4 Tipe Ekstrovert menurut Psikologi, Kenali Beda Sifat dan Perilakunya

4 Tipe Ekstrovert menurut Psikologi, Kenali Beda Sifat dan Perilakunya
Kepribadian ekstrovert bisa dibedakan berdasarkan empat golongan menurut teori psikologi Jungian. Foto/Cottonbro, Pexels
JAKARTA - Orang dengan tipe kepribadian ekstrovert dikenal sebagai sosok yang terbuka dan gampang bersosialisasi. Namun jika dilihat lebih detail, mereka sebenarnya punya sifat dan perilaku yang tidak sama.

Psikolog asal Swiss Carl Gustav Jung menggolongkan individu ekstrovert menjadi empat tipe yang berbeda. Dalam Ilmu Psikologi Jungian (Jungian Psychology), keempat tipe tersebut adalah Sensor Ekstrovert (Extroverted Sensors), Intuitor Ekstrovert (Extroverted Intuitors), Ekstrovert Perasa (Extroverted Feelers), dan Ekstrovert Pemikir (Extroverted Thinkers).

Bersumber dari psych2go.net, ini perbedaan antara keempat tipe ekstrovert menurut ilmu Jungian.

1. Sensor Ekstrovert (Extroverted Sensors)


4 Tipe Ekstrovert menurut Psikologi, Kenali Beda Sifat dan Perilakunya

Foto: Oliver Sjöström/Pexels

Sensor Ekstrovertadalah tipe yang sangat menyukai rangsangan fisik dari luar. Tipe ini biasanya memanfaatkan pancaindra, antara lain penglihatan, pendengaran, penciuman, dan lainnya untuk memperoleh informasi (rangsangan) di sekitarnya.

Tipe ini cenderung memilih aktivitas langsung yang melibatkan fisik mereka, seperti berolahraga atau kegiatan lainnya dengan stimulasi fisik intens. Maka dari itu, tips paling ampuh untuk membangun kedekatan dengan tipe ini, yakni melakukan kegiatan-kegiatan menyenangkan bersamanya, ketimbang mengobrol panjang lebar.

Walaupun begitu, bukan berarti tipe ini tidak dapat diajak ngobrol. Hanya saja, mereka butuh waktu untuk membentuk chemistry serta mencerna segala jenis informasi yang diperoleh dari suatu obrolan, jadi tidak bisa langsung paham.

Sensor Ekstrovert adalah seorang petualang yang suka mengambil risiko besar. Mereka mudah bosan ketika tidak melakukan sesuatu atau terlalu sering terlibat dalam satu kegiatan yang sama, termasuk bersosialiasi dan bertemu orang baru.

Maka dari itu, kalau kamu punya teman, kerabat, atau pacar dengan tipe ini, alangkah baiknya jika selalu mengajak mereka untuk mencoba kegiatan atau hal-hal baru yang positif.
halaman ke-1
Share: