5 Mitos tentang Kucing, termasuk Kucing Rumahan Jarang Sakit

5 Mitos tentang Kucing, termasuk Kucing Rumahan Jarang Sakit
Banyak mitos tentang kucing tersebar di masayarakat hingga kini. Foto/SolStock, iStock
JAKARTA - Sebagai salah satu hewan peliharaan terfavorit manusia, kucing memang selalu menarik perhatian. Tak heran, banyak pula mitos yang berkembang tentang makhluk menggemaskan ini.

Mitos-mitos ini bahkan kerap masih dipercaya para pencinta kucing . Nah, berikut ini lima mitos tentang kucing yang sering terdengar.


1. Kucing Tidak Bisa Dilatih

5 Mitos tentang Kucing, termasuk Kucing Rumahan Jarang Sakit

Foto: aanshop

Kucing bukanlah hewan yang pandai melakukan trik seperti hewan peliharaan lainnya, tapi bukan berarti kucing tidak bisa diatur. Mengajari kucing untuk melakukan hal tertentu seperti buang air di kotak pasir berguna agar ia bisa tertib, sekaligus mempererat ikatan dengan orang di sekelilingnya.

2. Kucing Selalu Melompat dengan Tepat

5 Mitos tentang Kucing, termasuk Kucing Rumahan Jarang Sakit

Foto: Shutterstock

Salah satu hewan yang gesit adalah kucing, tapi hal tersebut tidak selalu terjadi. Terkadang mereka akan jatuh jika mendarat ke arah yang salah ketika melakukan lompatan. Dokter hewan menggunakan istilah "sindrom bertingkat" untuk menggambarkan cedera kucing yang diderita karena jatuh — yang mencakup keseleo, patah tulang, dan bahkan masalah pernapasan.

Baca Juga: 8 Alasan Kucing Oranye sangat Spesial menurut Sains

3. Kucing Rumahan Jarang Kena Penyakit

5 Mitos tentang Kucing, termasuk Kucing Rumahan Jarang Sakit

Foto: Shutterstock

Kucing yang menghabiskan waktu di rumah atau di dalam ruangan tidak menjadi jaminan untuk lebih sehat daripada kucing jalanan. Pasalnya semua kucing dapat tertular penyakit, bahkan jika mereka tidak pernah menginjakkan kaki di luar. Para ahli di Cat Fanciers' Association (CFA) menunjukkan bahwa kucing dalam ruangan bisa terpapar kuman yang menyebar melalui udara atau masuk pada pakaian pemilik kucing. Kucing juga bisa sakit karena menelan serangga yang membawa penyakit serupa

4. Kucing Memiliki Sembilan Nyawa

5 Mitos tentang Kucing, termasuk Kucing Rumahan Jarang Sakit

Foto: Shutterstock

Mungkin ini mitos tentang kucing yang paling sering didengar. Jadi, penting untuk menjadwalkan kunjungan dokter hewan secara teratur untuk memastikan kucing bisa berumur panjang, sehat, dan bahagia. Pergi ke dokter hewan seharusnya tidak hanya ketika kucing sakit, tapi juga untuk pemeriksaan kesehatan tahunan, vaksin, pemeriksaan gigi, dan konsultasi nutrisi

Baca Juga: 3 Perbedaan Signifikan Money Heist Korea dengan versi Aslinya

5. Mengibaskan Ekor Artinya Bahagia?

5 Mitos tentang Kucing, termasuk Kucing Rumahan Jarang Sakit

Foto: Shutterstock

Kita tidak pernah benar-benar tahu bahasa tubuh kucing. Biasanya, kucing akan mengibaskan ekornya ketika sedang kesal atau berpikir. Kucing berkomunikasi melalui bahasa tubuh yang kompleks. Belajar membaca bahasa tubuh kucing akan sangat membantu membangun hubungan kamu dengan kucing kesayangan.

GenSINDO
Ridho Hatmanto
UIN Jakarta


(ita)
Share: