Miniseri 'Friendshit', Cerita Para Bintang Baru dan Kisah Adegan Pegang Dada

Miniseri Friendshit, Cerita Para Bintang Baru dan Kisah Adegan Pegang Dada
Miniseri Friendshit bercerita tentang persahabatan unik dua anak muda sedari kecil. Foto/Indonesia Sinema Persada
JAKARTA - Setelah sukses membuat “Asya Story”, Rumah Kreatif Indonesia Sinema Persada (ISP) kembali mengadaptasi cerita populer dari Wattpad, “Friendshit”.

Cerita "Friendshit" dibuat oleh Queen Nakey, dan sudah dibaca lebih dari 50 juta kali. ISP mengadaptasi cerita ini menjadi sebuah miniseri sepanjang 24 episode. Tayang sejak 20 November di Genflix, tiap minggunya dua episode baru dirilis.

“Friendshit” membahas persahabatan sedari kecil antara laki-laki ganteng bernama Arlan (Ian Meyer) dan perempuan menggemaskan, dan kekanak-kanakan bernama Kana (Sonya Soraya).

Miniseri 'Friendshit', Cerita Para Bintang Baru dan Kisah Adegan Pegang Dada

Foto: Indonesia Sinema Persada



Hubungan mereka terus berkembang hingga pada satu titik, mereka sulit membedakan antara masih sahabat atau sudah berkembang lebih dari itu. Yang menarik, cerita ini dituturkan dari sudut pandang komedi yang segar.

"ISP memilih cerita ini karenaceritanya bagus, relate dengan kondisi anak-anak muda sekarang, terutama mahasiswa," ujar sutradara, penulis skenario, sekaligus produser "Friendshit" Ichwan Persada saatVirtual Meet & Greet Miniseri “Friendshit” pada Selasa (8/11) lewat Zoom.

Miniseri 'Friendshit', Cerita Para Bintang Baru dan Kisah Adegan Pegang Dada




Ia menambahkan tantangan dalam membuat film ini adalah menghidupkan karakter di novel ke dalam bentuk audio visual. "Juga mencoba beradaptasi dengan ekspektasi pembaca," katanya. (Baca Juga: Film Pendek Laka: Gagapnya Anak Muda Saat Ngebet Pansos )

ISP mendaulat para bintang muda baru untuk berperan dalam miniseri ini, di antaranya selain Ian dan Sonya, yaitu Mutiara Morent yang berperan sebagai pacar Arlan bernama Seli dan Ronald Q sebagai teman Arlan yang bernama Putra.

Keempat pemain ini terpilih setelah menyingkirkan ratusan peserta pada proses castingpada Mei-Juni lalu. Mereka digembleng dengan reading dan workshop akting selama tiga bulan. Sementara proses syuting terbilang singkat, hanya lima hari.

Miniseri 'Friendshit', Cerita Para Bintang Baru dan Kisah Adegan Pegang Dada

Foto: Indonesia Sinema Persada

Proses syuting yang singkat ini sedikit banyak karena para pemain sudah paham dengan adegan yang mereka mainkan. "Take paling banyak hanya tiga kali," ujar Ichwan.

Para pemain juga menceritakan cerita-cerita menarik saat mereka syuting, terutama adegan Arlan yang mempertanyakan apa rasanya memegang dada perempuan. Adegan ini juga ada dalam teaser "Friendshit".

"Pas syuting, kan, banyak kru yang nonton, dan jadinya adegannya malah lucu," kata Ian yang nyaris tak terpilih sebagai Arlan karena saat itu termasuk yang datang audisi paling akhir, dengan tampilan rambut gondrong yang kurang meyakinkan.

Miniseri 'Friendshit', Cerita Para Bintang Baru dan Kisah Adegan Pegang Dada


Lain lagi dengan Sonya, yang langsung menarik perhatian Ichwan begitu dia masuk ke lokasi audisi. "Baru buka pager, Om Ichwan bilang, 'Ini Kana'. Aku bingung karena waktu itu belum tahu siapa Kana," kata Sonya yang tahun ini baru saja lulus SMA. (Baca Juga: 7 Pelajaran Psikologi dari Karakter Beth Harmon dalam 'The Queen's Gambit' )

Sementara Mutiara menyebut saking semangatnya berakting saat marah-marah di kantin, jam tangannya sampai lepas. "Akting yang bagus itu, kan, harus total. Jadi aku gebraknya memang kenceng banget. Bahkan ada hape yang sampai mental," katanya tertawa.

Miniseri 'Friendshit', Cerita Para Bintang Baru dan Kisah Adegan Pegang Dada


Adapun Ronal menceritakan soal perjuangan memerankan Putra yang unik, yaitu syuting saat kurang tidur, lokasinya jauh, dan ternyata pas syuting hanya mendapat sedikit dialog.


Nyayu Bela Aldia
Kontributor GenSINDO
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Instagram: @nyayu_bela_aldia

(it)
Share: