Ringkasan Wawancara BTS Versi lengkap 'BE-hind ‘Full’ Story'

Ringkasan Wawancara BTS Versi lengkap BE-hind ‘Full’ Story
Tiap member BTS bercerita tentang proses kreatif mereka dalam membuat lirik dan musik dalam Be-hind Story. Foto/Big Hit Entertainment
JAKARTA - Big Hit Entertainment kembali merilis program dari BTS. Kali ini dalam bentuk sesi wawancara seputar proses bermusik yang dilakukan oleh para member.

Lewat kanal YouTube BangtanTV, Big Hit Entertainment merilis dua versi video. Pertama adalah “BE-hind Story” yang menggabungkan wawancara ketujuh member dalam video berdurasi lebih dari satu jam. Lalu keesokan harinya dirilis tujuh video sekaligus, berisi versi lengkap atau "BE-hind 'Full' Story" dari ketujuh member.

Sesuai namanya, program wawancara ini terkait dengan album terbaru BTS , “BE” yang dirilis pada 20 November 2020. Nah, berikut ini ringkasan dari ketujuh video yang dirilis.

1. RM



Ringkasan Wawancara BTS Versi lengkap 'BE-hind ‘Full’ Story'

Foto: Big Hit Entertainment

Dalam album “BE”, RM yang bernama asli Kim Nam-joon ini ternyata lumayan menyukai lirik yang ditulisnya dalam lagu “Fly to My Room”. Rupanya, hal ini karena tak adanya “slot” bagi RM untuk bernyanyi di sana. Sebagai seorang penulis lirik, RM mengaku sering kesusahan menulis lirik rap untuk dinyanyikannya sendiri dalam lagu BTS karena semua kalimat yang bagus sudah ditulisnya untuk part memberlainnya.

Dia juga berpikir bahwa membuat lirik agar saling berkesinambungan itu sulit. “(Lirik-lirik) itu harus terlihat bagus bersama dan juga terlihat bagus pada bagian itu sendiri,” jelas RM. Dia juga menyebut sering mendapat inspirasi saat berada di tiga tempat yang disebutnya 3B, yaitu Bus, Bathroom, dan Bed.



2. JIN

Ringkasan Wawancara BTS Versi lengkap 'BE-hind ‘Full’ Story'

Foto: Big Hit Entertainment

Member tertua BTS, Kim Seok-jin , rupanya sering merasa kesulitan mengingat lirik saat sedang rekaman. Tetapi, dibandingkan menulis catatan berisi lirik dan membawanya saat rekaman, Jin lebih sering mencatat anjuran produser tentang cara mengatur napas dan pelafalan liriknya. Baginya, itu cukup membantu.

Selain itu, Jin juga bercerita tentang lagu solonya, “Abyss” yang ia tulis saat merasa sedih (down). Penulisan lagu itu dilakukannya dengan bantuan BUMZU dan RM.

“Kau tahu ‘kan … beberapa bulan belakangan, saat aku merasa down dan tak mau melakukan apa pun … aku menulis lagu “Abyss” sekitar saat itu,” kata Jin yang diwawancarai Jungkook dalam “BE-hind ‘Full’ Story”

3. SUGA

Ringkasan Wawancara BTS Versi lengkap 'BE-hind ‘Full’ Story'

Foto: Big Hit Entertainment

Lagu “Telephaty” jadi topik utama yang dibahas Suga . Dia mengaku sangat menyukai versi panduan bernyanyi (guide) dari lagu ke-5 dalam album terbaru BTS itu. Menurut Suga, versi guide punya kunci nada yang lebih rendah.

“Aku pikir (nada) itu dinaikkan 3,5 (kunci),” terang Suga pada RM yang jadi pewawancaranya. Selain itu, Suga dan RM juga berbincang soal betapa cocoknya lagu “Telephaty” untuk didengarkan saat mengemudi.

Rapper bernama asli Min Yoon-gi ini juga mengatakan bahwa karena ada tiga lagunya yang tak lolos masuk ke album "BE", maka kini solois dengan nama Agust D ini mengaku punya 8 lagu. 3 di antaranya ditulis selama syuting program “In The Soop”. “Kalau aku mau, aku bisa saja merilis salah satunya sekarang,” canda Suga yang pada masa mendatang ingin menjajal menjadi musisi folk dan bernyanyi sambil memainkan gitar.

Baca Juga: 5 Drama Korea Favorit Penonton Internasional, tapi Ratingnya Rendah di Korea

4. J-HOPE

Ringkasan Wawancara BTS Versi lengkap 'BE-hind ‘Full’ Story'

Foto: Big Hit Entertainment

J-Hope atau Jung Ho-seok memang selalu dikenal sebagai member yang paling ceria. Namun, di sisi lain, J-Hope punya pandangan tersendiri dalam menulis lagu. Dalam “Dis-ease”, J-Hope bercerita tentang hal yang ia alami pada masa pandemi COVID-19. Dia bilang, ide "Dis-ease" muncul saat dia merasa butuh istirahat, tapi saat pandemi datang dan akhirnya dia bisa beristirahat, ternyata itu malah menjadi 'penyakit' untuknya.

“Dis-ease” memang bukan lagu dengan koreografi. Tetapi, J-Hope berpikir koreografi dengan properti kaca bakal cocok dengan tema lagu itu. “Jadi, kita seperti ada di dalam kaca dan sekadar nge-rap. Di akhir, kita rusak kaca itu dan keluar dari sana,” katanya dalam sesi wawancara bersama V.

5. JIMIN

Ringkasan Wawancara BTS Versi lengkap 'BE-hind ‘Full’ Story'

Foto: Big Hit Entertainment

Pada Desember 2020, Jimin merilis lagu solonya “Christmas Love” sebagai hadiah untuk para penggemar. Rupanya, lagu ini hampir tidak jadi dirilis. Ini karena sampai lima hari sebelum jadwal perilisan, Jimin merasa tidak bisa menyusun lirik sesuai melodi yang dibuatnya.

“Pada dasarnya, aku sudah menyerah,” kata Jimin. Untungnya, ia mendapat bantuan RM dan jadi lebih percaya diri untuk merilis lagunya. “Dia memberiku lirik untuk verse pertama. Dan … sejak dia melakukannya untukku meski dia sibuk, aku berpikir ‘aku harus melakukannya’,” lanjut Jimin.

6. V

Ringkasan Wawancara BTS Versi lengkap 'BE-hind ‘Full’ Story'

Foto: Big Hit Entertainment

Jika membahas V , para penggemar bakal terpikir tentang mixtape-nya yang sudah dinanti-nanti sejak 2020 lalu. Sayangnya, member kelahiran 1995 ini tampaknya perlu mengundurnya sedikit lebih lama lagi. Alasannya karena dia belum mencapai mood seperti yang diinginkannya untuk bisa menyelesaikan minialbum pertamanya itu. Dia juga bilang bahwa dia sudah empat bulan tak mengerjakan mixtape-nya.

“Aku ingin merilisnya saat aku bisa berkata ‘Ini bagus’,” ujarnya. Meski begitu, V mengatakan akan segera menunjukkan mixtape-nya pada ARMY (penggemar BTS) secepatnya.

Sebagai penulis utama dari “Blue and Grey”, V juga bercerita tentang alasannya memilih lirik yang diberikan Suga dibanding RM. Rupanya, V merasa lirik Suga lebih menggambarkan pemikirannya. “Di salah satu bagian yang dinyanyikan Jimin, 'Jangan mengatakan kalau kau baik-baik saja, karena kau tidak’, itu bagus dan aku mulai menulis ulang liriknya dari situ," kata V.

7. JUNGKOOK

Ringkasan Wawancara BTS Versi lengkap 'BE-hind ‘Full’ Story'

Foto: Big Hit Entertainment

Lagu “Stay” yang ditulis Jungkook awalnya tak direncanakan jadi bagian dari album “BE”. Jungkook bahkan ingin menjadikan lagu itu sebagai track terakhir dalam mixtape-nya. Namun, ternyata “Stay” sangat cocok bergabung dengan enam lagu lainnya dalam album “BE”.

Selain itu, rupanya lead vocal BTS kelahiran 1997 ini sangat menyukai animasi Jepang. Gaya musik yang didengarnya melalui film animasi juga cocok dengan selera Jungkook. Sejak saat itu, Jungkook merasa musik Jepang cocok dengan gayanya.

Baca Juga: Spotify Benarkan Ratusan Lagu K-Pop Dihapus, IU, Seventeen, dan Monsta X Termasuk yang Terdampak

“Jadi, kadang aku merefleksikannya pada lagu-laguku,” simpul Jungkook. Hal yang sama berlaku untuk lagu “Your Eyes Tell” yang jadi soundtrack untuk film Jepang dengan judul sama.

Sevilla Nouval Evanda
Kontributor GenSINDO
Politeknik Negeri Jakarta
Instagram:@vandailla


(ita)
Share: