6 Tips agar Personal Branding-mu Tak Dianggap Flexing

6 Tips agar Personal Branding-mu Tak Dianggap Flexing
Personal branding perlu dilakukan, tapi kamu juga harus menjaga agar kesan yang ditampilkan bukan seperti sedang pamer. Foto/Andrea Piacquadio, Pexels
JAKARTA - Media sosial tak hanya digunakan untuk berkomunikasi dengan banyak orang, tetapi juga untuk 'menjual' keahlian kita atau biasa disebut personal branding.

Sayangnya, personal branding sering dianggap sama dengan pencitraan, bahkan kini remaja yang melakukan personal branding pun sering dianggap flexing atau pamer. Padahal, personal branding yang baik dan berhasil tentu bukan hanya sekadar pencitraan atau flexing semata.

Lalu, bagaimana supaya personal branding kita di media sosial tak dianggap flexing? Berikut ini tipsnya.

1. Fokuslah pada Satu Hal yang Kamu Kuasai

6 Tips agar Personal Branding-mu Tak Dianggap Flexing

Foto: Ivan Samkov/Pexels

Punya banyak bakat memang mengagumkan, tetapi sebaiknya kamu cukup fokus pada satu hal yang paling kamu kuasai untuk personal branding-mu. Selain terhindar dari anggapan pamer, dengan fokus ke satu hal saja, orang lain akan lebih mudah mengingatmu. Jadi, ketika orang lain membutuhkan jasamu, kamu akan jadi orang pertama yang dihubungi oleh mereka.

2. Konsisten di Semua Media Sosial yang Kamu Miliki

6 Tips agar Personal Branding-mu Tak Dianggap Flexing

Foto: Lisa/Pexels

Sebaiknya gunakan username dan foto profil yang sama di semua akun media sosialmu agar orang lain dapat menemukanmu dengan mudah. Konsistensi ini juga penting untuk menyampaikan kelebihan dan kredibilitasmu sehingga orang lain yang tak mengenalmu pun memercayainya.

3. Jadilah Dirimu Sendiri
halaman ke-1
Share: