4 Aktris Korea yang Dibayar Mahal, tapi Tak Menjamin Dramanya Sukses

4 Aktris Korea yang Dibayar Mahal, tapi Tak Menjamin Dramanya Sukses
Kekuatan aktris Jun Ji-hyun sedang diuji setelah drama Jirisan yang dibintanginya mendapat ulasan beragam dari penonton. Foto/Stone Henge
JAKARTA - Umumnya, seorang aktor atau aktris bisa dibayar mahal karena dianggap mampu mendatangkan penonton untuk menjamin kepopuleran serial atau film yang dibintanginya.

Jika serial atau film yang dibintanginya itu laris manis - dalam hal ini mendapat rating tinggi atau sangat populer - maka otomatis honornya akan meningkat. Misalnya saja Kim Soo-hyun yang sukses membintangi drama It's Okay to Not Be Okay pada 2020.

Saat itu, ia dilaporkan mendapatkan bayaran USD155 ribu atau Rp2,2 miliar per episode. Setelah terbukti bahwa drama ini menjadi sangat populer, baik dari sisi rating maupun pembicaraan masyarakat, honor sang aktor pun makin melejit.

Media Korea Hankyung melaporkan bahwa Kim Soo-hyun diperkirakan mendapat bayaran USD440 ribu atau Rp6,2 miliar per episode untuk membintangi drama hasil remake serial Inggris Criminal Justice yang berjudul That Night.

Ini semakin membuatnya menjadi pemain drama termahal di Korea. Saat ini, drama remake tersebut belum ditayangkan.

Dalam kasus yang mirip, sejumlah aktris drama berikut ini sebelumnya sudah masuk dalam daftar aktris dengan bayaran termahal di Korea. Sayangnya, drama terakhir mereka justru jauh dari harapan. Berikut ini daftarnya.

1. JUN JI-HYUN

4 Aktris Korea yang Dibayar Mahal, tapi Tak Menjamin Dramanya Sukses

Foto:SidusHQ Culture Depot

Jun Ji-hyun adalah aktris televisi termahal saat ini di Korea sekaligus duduk di posisi kedua bintang televisi termahal setelah Kim Soo-hyun. Tatler Asia melaporkan Ji-hyun mendapat bayaran rata-rata USD120 ribu (Rp1,7 miliar) per episode.

Dua drama terakhirnya adalah Kingdom: Ashin of The North dan Jirisan yang masih ditayangkan di tvN. Drama pertama tayang di Netflix dan mendapat respons baik. Sedangkan Jirisan ternyata tak berjalan sesuai harapan.

Rating tertinggi drama ini secara nasional 'hanya' 10,6% menurut Nielsen Korea. Ini sebenarnya bukan angka yang kecil, tapi mengingat diperankan Jun Ji-hyun dan disebut sebagai drama blockbuster Korea, tentu rating tersebut termasuk kecil.

Tak cuma itu, bahkan produk jaket yang menjadi sponsor Jirisan, yaitu NEPA, muncul dengan iklan yang mengejek drama itu, dengan iklan bertuliskan "Jirisan is ruined, but NEPA is still NEPA" ("Jirisan buruk, tapi NEPA tetaplah NEPA"). Mengutip Kbizoom, iklan itu dibuat dan muncul di ENE4U, sebuah toko khusus karyawan yang dioperasikan Samsung Card.

2. SONG HYE-KYO

4 Aktris Korea yang Dibayar Mahal, tapi Tak Menjamin Dramanya Sukses

Foto: United Artist Agency

Dua tahun absen setelah perceraiannya dengan aktor Song Joong-ki, Song Hye-kyo datang lagi lewat drama Now We Are Breaking Up. Sama seperti Jirisan yang pada awalnya mendapat respons positif, drama ini belakangan dikritik karena terlalu banyak menampilkan adegan klise. Dari empat episode yang sudah tayang, ratingnya sejauh ini hanya berkisar 7%-8%.

Song Hye-kyo dilaporkan mendapat bayaran rata-rata USD54.400 (Rp775 juta) per episode, membuatnya masuk dalam daftar aktris televisi dengan bayaran tertinggi. Sisa penayangan drama Now We Are Breaking Up tampaknya akan menjadi evaluasi bagi pelaku industri di Korea apakah bayaran tersebut layak diberikan baginya jika tak memberi keuntungan yang diharapkan.

Baca Juga: Alasan Penonton Ragu Now We Are Breaking Up akan Tetap Menarik meski Rating Terus Naik

3. GO HYUN-JUNG

4 Aktris Korea yang Dibayar Mahal, tapi Tak Menjamin Dramanya Sukses

Foto: Star Daily News

Go Hyun-jung pernah masuk dalam daftar aktris dengan bayaran tertinggi setelah sukses membintangi Queen Seondeok pada 2009. Pada 2011, Korea Times melaporkan bahwa dia dibayar USD51 ribu atau Rp727 juta per episode.
halaman ke-1
Share: