Queen's Gambit'

Karena ketidakakuratan dalam sejarah dalam " The Queen Gambit " tersebut, Nona pun mengajukan gugatan kepada Netflix pada 16 September waktu setempat melalui Federal District Court di Los Angeles.

"Nona Gaprindashvili meminta kompensasi jutaan dolar sebagai kerugian "kesalahan fakta yang merendahkan dan menghancurkan prestasinya di hadapan jutaan penonton" dan meminta kalimat bahwa dirinya tak pernah melawan pecatur pria dihapus," ujar pengacara sang Grandmaster, mengutip Indiewire.
halaman ke-1
Share: