alexametrics
Mana yang Lebih Penting, Bikin Senang Diri Sendiri atau Bahagiakan Orang Lain?
Mana yang Lebih Penting, Bikin Senang Diri Sendiri atau Bahagiakan Orang Lain?
Sebuah dilema yang sering muncul, mending mengutamakan diri sendiri atau mendahulukan menolong orang lain? Foto/financialbin.com/
Amerika Serikat - Bayangin kamu dapat vocher belanja yang besok bakal expired. Apakah kamu bakal pake buat diri sendiri atau mau kamu kasih ke teman-teman kamu?

Di satu sisi, kamu pengin banget traktir dan bikin geng kamu happy. Tapi keinginan buat belanjain semua sendiri tentunya enggak kalah kuat, kan?

Dikutip dari Psychology Today, sebuah penelitian psikologi sosial pernah menyimpulkan bahwa bikin bahagia orang lain bisa bikin kamu lebih bahagia lagi.



Tapi, terlalu sering bikin orang senang tanpa merhatiin kebahagiaan diri sendiri juga bisa bikin capek hati. Penelitian psikologi lainnya juga sudah mengonfirmasi hal ini.

Jadi, kita mesti gimana, dong?

Mana yang Lebih Penting, Bikin Senang Diri Sendiri atau Bahagiakan Orang Lain?
Foto: highlandernews.org

Untuk menjawabnya, psikolog Adam Waytz dari Northwestern University dan Wilhelm Hofmann dari University of Cologne melakukan penelitian kepada 263 orang dewasa.

Keduanya memberikan instruksi kepada responden untuk melakukan kegiatan yang dibagi per beberapa hari.

Beberapa hari pertama untuk menyenangkan diri sendiri dan beberapa hari lainnya untuk berbuat baik kepada orang lain. Pada tiap akhir hari, mereka diminta untuk menuliskan perasaan mereka.

Hasilnya, para responden merasa bahagia pada tiap-tiap kondisi yang diberikan. Hasil penelitian ini juga sudah dipublikasikan di American Psychological Association.

Mana yang Lebih Penting, Bikin Senang Diri Sendiri atau Bahagiakan Orang Lain?
Foto: mindful-movements.net

Jadi kesimpulannya? Ya, di tengah-tengah aja. Kamu enggak perlu kelewat murah hati atau kelewat pelit.

Tindakan pelit bisa bikin kita bertahan hidup dengan baik, dan ketika kita merawat diri, kita bisa membahagiakan diri sendiri. Tapi dengan berbagi, kita bisa menutup sifat pelit kita.

Intinya, semuanya harus seimbang. Kalau ada satu yang berlebihan, maka dua-duanya justru bakal berdampak buruk buat diri kita sendiri.

Nah, untuk menjawab pertanyaan soal vocher belanja tadi, kamu perlu lihat kebutuhan diri kamu dulu. Kalo memang kamu butuh, ya, kamu pakai aja buat diri kamu dulu.

Tapi kalo kamu merasa lagi enggak ada kebutuhan yang mendesak dan kamu lagi pengin nyenengin teman-teman kamu yang selama ini juga udah baik dengan kamu, enggak ada salahnya buat disedekahin ke teman-teman. Karena perasaan senang karena berbagi bakal bikin hati kamu senang.

Michael Giovanni Joseph
Kontributor Gen Sindo
Universitas Indonesia
Twitter: @Michaelgiovannijosep



(her)
Artikel Terkait
KOMENTAR (pilih salah satu dibawah ini)
loading gif
Artikel Gen SINDO
  • Hai teman teman...
    Kami mengajak untuk mengembangkan bakat kamu menulis dengan mengirimkan artikel.
    dalam bentuk word dengan panjang tulisan 4000 karakter.
    sertakan juga foto yang mendukung artikel kamu, identitas, serta foto terbaru kamu.
    Tunggu apalagi, segera kirim tulisan kamu ke : gensindo.mail@gmail.com
  • Visit Our Page :
  • Facebook
  • Twitter
  • Rss