Viral Temuan Susuk pada Pemeriksaan Radiologi, Ini Penjelasan Medisnya

Viral Temuan Susuk pada Pemeriksaan Radiologi, Ini Penjelasan Medisnya
Susuk umumnya berbentuk jarum yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia. Foto/Correcto Id
JAKARTA - Beberapa hari yang lalu, warganet Twitter dihebohkan dengan unggahan foto susuk pada wajah seorang pasien oleh akun @discernia yang terlihat melalui pemeriksaan radiologi.

Kira-kira bagaimana, ya, cara susuk yang tak kasat mata itu bisa terlihat di X-Ray?

Susuk adalah jarum yang terbuat dari emas atau logam mulia yang ditanamkan di jaringan lunak tubuh sebagai jimat . Biasanya susuk dipasang untuk tujuan tertentu, seperti meraih kesuksesan, kekayaan, awet muda, kecantikan, kewibawaan, dan sebagai perlindungan dari penyakit atau bahaya.

Viral Temuan Susuk pada Pemeriksaan Radiologi, Ini Penjelasan Medisnya

Foto: Twitter @discernia



Dalam pemakaiannya, orang yang punya susuk harus menaati pantangan yang ada. Semakin besar kekuatan susuk, semakin besar pula tantangannya. Dua di antaranya, yaitu tidak boleh memakan pisang mas dan makan sate langsung dari tusuknya.

Susuk biasa ditemukan di wilayah Asia Tenggara, seperti Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand, dan Indonesia. Susuk ditanam oleh dukun dengan tangan kosong yang disertai mantra. Cara untuk mengeluarkannya adalah dengan menggosok perlahan kulit tempat susuk berada.

Ternyata, karena susuk terbuat dari logam mulia, ia akan terlihat gambaran radioopaknya dalam pencitraan radiografi. Selain susuk, benda-benda lain yang punya komposisi logam dan sering terlihat dalam X-Ray adalah jarum akupuntur dan patahan jarum endodontik.

Oleh karena itu, terkadang susuk sering disalahartikan oleh dokter sebagai benda asing yang masuk saat terjadi kecelakaan atau jarum akupuntur yang patah di dalam tubuh. Hal tersebut tentu membahayakan pasien apabila dokter salah mendiagnosis.



Viral Temuan Susuk pada Pemeriksaan Radiologi, Ini Penjelasan Medisnya

Foto: Dok.Penelitian Rahayuningtyas

Operasi pengangkatan susuk pun tidak mudah karena lokasinya yang sulit ditemukan. Bahkan, ia kerap berubah-ubah posisi. Posisi susuk yang menyulitkan ini bisa berisiko merusak saraf wajah pada pasien.

Artikel “ Beware of charm needles! ” oleh T.C. Chao menjelaskan, pada beberapa kasus susuk dipatahkan sebelum masuk ke dalam tubuh. Namun, ada juga susuk yang memiliki panjang 12 mm patah menjadi tiga saat ia sudah masuk ke tubuh.

Terdapat beberapa laporan kasus pemakaian susuk yang ditemukan dalam dunia medis. Berikut adalah tiga kasus karena pemakaian susuk.

Baca Juga: 9 Teknologi yang Sering Dipakai Para Pemburu Hantu


1. MENJADI SALAH SATU PENYEBAB NYERI OROFASIAL


Dalam penelitian Rahayuningtyas dan Dewi, terdapat pasien yang menderita nyeri orofasial. Pasien tersebut ternyata memiliki riwayat penggunaan susuk.

Disebutkan bahwa pasien datang ke Instalasi Rawan Jalan Ilmu Penyakit Mulut RSGM Unpad dengan keluhan nyeri menusuk dan berdenyut pada area wajah. Nyeri tersebut dapat hilang dan timbul secara tiba-tiba.

Viral Temuan Susuk pada Pemeriksaan Radiologi, Ini Penjelasan Medisnya

Foto: Dok.Penelitian Thapasum dan Mohammed

Setelah dilakukan pemeriksaan, nyerinya berasal dari corpus alienum, salah satunya pemasangan susuk, yang terperangkap dalam tubuh dapat menekan saraf menyebabkan nyeri terus-menerus.

Bahkan menurut Balasundram, dkk , pemasangan susuk tanpa menentukan posisi yang tepat bisa menyebabkan kerusakan struktur dan pembuluh darah yang lebih dalam.

2. PENYEBAB SCLEROSING OSTEITIS

Seorang pasien di Malaysia datang ke poli gigi karena keluhan nyeri pada daerah sekitar gigi bungsunya. Pasien tersebut didiagnosis menderita sclerosing osteitis, yaitu iritasi yang mengakibatkan meningkatnya tulang trabekula.

Setelah dilakukan pemeriksaan radiologi oleh Thapasum dan Mohammed, ditemukan dua buah jarum yang memiliki panjang 10 mm dan lebar 2 mm.

Viral Temuan Susuk pada Pemeriksaan Radiologi, Ini Penjelasan Medisnya

Foto: Dok.Penelitian Sharid, dkk

Tidak ada catatan mengenai terapi akupuntur untuk perawatan gigi. Setelah ditanya mengenai riwayat penyakit, ternyata enam tahun yang lalu pasien tersebut pernah memasang susuk.

Baca Juga: Apakah Kita Boleh Minum Air Sisa Semalam?

3. KARIES GIGI SEBAGAI DIAGNOSIS AWAL

Seorang pasien berusia 15 tahun dirujuk oleh dokter giginya ke Departemen Ortodonti Rumah Sakit Gigi Universitas Manchester. Pasien tersebut dirujuk karena mengalami karies gigi.

Hasil dari penilaian ortodonti pasien tersebut dapat dibilang buruk karena memiliki skor 4d. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik, tidak ditemukan keberadaan benda yang menyebabkan kariesnya.

Namun, setelah melakukan pemeriksaan radiologi, terlihat ada benda logam yang tertanam di sekitar rahang. Awalnya, benda dengan panjang 3 mm itu dicurigai sebagai brakiterapi untuk pengobatan kanker. Setelah diteliti, ia tidak mengeluarkan emisi radioaktif.

Akhirnya, penelitian yang dilakukan oleh Sharif, dkk, dalam artikelnya “ Susuk charms? A case report ”, menambahkan pernyataan diagnosis bahwa pasien tersebut telah memasang susuk.

Alifia Putri Yudanti
Kontributor GenSINDO
Universitas Indonesia
Twitter: @shcsei


(ita)
Share: