alexametrics
Enggak Cuma Dilan, Ini Novel-Novel Terpopuler Pada Masanya
Enggak Cuma Dilan, Ini Novel-Novel Terpopuler Pada Masanya
Seri Dilan bukan cuma jadi novel dan film yang laris, tapi sosok Dilan juga jadi ikon anak muda era 2010-an. Foto/Pastel Books (Mizan Group)
Jakarta - "Dilan" ibarat bacaan wajib remaja era 2010-an. Tapi sebelum itu, ada juga bacaan 'wajib' lainnya yang meledak sesuai eranya. Kayak apa ceritanya, ya?

Sejauh ini, sudah ada tiga buku dari seri Dilan. Yaitu "Dilan: Dia Adalah Dilanku tahun 1990", Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991", dan "Milea: Suara dari Dilan".

Menurut penulisnya, Pidi Baiq, bakal ada lagi novel keempatnya yang ditulis dari sudut pandang pacar Dilan setelah putus dari Milea, yaitu Ancika. Judulnya adalah "Dilan yang Bersamaku".



Pastinya semua udah tau kalau novel ini laris banget, hingga akhirnya diadaptasi jadi film, dan filmnya pun superlaris. Semua barang yang berhubungan dengan sosok Dilan, mulai dari motor, jaket, sampai kata-katanya pun jadi hit di kalangan anak muda, bahkan juga tante-tante dan ibu-ibu muda!

Nah, itu, kan, tahun kekinian. Sebelumnya, ada juga novel-novel populer yang sampai diadaptasi jadi film dan bikin kehebohan alias jadi tren di kalangan remaja atau anak muda.

1. LUPUS

Enggak Cuma Dilan, Ini Novel-Novel Terpopuler Pada Masanya
Foto: Gramedia

Lupus lahir dari seri novel karya Hilman Hariwijaya. Pertama kali muncul pada 1986 dengan judul "Lupus I: Tangkaplah Daku Kau Kujitak".

Lupus adalah karakter remaja laki-laki konyol tapi cerdas, yang hobi makan permen karet dengan ikon rambut berjambulnya. Pada masa ngetop Lupus antara era 1980-1990-an, gaya rambut jambul ini nge-hitz banget di kalangan remaja laki-laki.

Enggak Cuma Dilan, Ini Novel-Novel Terpopuler Pada Masanya
Ryan Hidayat sebagai Lupus. Foto: Kaskus

Novel Lupus sudah dibuat jadi enam film dan dua sinetron. Salah satu pemeran Lupus adalah aktor Ryan Hidayat, yang dulu jadi salah satu aktor muda paling top dan ganteng yang ada di Indonesia.

2. MASIH ADA KERETA YANG AKAN LEWAT

Enggak Cuma Dilan, Ini Novel-Novel Terpopuler Pada Masanya
Foto: Twitter @kinantikomik

Kembali mundur sebelum Lupus terkenal, tepatnya pada 1985, kita punya kisah cinta Arini dan Nick yang membuat fenomena baru di Indonesia. Novel romansa karya Mira W ini menceritakan kisah Nick, cowok tengil 23 tahun yang jatuh cinta pada perempuan yang usianya jauh lebih tua.

Enggak Cuma Dilan, Ini Novel-Novel Terpopuler Pada Masanya
Rano Karno sebagai Nick dan Widyawati sebagai Arini. Foto: PT Elang Perkasa Film

Saking larisnya, novel ini langsung dibuatkan filmnya pada 1987, dengan pemeran utamanya adalah Rano Karno dan Widyawati. Pada 2018, filmnya bahkan di-remake dengan pemeran Morgan Oey dan Aura Kasih.

3. ALI TOPAN ANAK JALANAN

Enggak Cuma Dilan, Ini Novel-Novel Terpopuler Pada Masanya
Foto: Vision 3/goodreads.com

Bandung punya Dilan, sementara jauh-jauh hari, Jakarta sudah lebih dulu punya Ali Topan yang rajin mengitari kota Jakarta dengan sepeda motornya.

“Ali Topan Anak Jalanan” berawal dari sebuah cerita bersambung karya Teguh Esha di majalah STOP pada 1972. Lalu dia muncul dalam bentuk novel pada 1977. Novel ini bikin karakter Ali Topan jadi ikon anak muda pada era 1970-an.

Ali Topan adalah anak SMA yang jauh dari kasih sayang orang tua dan punya kehidupan bebas di jalanan. Dia identik dengan rambut gondrong dan jaket motor yang khas.

Enggak Cuma Dilan, Ini Novel-Novel Terpopuler Pada Masanya
Foto: PT Young Romeo Film

Kisah Ali Topan lalu diadaptasi ke film pada 1977 dengan pemeran Junaedi Salat. Lalu pada 2017, Ali Topan bangkit lagi dalam format sinetron dengan pemeran Amar Zoni.

Nah, kira-kira setelah 2020, apakah bakal ada lagi ikon karakter fiksi cowok yang bakal jadi idola anak muda? Atau mungkin sekarang gilirannya yang cewek-cewek?

Ramdhani Kusuma Putra
Kontributor GenSINDO
Universitas Negeri Jakarta
Instagram: @ramable_



(her)
Artikel Terkait
KOMENTAR (pilih salah satu dibawah ini)
loading gif
Artikel Gen SINDO
  • Hai teman teman...
    Kami mengajak untuk mengembangkan bakat kamu menulis dengan mengirimkan artikel.
    dalam bentuk word dengan panjang tulisan 4000 karakter.
    sertakan juga foto yang mendukung artikel kamu, identitas, serta foto terbaru kamu.
    Tunggu apalagi, segera kirim tulisan kamu ke : gensindo.mail@gmail.com
Terpopuler
  • Visit Our Page :
  • Facebook
  • Twitter
  • Rss