5 Artis Korea Kontroversial yang Diminta Tak Balik Lagi ke Industri Hiburan menurut Survei

5 Artis Korea Kontroversial yang Diminta Tak Balik Lagi ke Industri Hiburan menurut Survei
Seungri mantan member BIGBANG menjadi yang paling tidak diinginkan kembali ke industri hiburan Korea. Foto/Chung Sung-Jun, Getty Images
JAKARTA - Real Research Korea belum lama ini menggelar survei kepada warga Korea terkait para artis yang diharapkan tidak lagi aktif dalam industri hiburan.

Real Research Korea adalah bagian dari perusahaan global yang berfokus pada survei terkait bidang pemasaran dan bisnis. Dalam situs web resminya, dicantumkan bahwa mereka sudah berpengalaman selama 20 tahun.

Mengutip Allkpop, lewat aplikasi The Real Research Mobile Survey App, Real Research Korea mengadakan survei dengan pertanyaan "Siapa selebritas Korea yang diharapkan tidak lagi kembali ke industri hiburan?". Hasilnya, ada 3.507 warga Korea usia dewasa yang berpartisipasi sejak 9-16 Mei 2022.

5 Artis Korea Kontroversial yang Diminta Tak Balik Lagi ke Industri Hiburan menurut Survei

Foto: via Allkpop

Ada lima nama yang masuk dalam urutan lima besar hasil survei tersebut. Mereka adalah para seleb yang namanya pernah tersangkut kasus kriminal hingga kontroversi yang menggemparkan masyarakat negara tersebut. Berikut nama-namanya, diurut dari yang paling tidak diinginkan untuk kembali oleh warga Korea.

1. Seung-Ri - 66,4%


5 Artis Korea Kontroversial yang Diminta Tak Balik Lagi ke Industri Hiburan menurut Survei

Foto: Yonhap

Pada 2019, Seungri terlibat dalam kasus yang disebut sebagai Burning Sun Scandal, skandal terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah K-pop. Akibat kasus ini, Seungri terpaksa harus keluar dari grup BIGBANG.

Dalam kasus tersebut, penyanyi ini didakwa atas sembilan kejahatan sekaligus, yaitu pelanggaran Undang-Undang tentang Hukuman Berat, dll. untuk Kejahatan Ekonomi Khusus; pelanggaran Undang-Undang Sanitasi Pangan; penggelapan; pelanggaran Undang-Undang tentang Kasus Khusus Mengenai Hukuman, dll. untuk Kejahatan Seksual; kebiasaan berjudi; pelanggaran UU Transaksi Bursa di Luar Negeri; mediasi prostitusi; pembelian jasa prostitusi; dan hasutan kekerasan khusus.

Awalnya, Seungri membantah seluruh tuduhan tersebut. Ia juga sempat divonis tiga tahun penjara dan membayar denda 1,1 miliar won (Rp14,2 miliar). Pria 31 tahun ini lalu melakukan banding hingga ke Mahkamah Agung, tapi lantas mengakui seluruh tuduhan sebelumnya. Hasilnya, pada Mei lalu, ia mendapat keringanan hukuman hingga hanya dihukum 1 tahun 6 bulan.

Seungri akan bebas pada Februari 2023.
halaman ke-1
Share: