Curhat Pengguna Pinjol, dan Tips Aman Meminjam Uang secara Online

Oktyas mengungkapkan, memang ada pinjol ilegal yang meminta data pribadinya. Dia setuju memberikan, tapi belakangan saat jatuh tempo pengembalian pinjaman, Oktyas kaget karena seluruh data kontak yang ada di ponsel maupun foto-foto dalam galeri diretas dan diakses pinjol ilegal tersebut.

Berikutnya, hampir seluruh nomor kontak dihubungi oleh pihak pinjol ilegal. Mulai dari keluarganya, tetangga, kenalan, maupun teman semasa sekolah dulu dihubungi. Oktyas pun diteror untuk segera mengembalikan pinjaman. Teror dilakukan baik lewat telepon maupun pesan singkat. Ucapan makian tiada hentinya keluar dari si mulut penagih.

Curhat Pengguna Pinjol, dan Tips Aman Meminjam Uang secara Online

Foto: Unsplash



Si penagih juga meneror Oktyas dengan menyebarkan data pribadinya disertai kalimat, misalnya, “Dicari Oktyas, buronan yang telah membawa kabur uang dengan jumlah sekian”.

“Malu banget waktu itu. Secara psikologis, saya juga sangat terpukul. Orang-orang yang terima pesan singkat atau ditelepon itu hubungi saya. Saya datangi satu per satu yang saya bisa, kemudian saya jelaskan duduk masalah seperti apa, saya jujur, dan minta maaf,” ungkapnya.

Lain halnya dengan YK, 18, yang pernah menggunakan jasa pinjol legal. Ketika itu ia meminjam uang Rp500 ribu untuk keperluan sekolahnya. Sebelum melakukan pinjaman online, ia mengecek terlebih dahulu di situs web resmi ojk.go.id. Ia mengaku meminjam uang dengan tenor 6 bulan, dengan pembayaran sekitar Rp100 ribu per bulan. Semua berhasil ia lunasi.

Mayoritas Pengguna Pinjol Anak Muda

Data yang dirilis oleh OJK untuk periode Agustus 2021, mayoritas pengguna pinjol adalah penduduk berusia 19-34 tahun. Usia peminjam di bawah 19 tahun diketahui berjumlah 6.490 rekening penerima pinjaman dengan total pinjaman macet Rp4,90 miliar. Untuk usia 35-54 tahun, terdapat 84.282 rekening penerima pinjaman dengan pinjaman macet mencapai Rp119,04 miliar.

Nah, agar kamu tidak terjebak utang saat menggunakan jasa pinjol, tips dari Kominfo perlu kami ingat. Selain menghindari tawaran utang yang mencolok dan mengecek di situs web ojk.go.id, kamu juga mesti mengecek jejak digital perusahaan pemberi pinjaman.
halaman ke-2
Share: