Filosofi Monster dalam Drama dan Film Korea, dari 'Sweet Home' hingga 'Train to Busan'
loading...

Wujud para monster dalam drama Sweet Home menggambarkan hasrat terdalam manusia tersebut. Foto/Netflix
A
A
A
JAKARTA - Bukan cuma jadi kampung halaman para idol K-pop , Korea Selatan juga dikenal sebagai salah satu negara yang sukses dalam industri perfilman.
Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, industri perfilman Korea Selatan (Korsel) berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi dunia berkat karya-karya filmnya yang ‘beda’ dibanding negara lain. Salah satu caranya ialah dengan kehadiran monster atau setan sebagai simbol sesuatu.
Nah, pernahkah kamu menyadari makna di balik kehadiran makhluk-makhluk fiksi tersebut?
Mengutip South China Morning Post, kehadiran dua makhluk fiksi tersebut bertujuan untuk memberikan semacam ‘bumbu’. Secara tidak langsung, hal ini bisa membuat perasaan para penonton ‘hidup’ ketika menonton. Tidak berhenti di situ, hal itu juga menjadi salah satu gaya penyampaian pesan di dalam drama Korea .
![Filosofi Monster dalam Drama dan Film Korea, dari 'Sweet Home' hingga 'Train to Busan']()
Foto:Next Entertainment World
Nah, faktanya, kalau bicara soal film bergenre fantasi, horor, dan fiksi ilmiah, para penonton memang akan merasakan sensasi yang baru hingga bakal ‘tersesat’ ke dalam imajinasi yang diciptakan oleh film yang mereka tonton. Namun, lain hal dengan drama Korea yang juga menambahkan sentuhan emosional, komedi, satire politik, hingga kritik sosial ke dalam alur ceritanya.
Perpaduan kedua hal tersebut menunjukkan, bahwa kehadiran drama Korea bukan cuma sekadar menghibur dan memberikan pengalaman yang baru buat para penonton. Namun juga menyadarkan dan membuat para penonton agar lebih kritis terhadap isu-isu tertentu.
“Sweet Home” yang tayang perdana pada 18 Desember lalu contohnya. Begitu dirilis, sudah langsung mencetak rekor dunia dengan menempati posisi ke-8 dalam daftar Top 10 TV Shows on Netflix in The World berdasarkan peringkat FlixPatrol.
Baca Juga: Film Unfriended: Dark Web Ternyata Punya Empat Akhir Cerita Berbeda
![Filosofi Monster dalam Drama dan Film Korea, dari 'Sweet Home' hingga 'Train to Busan']()
Foto: Netflix
Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, industri perfilman Korea Selatan (Korsel) berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi dunia berkat karya-karya filmnya yang ‘beda’ dibanding negara lain. Salah satu caranya ialah dengan kehadiran monster atau setan sebagai simbol sesuatu.
Nah, pernahkah kamu menyadari makna di balik kehadiran makhluk-makhluk fiksi tersebut?
Mengutip South China Morning Post, kehadiran dua makhluk fiksi tersebut bertujuan untuk memberikan semacam ‘bumbu’. Secara tidak langsung, hal ini bisa membuat perasaan para penonton ‘hidup’ ketika menonton. Tidak berhenti di situ, hal itu juga menjadi salah satu gaya penyampaian pesan di dalam drama Korea .

Foto:Next Entertainment World
Nah, faktanya, kalau bicara soal film bergenre fantasi, horor, dan fiksi ilmiah, para penonton memang akan merasakan sensasi yang baru hingga bakal ‘tersesat’ ke dalam imajinasi yang diciptakan oleh film yang mereka tonton. Namun, lain hal dengan drama Korea yang juga menambahkan sentuhan emosional, komedi, satire politik, hingga kritik sosial ke dalam alur ceritanya.
Perpaduan kedua hal tersebut menunjukkan, bahwa kehadiran drama Korea bukan cuma sekadar menghibur dan memberikan pengalaman yang baru buat para penonton. Namun juga menyadarkan dan membuat para penonton agar lebih kritis terhadap isu-isu tertentu.
“Sweet Home” yang tayang perdana pada 18 Desember lalu contohnya. Begitu dirilis, sudah langsung mencetak rekor dunia dengan menempati posisi ke-8 dalam daftar Top 10 TV Shows on Netflix in The World berdasarkan peringkat FlixPatrol.
Baca Juga: Film Unfriended: Dark Web Ternyata Punya Empat Akhir Cerita Berbeda

Foto: Netflix