alexametrics
Sering Maag dan Sakit Pinggang? Mungkin Kamu Kurang Mindfulness
Sering Maag dan Sakit Pinggang? Mungkin Kamu Kurang Mindfulness
MIndfulness mesti menyatu dalam hidup kita kalau mau hidup tenang dan bahagia. Foto/mindful.org
Jakarta - Apa sih, mindfulness? pakar emotional healing dan mindfulness Adjie Santosoputro akan kasih gambarannya untuk kamu.

Mindfulness erat kaitannya dengan rasa bahagia. Menurut Adjie, kebanyakan orang zaman sekarang punya persepsi keliru saat menilai kebahagiaan.

Banyak anggapan bahwa kalau seseorang banyak uang, maka ia akan bahagia. Padahal banyak juga ditemukan orang yang banyak uang justru malah stres.



"Ada orang yang stres karena enggak ada uang, dan ada orang yang banyak uang tetapi stres juga, maka anggapan ‘kaya akan bahagia’ itu menjadi patah. Seharusnya bahagia itu sendiri adalah menerima apa yang ada," kata Adjie saat acara "Mindfully Wealth in 21th Century" di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Selasa (13/8).

Untuk mengatasi masalah tersebut, Adjie memberikan salah satu terapi yaitu melakukan mindfulness. Ini adalah sikap kesadaran diri secara penuh dalam hal-hal yang kita lakukan pada saat itu, sehingga jiwa kita tidak terjebak pada masa lalu atau malah sibuk berspekulasi tentang masa depan.

Sering Maag dan Sakit Pinggang? Mungkin Kamu Kurang Mindfulness
Adjie Santosoputro. Foto: Amalia Zhahrina

Sikap mindfulness penting dilakukan karena dapat mengolah dan menyadari pikiran seseorang sehingga emosi menjadi stabil dan tidak banyak pikiran yang berat.

Karena jika pikiran sudah tidak tenang, maka mental akan mengalami stres dan mempengaruhi organ fisik seseorang.

"Contoh yang sering ditemukan adalah jika kita maag, sebenarnya sumber utama terjadinya maag itu adalah kecemasan, maka kalau dilihat dari sisi psikologi orang yang sistem pencernaannya sakit, maka ia sering cemas," jelas Adjie.

Selain maag, masalah yang sering terjadi di kota-kota besar adalah sakit pinggang. Nah ini juga ada artinya.

"Berarti kesepian. Banyaknya pengguna media sosial di kota besar yang memiliki banyak follower justru makin membuat kesepian, karena seseorang makin banyak koneksi, tapi bersifat fana," katanya.

Adjie pun mengajarkan salah satu latihan bersikap mindfulness, yaitu sadar ketika kita bernapas. Maksudnya, setiap tarikan napas kita, harus kita nikmati betul gerakannya, itulah yang bikin kita hidup pada saat itu juga, bukannya mikirin masa lalu dan kecemasan pada masa depan.

Yuk, coba latihan!

Amalia Zhahrina
Kontributor Gen Sindo
Politeknik Negeri Jakarta
Instagram: @amaliahihi



(her)
Artikel Terkait
View More
KOMENTAR (pilih salah satu dibawah ini)
loading gif
Artikel Gen SINDO
  • Hai teman teman...
    Kami mengajak untuk mengembangkan bakat kamu menulis dengan mengirimkan artikel.
    dalam bentuk word dengan panjang tulisan 4000 karakter.
    sertakan juga foto yang mendukung artikel kamu, identitas, serta foto terbaru kamu.
    Tunggu apalagi, segera kirim tulisan kamu ke : gensindo.mail@gmail.com
  • Visit Our Page :
  • Facebook
  • Twitter
  • Rss