alexametrics
hobi
Tertarik Menjajal Olahraga di Udara? Yuk, Ikut Kursus-kursusnya!
Tertarik Menjajal Olahraga di Udara? Yuk, Ikut Kursus-kursusnya!
Kamu bisa ikut kursus terbang solo paragliding atau paralayang dengan biaya Rp5 juta selama 5 hari. Foto/viator.com
Jakarta - Aero sport atau olahraga dirgantara (ordirga) identik dengan olahraga eksklusif dan mahal. Padahal, masyarakat umum yang tertarik ordirga juga bisa ikut beberapa kursusnya.

Di Indonesia, ordirga punya potensi yang lumayan besar, karena didukung iklim tropis dan kondisi alam yang indah.

Namun, belum banyak masyarakat yang berani mencoba olahraga ini, salah satunya karena merasa ordirga cuma bisa dilakukan oleh anggota militer, juga karena pertimbangan biaya.



Padahal, menurut Kepala Keselamatan Terbang dan Kerja (Kalambangja) Lanud Sutan Sjahrir, Mayor Tek Wahyudi Krisdyanto, olahraga dirgantara terbuka untuk umum.

Tertarik Menjajal Olahraga di Udara? Yuk, Ikut Kursus-kursusnya!
Foto: outdoor-interlaken.ch

Soal biaya, Ordirga emang bakal terasa berat kalau ditanggung sendiri, maka itu penting untuk mengetahui organisasi dan komunitas terkait.

Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) merupakan organisasi yang mewadahi kegiatan ordirga di Indonesia untuk kepentingan militer maupun masyarakat sipil.

FASI punya perwakilan di setiap daerah yang disebut dengan Federasi Aero Sport Indonesia Daerah (FASIDA). Selain itu, kini bisa dijumpai komunitas atau klub ordirga yang memfasilitasi hobi kedirgantaraan.

Memulai Hobi Ordirga untuk Warga Sipil

Untuk memulai hobi olahraga dirgantara, penting untuk memastikan kebugaran fisik dengan memeriksakan diri langsung ke dokter.

Hal-hal yang dipertimbangkan sebelum menekuni ordirga di antaranya tensi darah, berat badan, tinggi badan, kesehatan mata, dan kesehatan jantung.

Tertarik Menjajal Olahraga di Udara? Yuk, Ikut Kursus-kursusnya!
Foto: Getty Images/iStockphoto

Pasalnya, kesehatan jasmani seseorang dalam dunia dirgantara juga bagian dari keselamatan orang lain.

Kesiapan mental juga tak kalah penting untuk diperhatikan. Olahraga dirgantara erat kaitannya dengan ketinggian. Seseorang yang punya phobia ketinggian akan lebih sulit belajar mengatasi kepanikan saat berada di atas.

Setelah tubuh dinyatakan dalam keadaan sehat dan siap mental, masyarakat yang tertarik dengan ordirga bisa menghubungi perwakilan FASI di tiap daerah.

Kemudian, FASI akan merekomendasikan komunitas atau klub yang sesuai dengan jenis olahraga dirgantara yang diminati. Dalam komunitas itu akan dilatih dari teknis olahraga hingga cara memperoleh peralatannya.

Kelas Pelatihan dan Sertifikasi Pilot Drone

Secara umum, drone dimanfaatkan untuk dunia fotografi, videografi, dan pemetaan. Sebelum mengikuti pelatihan, sebaiknya ketahui dulu kebutuhannya dari beberapa kelas yang disedikan.

Misalnya, kelas pelatihan dengan tema Pemetaan pada umumnya akan membahas materi pengenalan aeromodelling, teori aerodynamika, pengenalan pesawat, fotogrametri dasar, pengolahan foto udara, perakitan, dan pengoperasian pesawat tanpa awak.

Tertarik Menjajal Olahraga di Udara? Yuk, Ikut Kursus-kursusnya!
Foto: suasnews.com

Sementara kelas pelatihan drone untuk Fotografi dan Videografi akan membahas materi pengoperasian drone, prosedur keamanan, sensor kamera, dan teknik fotografi udara. Tentunya, materi pembahasan akan disesuaikan dengan tempat pelatihan masing-masing.

Pelatihan dapat diikuti oleh masyarakat awam bahkan yang gak punya drone. Untuk biaya mengikuti pelatihan sangat relatif, bergantung pada fasilitas yang disediakan. Biaya berkisar Rp1,5 juta untuk pelatihan selama 5 hari.

Setelah mengikuti pelatihan, peserta akan diberikan sertifikat. Namun, sertifikat itu cuma sebagai apresiasi bahwa peserta udah ikut pelatihan, bukan sertifikat atau lisensi untuk boleh menerbangkan drone.

Lembaga yang berhak mengeluarkan lisensi penerbangan drone cuma Kementerian Perhubungan Indonesia.

Kelas Paralayang/Paragliding Bagi Pemula

Paralayang adalah salah satu primadona di cabang ordirga. Paralayang adalah aktivitas olahraga terbang bebas memakai parasut dengan memanfaatkan angin. Oleh karena itu, berat badan sangat dipertimbangkan.

Untuk keamanan tandem minimal berat badan adalah 45 kg hingga maksimal 90 kg, tergantung jenis parasut yang dipakai. Biasanya paralayang digunakan para pendaki untuk menuruni gunung.

Tertarik Menjajal Olahraga di Udara? Yuk, Ikut Kursus-kursusnya!
Foto: fai.org

Biaya mengikuti kelas paralayang sangat relatif, tergantung fasilitas dan tingkatan. Untuk mencapai tingkat PL-1/penerbang klub biaya pelatihan berkisar Rp5 juta selama 5 hari.

Sedangkan untuk mencapai tingkatan PL-3/penerbang klub biaya berkisar Rp85 juta selama 9 hari.

Kelas Pesawat Microlight Trike/Pesawat Swayasa

Pesawat terbang jenis microlight trike adalah pesawat ringan dengan kapasitas dua orang. Pesawat ini memungkinkan pengendaranya merasakan sensasi bermotor di udara.

Konsepnya serupa dengan gantole, tapi memakai mesin yang dilengkapi dengan sayap dan baling layaknya pesawat udara.

Tertarik Menjajal Olahraga di Udara? Yuk, Ikut Kursus-kursusnya!
Foto: aaatrike.com

Microlight Trike punya kapasitas maksimal tangki sebesar 70 liter. Dalam satu jam, pesawat ini menghabiskan pertamax 15 hingga 20 liter.

Dalam regulasi penerbangan, seorang pilot harus punya STNK penerbangan, yang biasa dikenal dengan Sport Pilot License (SPL).

Untuk mendapatkan SPL, calon pilot harus mengikuti ground school dan ujian radio komunikasi penerbangan serta hukum penerbangan.

Untuk sekolah cabor dirgantara yang satu ini terbuka untuk umum termasuk masyarakat sipil, tapi emang biayanya mahal, sampai ratusan juta rupiah. 

GenSINDO
Anggita Hutami Ratnaningsih
Politeknik Negeri Jakarta



(it)
Redaksi SINDOnews
SINDOnews
Artikel Terkait
KOMENTAR (pilih salah satu dibawah ini)
loading gif
Artikel Gen SINDO
  • Hai teman teman...
    Kami mengajak untuk mengembangkan bakat kamu menulis dengan mengirimkan artikel.
    dalam bentuk word dengan panjang tulisan 4000 karakter.
    sertakan juga foto yang mendukung artikel kamu, identitas, serta foto terbaru kamu.
    Tunggu apalagi, segera kirim tulisan kamu ke : gensindo.mail@gmail.com
  • Visit Our Page :
  • Facebook
  • Twitter
  • Rss