10 Makanan Gorengan Terpopuler di Dunia, yang Mana Favoritmu?

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 09:55 WIB
Tonkatsu dari Jepang jadi gorengan yang populer dan dikenal di banyak negara. Foto/Ponchi-ken
JAKARTA - Gorengan jadi makanan sekaligus camilan yang paling populer di dunia. Pasalnya, makanan jenis ini selalu ada di hampir seluruh negara.

Meski begitu, tiap negara atau wilayah punya kekhasannya masing-masing dalam kreasi gorengan mereka. Ini terutama dalam hal isian gorengan atau bahan yang digunakan.

Berikut ini 10 makanan gorengan terpopuler di dunia, mengutip dari Tasteatlas.

1. Fried Chicken





Foto: Unsplash

Ayam goreng adalah menu ayam paling populer di dunia. Menu ini memiliki berbagai macam varian di seluruh dunia. Ayam goreng pertama kali muncul ketika imigran Skotlandia menetap di Selatan dengan membawa resep ayam goreng mereka, kemudian orang Afrika menambah bumbu dan rempah-rempah baru, dan gorengan ini dengan cepat menjadi populer.

2. Tonkatsu



Foto: Unsplash

Tonkatsu adalah gorengan khas Jepang berupa potongan daging babi goreng yang dilapisi tepung roti. Menu ini pertama kali muncul pada akhir abad ke-19 sebagai jenis yoshoku. Tonkatsu sering disajikan dengan nasi dan dituangkan saus miso kental di atasnya.

3. Spring Rolls



Foto: Unsplash

Spring rolls adalah makanan tradisional China berupa lembaran adonan tipis yang diisi berbagai bahan seperti jamur, udang, kol, lalu digoreng. Awalnya spring rolls dilambangkan sebagai hidangan awal musim semi yang dijadikan sebagai hadiah musim semi ke teman atau kerabat, dan hanya diisi dengan sayuran dan buah-buahan.

4. Chicken Nuggets



Foto: Unsplash

Chicken nuggets adalah produk ayam olahan yang dilapisi tepung roti lalu digoreng. Menu ini pertama kali ditemukan pada 1950-an oleh seorang profesor ilmu makanan dari Cornell University bernama Robert C.

Baca Juga: Deretan Makanan Korea yang Bikin Ngiler, Sudah Pernah Coba?

5. Karaage



Foto: Unsplash
Halaman :
tulis komentar anda
Follow
Video Rekomendasi
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. SINDOnews.com tidak terlibat dalam materi konten ini.
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More