Rekomendasi 5 Film dan Serial Bertema Robot dan Dunia Futuristik

Rekomendasi 5 Film dan Serial Bertema Robot dan Dunia Futuristik
Film dengan latar masa depan kerap mempertemukan manusia dan robot dalam konflik. Foto/theluvo
JAKARTA - Film dengan latar dunia pada masa depan saat para robot hidup berdampingan dengan manusia atau malah menguasai dunia banyak mengisi layar lebar dan layar kaca.

Ada yang genrenya drama, ada pula yang suspense dan thriller. Nah, berikut rekomendasinya untuk kamu tonton.

1. I, ROBOT (2014)

Film fiksi ilmiah ini berlatar waktu tahun 2035. Pada masa itu, manusia hidup berdampingan dengan robot manusia yang bertugas untuk melayani dan membantu pekerjaan manusia. Robot yang diproduksi massal ini terikat oleh suatu undang-undang yang disebut Three Law of Robotics.



Hukum pertama; robot tidak boleh melukai manusia. Hukum kedua; robot harus mematuhi perintah yang diberikan oleh manusia, kecuali perintah tersebut bertentangan dengan hukum pertama. Hukum ketiga; robot harus melindungi keberadaannya sendiri selama perlindungan tersebut tidak bertentangan dengan hukum pertama dan kedua.

Konflik antara robot dan manusia yang ditampilkan pada film ini memberikan pesan yang mendalam tentang manusia yang menciptakan kerusakan karena tidak cukup bijaksana memperlakukan teknologi yang dibuatnya sendiri.





2. WALL-E (2008)

Film animasi garapan Pixar Studio ini bercerita tentang kondisi distopia Bumi pada masa depan. Bumi digambarkan sebagai tempat yang rusak sehingga tidak layak untuk ditinggali lagi Tidak ada satu pohon pun yang tersisa.

Baca Juga: 7 Film Animasi Indonesia yang Mendunia

Pada masa itu, manusia sudah pindah ke planet lain untuk bertahan hidup. Wall-E menjadi salah satu robot yang diproduksi untuk membersihkan Bumi dan menemukan kembali sisa-sisa tanaman agar dapat mengembalikan kehidupan di Bumi. Film ini menjadi kritik untuk tetap menjaga lingkungan dan juga menghindari ketergantungan yang berlebihan terhadap teknologi.



3. EX MACHINA (2015)

Robot diciptakan berdasarkan perintah algoritma. Namun, bagaimana jika robot punya perasaan? Dalam film "Ex Machina, dikisahkan mengenai hubungan antara Caleb (seorang programmer yang mendapat hadiah menginap di rumah mewah) dan Ava (robot wanita yang mengurus rumah tersebut).

Film ini menggambarkan tentang robot superpintar yang punya emosi, persis seperti manusia. Ava merupakan robot yang diciptakan oleh pemilik rumah tersebut, yaitu Nathan (CEO perusahaan tempat Caleb bekerja). Alih-alih menjadikan Caleb dan Ava sebagai eksperimennya, hal tak terduga justru terjadi.

Film ini memberikan pesan bahwa betapa pun manusia mampu mengendalikan teknologi, terkadang teknologi malah balik menghancurkan manusia.



4. HUMANS (2015-2018)

Serial ini berkisah tentang kehidupan manusia modern yang sangat sibuk. Pada masa itu, sebuah robot yang menyerupai manusia bernama Synths diproduksi untuk membantu pekerjaan manusia, seperti membantu berbagai urusan rumah tangga. Beberapa keluarga memutuskan untuk menggunakan jasa Synths untuk meringankan pekerjaan mereka.

Baca Juga: 8 Film Seru Bertema 'Lockdown', dari Horor Thriller hingga Komedi Satire

Namun, jumlahnya yang banyak semakin membuat Synths tidak terkendali. Pada akhirnya, robot ini malah menimbulkan dampak pada kehidupan sosial, budaya, dan psikologis manusia. Selain memperlihatkan kecanggihan penggunaan kecerdasan buatan, serial ini cukup membuat kita sadar untuk bijak menggunakan teknologi.



5. BLADE RUNNER 2049 (2017)

Film ini masih terkait dengan film "Blade Runner" versi 1982). Pada film pertamanya, digambarkan kehidupan manusia pada 2019 ketika manusia sudah bisa merancang manusia buatan yang disebut Replicant. Para Replicant dikirim untuk bekerja ke dunia luar dan dilarang untuk kembali ke Bumi.

Mereka yang kabur ke Bumi akan diburu oleh polisi khusus yang disebut Blade Runner. Blade Runner 2049 menggambarkan distopia 30 tahun setelahnya. Model baru dari Replicant hasil bioteknologi mulai dibuat dan dipekerjakan oleh Blade Runner untuk memburu dan menghancurkan Replicant tua yang tidak patuh. Film ini menyiratkan pesan mengenai hakikat jiwa manusia dan keberadaannya.



Eka Dewi Sisri Listianti
Kontributor GenSINDO
UPN Veteran Jakarta
Instagram: @ekadewi_sl


(ita)
Share: