Fakta-Fakta Film 'Surga yang Tak Dirindukan 3', Ceritanya Beda 180 Derajat

Fakta-Fakta Film Surga yang Tak Dirindukan 3, Ceritanya Beda 180 Derajat
Film Surga yang Tak Dirindukan 3 akan menempatkan karakter Pras dalam ujian berat. Foto/MD Entertainment
JAKARTA - Film "Surga yang Tak Dirindukan 3" akan segera dirilis pada 16 April di Disney+ Hotstar. Ada banyak perubahan yang terjadi dalam film ketiga ini.

Dua film sebelumnya termasuk dalam daftar film laris di Indonesia. Film pertamanya yang dirilis pada 2015 berhasil mengumpulkan jumlah penonton lebih dari dua juta orang. Film ini juga berhasil memboyong penghargaan sebagai Best Film dalam Indonesian Box Office Movie Awards 2016.

Sementara film keduanya yang ditayangkan di bioskop pada 2017, dan ditonton sekitar 1,6 juta orang.

Nah, film ketiganya ini akan menampilkan hal yang berbeda dari dua film sebelumnya. Untuk mengetahui lebih lanjut, cek yang berikut ini.



1. PERGANTIAN PEMAIN DAN PENAMBAHAN KARAKTER


Fakta-Fakta Film 'Surga yang Tak Dirindukan 3', Ceritanya Beda 180 Derajat

Foto: MD Pictures

Pada film "Surga yang Tak Dirindukan 3" ada beberapa karakter yang digantikan oleh pemain baru seperti karakter Meirose yang pada dua film sebelumnya dimainkan oleh Raline Shah, kini dimainkan oleh Marsha Timothy.



Selanjutnya, karakter Nadia yang merupakan anak Pras dan Arini kini dimainkan oleh Zara Leola, yang sebelumnya dimainkan oleh Sandrina. Selain itu, ada juga Reza Rahadian yang memainkan karakter baru sebagai Rey yang merupakan mantan dari Meirose. Sebelumnya, pada film keduanya, Reza berperan sebagai Syarief, kekasih baru Meirose yang baik hati dan bekerja sebagai dokter.

Co-producer "Surga yang Tak Dirindukan 3" Hanung Bramantyo menegaskan bahwa pergantian dan penambahan pemain bukan suatu masalah karena tidak mengubah pusat cerita film ini, yaitu adanya karakter Pras yang dimainkan Fedi Nuril.

“Sebetulnya benang merah dari film ini adalah cerita Pras dan Arini. Jadi mau ada penambahan karakter ataupun ada pergantian pemain untuk peran lain, jika sosok Mas Pras masih dimainkan oleh Fedi Nuril, itu tidak menjadi persoalan,” tegas Hanung saat konferensi pers daring pada Jumat (9/4).

2. ALUR CERITA BERBEDA 180 DERAJAT

Fakta-Fakta Film 'Surga yang Tak Dirindukan 3', Ceritanya Beda 180 Derajat

Foto: MD Pictures

Fedi Nuril yang merupakan tokoh kunci dalam film ini menjelaskan bahwa alur cerita film ketiga akan berbalik dari dua film sebelumnya.

“Jadi bisa dibilang, Pras akan merasakan hal yang dirasakan oleh Arini pada dua film sebelumnya. Bagaimana kecintaannya dia pada pasangannya akan diuji dalam film yang ketiga ini,” jelas Fedi.

Dalam sinopsis "Surga yang Tak Dirindukan 3", diceritakan bahwa Rey ingin menjalin hubungan akrab dengan anaknya yang hidup dengan Meirose. Hal ini membuat Pras dilingkupi kecurigaan sekaligus kecemburuan pada Meirose.

Baca Juga: Daripada Selingkuh atau Ghosting, Ini 8 Langkah Putusin Pacar dengan Cara Baik-Baik

3. OFFICIAL SOUNDTRACK DINYANYIKAN OLEH BCL



Official soundtrack untuk film "Surga yang Tak Dirindukan 3" sudah resmi dirilis pada 19 Maret 2021 lalu. Lagu yang berjudul “Selamanya Cinta” ini dinyanyikan oleh Bunga Citra Lestari yang diciptakan Melly Goeslaw.

“Kenapa memilih BCL menyanyikan lagu ini karena suaranya yang paling cocok menurut saya untuk bisa ditempel dan disandingkan dengan film ini” ujar Melly Goeslaw.

Melly Goeslaw juga menambahkan bahwa lagu ini menggambarkan kekuatan cinta yang luar biasa pada sebuah hubungan yang banyak diterpa oleh berbagai ujian.

4. HAMPIR TIDAK SELESAI DIPRODUKSI

Fakta ini diungkap oleh Hanung Bramantyo. Penyebabnya, karena proses syuting dilakukan pada awal kasus pertama COVID-19 di Indonesia resmi diumumkan pemerintah pusat, yakni pada Maret 2020.

Baca Juga: 5 Drama Korea Segera Tayang dengan Beda Usia Pemerannya Lebih dari 10 Tahun

“Kami saat itu di Yogya, mendengar berita bahwa di Jakarta ada 100 orang terpapar COVID-19. Dalam situasi yang kalut, akhirnya kumpul. Mau selesai dan terutang (syuting) atau tetap lanjut dengan risiko terpapar,” kata Hanung.

Kekhawatiran itu berlanjut dan semakin parah setelah mendengar kabar bahwa salah satu kru diduga tertular virus covid-19.
Syuting akhirnya ditunda, dan kembali dilanjutkan setelah ada kebijakan "new normal" yang diterapkan pemerintah.



Syaula Aida Rizqiyah
Kontributor GenSINDO
Sekolah Tinggi Multimedia
Instagram: @syaulaaida


(ita)
Share: